Suasana RANS Carnival di Sleman Jadi Perhatian, Sejumlah Musisi Batal Tampil

Sleman, Harianmedia — Penyelenggaraan RANS Carnival di kawasan Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi perhatian publik setelah sejumlah musisi yang sebelumnya dijadwalkan tampil memutuskan mengundurkan diri. Kondisi tersebut terjadi menjelang pelaksanaan acara yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu, 31 Oktober hingga Minggu, 1 November 2026.

Selain pembatalan penampilan sejumlah musisi, suasana di lokasi acara pada hari pertama juga terlihat belum ramai pengunjung. Kondisi tersebut menambah perhatian masyarakat terhadap penyelenggaraan festival yang menghadirkan hiburan musik, wahana permainan, serta bazar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berdasarkan pantauan di area parkir Stadion Maguwoharjo pada Sabtu, 31 Oktober 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, jumlah pengunjung yang datang masih terlihat sedikit. Hanya beberapa orang yang tampak berada di sekitar kawasan acara, sementara panggung utama masih berdiri dan sejumlah persiapan teknis berlangsung.

Beberapa orang terlihat melakukan pemeriksaan suara atau sound check untuk memastikan kesiapan peralatan sebelum pertunjukan dimulai. Di sisi lain, sejumlah panitia juga tampak beraktivitas di sekitar lokasi untuk mempersiapkan jalannya kegiatan.

Kondisi yang sama terlihat di area bazar makanan dan minuman. Dari sejumlah stan yang sebelumnya disiapkan untuk para pelaku usaha, hanya sekitar tiga hingga empat booth makanan yang masih terlihat bertahan pada saat pemantauan berlangsung.

Salah satu pedagang yang tetap berjualan adalah Ayu. Ia memilih melanjutkan keikutsertaannya karena sebelumnya telah menyatakan kesediaan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Persiapan dagangan bahkan sudah dilakukan sejak malam sebelum acara dimulai.

Ayu mengaku mengetahui adanya sejumlah tenant dan pengisi acara yang memutuskan mundur. Namun, ia tetap menjalankan aktivitas berjualan karena telah memiliki komitmen untuk mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.

Sementara itu, beberapa pelaku UMKM lainnya memilih membatalkan keikutsertaan mereka. Keputusan tersebut menjadi perhatian karena para pedagang sebelumnya telah mempersiapkan kebutuhan usaha, mulai dari produk yang akan dijual hingga perlengkapan untuk membuka stan di lokasi festival.

Tidak hanya pelaku usaha, sejumlah musisi yang masuk dalam daftar pengisi acara juga mengumumkan keputusan untuk tidak melanjutkan penampilan mereka. Nama-nama yang menyampaikan pengunduran diri antara lain Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, dan Orkes Melayu Wawes.

Grup musik Tipe-X menyampaikan keputusan mundur melalui akun media sosial resminya. Pengumuman tersebut disampaikan secara singkat dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan melanjutkan keterlibatan dalam acara RANS Carnival.

Guyon Waton juga mengumumkan pembatalan penampilan melalui pernyataan dari pihak manajemennya. Grup musik asal Yogyakarta tersebut sebelumnya dijadwalkan tampil pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Dalam keterangannya, manajemen Guyon Waton menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keamanan, kenyamanan masyarakat, serta hubungan baik dengan berbagai pihak. Mereka juga menegaskan bahwa keputusan itu bukan disebabkan oleh persoalan materi atau teknis acara.

Musisi lainnya, Masdddho, turut menyampaikan pengunduran diri dari jadwal penampilan yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada hari pembukaan. Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan situasi yang sedang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Masdddho, musik tidak hanya berkaitan dengan hiburan dan penampilan di atas panggung, tetapi juga memiliki hubungan dengan kepedulian serta suara masyarakat. Oleh karena itu, ia bersama tim memutuskan untuk tidak melanjutkan keterlibatan dalam kegiatan tersebut.

Orkes Melayu Wawes juga menyampaikan keputusan serupa. Grup musik asal Yogyakarta itu semula dijadwalkan tampil pada Minggu, 1 November 2026. Dalam pernyataannya, mereka menyebut perkembangan situasi dan kondisi masyarakat Yogyakarta menjadi pertimbangan untuk mengundurkan diri.

Gelombang pembatalan tersebut muncul di tengah perbincangan mengenai Raffi Ahmad dan RANS Entertainment di media sosial. Sorotan publik meningkat setelah Raffi Ahmad menghadiri kegiatan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Kehadiran Raffi dalam kegiatan tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Perbincangan kemudian berkembang di media sosial dan disertai seruan untuk tidak mendukung sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan RANS Entertainment.

Raffi Ahmad sendiri memberikan klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan deklarasi tersebut merupakan bentuk pemenuhan undangan yang diterimanya menjelang acara berlangsung.

Situasi tersebut menjadi salah satu latar belakang munculnya berbagai tanggapan publik terhadap RANS Carnival. Meski demikian, masing-masing musisi memiliki pernyataan dan pertimbangan sendiri mengenai keputusan pembatalan penampilan mereka.

Di tengah berbagai perkembangan tersebut, RANS Carnival masih dijadwalkan berlangsung hingga Minggu, 1 November 2026. Kegiatan ini sebelumnya dirancang untuk menghadirkan hiburan bagi masyarakat melalui pertunjukan musik, wahana permainan, serta aktivitas bazar yang melibatkan pelaku UMKM.

Hingga Sabtu, 31 Oktober 2026, kondisi lokasi yang terlihat belum ramai, mundurnya sejumlah musisi, serta berkurangnya tenant yang bertahan menjadi beberapa hal yang paling banyak mendapat perhatian. Perkembangan penyelenggaraan pada hari kedua pun menjadi bagian yang turut dinantikan setelah berbagai perubahan terjadi menjelang dan saat acara berlangsung.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *