Jakarta, Harianmedia — Kebakaran melanda SDN 04 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Peristiwa terjadi saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Api diketahui berasal dari area gudang sekolah yang digunakan untuk menyimpan buku dan alat musik tradisional.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kebakaran pada siang hari dan segera mengerahkan personel beserta armada ke lokasi. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 60 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran. Dalam proses penanganan, jumlah armada sempat ditambah menjadi 17 unit guna mempercepat upaya pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke ruang kelas maupun bangunan lain di lingkungan sekolah. Asap hitam sempat membumbung tinggi dan terlihat dari sejumlah titik di sekitar kawasan Jagakarsa.
Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berhasil dievakuasi dengan aman saat proses pemadaman berlangsung. Hingga penanganan selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Langkah ini dilakukan agar kebakaran tidak kembali muncul dan situasi di lingkungan sekolah benar-benar aman.
Akibat kebakaran tersebut, gudang penyimpanan buku dan alat musik tradisional mengalami kerusakan. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara hingga kondisi sekolah dinyatakan aman untuk kembali digunakan.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga informasi terakhir, penyebab peristiwa tersebut belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendalaman.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi saat jam belajar berlangsung. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran serta proses evakuasi yang berjalan lancar, kebakaran dapat ditangani tanpa menimbulkan korban. Pendataan terhadap kerusakan bangunan dan barang-barang di dalam gudang juga masih terus dilakukan.

