Tangerang Selatan, Harianmedia — Kepulan asap muncul dari salah satu gerbong KRL di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, pada Kamis, 17 September 2026 pagi. Peristiwa tersebut sempat membuat sejumlah penumpang panik dan keluar dari gerbong setelah melihat asap muncul secara tiba-tiba.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.51 WIB. Asap terlihat dari salah satu gerbong khusus wanita yang berada di kawasan Stasiun Rawa Buntu. Sejumlah penumpang kemudian keluar dari gerbong untuk menjauh dari sumber asap yang belum diketahui pada awal kejadian.
Situasi tersebut sempat membuat kondisi di salah satu peron Stasiun Rawa Buntu menjadi padat. Penumpang yang melihat kepulan asap berusaha memastikan keadaan di dalam gerbong dan mencari posisi yang lebih aman.
Kemunculan asap secara tiba-tiba membuat penumpang belum mengetahui sumbernya. Dari kondisi awal yang terlihat, asap berada di dalam gerbong sehingga perhatian penumpang langsung tertuju pada kemungkinan adanya masalah pada kereta.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab munculnya asap tersebut. Pemeriksaan dilakukan setelah kejadian menarik perhatian penumpang yang berada di dalam maupun sekitar gerbong.
Setelah diperiksa, sumber asap ternyata bukan berasal dari bagian atau mesin KRL. Asap tersebut berasal dari telepon seluler atau HP milik salah satu penumpang yang berada di dalam gerbong. KAI Commuter memastikan kepulan asap itu bukan disebabkan kerusakan pada sarana kereta.
Keterangan tersebut sekaligus menjelaskan situasi yang sebelumnya membuat penumpang panik. Kepulan asap yang terlihat di dalam gerbong memang sempat menimbulkan kekhawatiran, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan sumbernya berasal dari perangkat elektronik milik penumpang.
Petugas di lapangan kemudian menangani kejadian tersebut. Penanganan dilakukan agar kondisi di dalam stasiun dan perjalanan kereta dapat kembali berjalan seperti biasa.
Kepadatan penumpang yang sempat terjadi di salah satu peron juga menjadi bagian dari dampak kejadian tersebut. Penumpang yang sebelumnya berada di dalam gerbong bergerak keluar setelah melihat asap sehingga aktivitas di area peron sempat menjadi lebih padat.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, kejadian tersebut tidak mengakibatkan gangguan pada operasional KRL. Setelah penanganan dilakukan, perjalanan kereta di Stasiun Rawa Buntu tetap berlangsung secara normal dan aman.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian karena terjadi pada jam pagi ketika aktivitas perjalanan KRL sedang berlangsung. Kemunculan asap di dalam gerbong dapat dengan cepat menarik perhatian penumpang, terutama karena sumber asap belum diketahui pada saat pertama kali terlihat.
Bagi penumpang yang berada di sekitar lokasi, kepulan asap tersebut menjadi situasi yang tidak biasa. Sejumlah penumpang kemudian keluar dari gerbong sehingga suasana sempat ramai. Namun, setelah sumber asap diketahui, kondisi dapat ditangani oleh petugas.
KAI Commuter juga mengingatkan penumpang untuk selalu memperhatikan barang bawaan, terutama perangkat elektronik yang dibawa selama menggunakan layanan KRL. Imbauan tersebut disampaikan setelah diketahui bahwa sumber asap dalam kejadian di Rawa Buntu berasal dari HP penumpang.
Kejadian di Stasiun Rawa Buntu ini dengan demikian bukan merupakan kebakaran yang berasal dari rangkaian KRL. Asap yang terlihat di gerbong berasal dari HP milik salah satu penumpang, sementara operasional kereta tetap berjalan setelah petugas menangani kejadian tersebut.
Kronologi singkatnya bermula ketika asap terlihat dari gerbong wanita sekitar pukul 06.51 WIB. Penumpang yang mengetahui kejadian tersebut kemudian keluar dari gerbong dan kondisi di salah satu peron menjadi padat. Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan hingga diketahui bahwa sumber asap berasal dari HP penumpang.
Setelah sumber asap diketahui dan ditangani, perjalanan KRL tetap berjalan. Tidak ada keterangan mengenai gangguan operasional kereta akibat kejadian tersebut. Kondisi Stasiun Rawa Buntu pun kembali melanjutkan aktivitas perjalanan seperti biasa.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kepulan asap yang muncul di dalam gerbong tidak selalu berasal dari masalah pada rangkaian kereta. Dalam kejadian di Rawa Buntu, hasil pemeriksaan petugas menunjukkan sumber asap berasal dari perangkat elektronik milik penumpang.
Hingga informasi yang diberitakan pada Kamis, 17 September 2026, kejadian tersebut telah ditangani petugas dan operasional KRL di Stasiun Rawa Buntu tetap berlangsung normal. Penumpang juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi perangkat elektronik dan barang bawaan selama berada di dalam kereta.

