Jakarta, Harianmedia — Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan 995 senjata beserta berbagai barang lainnya di sebuah ruangan bekas ketua yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Seluruh barang yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Penemuan tersebut bermula ketika pengurus yayasan membuka ruangan yang sebelumnya dalam keadaan terkunci. Pembukaan ruangan dilakukan untuk kebutuhan operasional sekolah. Setelah menemukan sejumlah barang yang dinilai tidak biasa, pihak yayasan segera berkoordinasi dengan kepolisian.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, petugas menemukan ratusan senjata yang terdiri dari berbagai jenis, termasuk senjata api, airsoft gun, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, serta sejumlah barang lainnya. Semua barang tersebut kemudian didata dan diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan asal-usul seluruh barang yang ditemukan. Selain itu, penyidik juga mendalami status kepemilikan, legalitas, serta keterkaitan barang-barang tersebut dengan pihak tertentu. Hingga saat ini, belum ada kesimpulan resmi mengenai kepemilikan seluruh barang yang diamankan.
Pihak yayasan menyampaikan bahwa sekolah tidak pernah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler menembak. Di sisi lain, kuasa hukum mantan ketua yayasan menjelaskan bahwa sebagian barang disebut merupakan inventaris yang berkaitan dengan kegiatan olahraga menembak pada masa lalu. Perbedaan keterangan tersebut kini menjadi bagian dari materi yang sedang didalami penyidik.
Selain memeriksa barang bukti, kepolisian juga mengumpulkan dokumen dan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui riwayat penggunaan ruangan maupun keberadaan barang-barang tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi dan kepemilikan barang.
Penyidik menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai temuan tersebut sebelum hasil penyelidikan diumumkan secara resmi.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena jumlah barang yang ditemukan cukup besar dan berada di lingkungan yayasan sekolah. Hingga kini, kepolisian masih terus bekerja untuk mengungkap asal-usul, legalitas, serta pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan 995 senjata dan barang-barang lain yang ditemukan di lokasi tersebut.

