Harianmedia — Inter Milan menunjukkan mental juara saat menundukkan Udinese dengan skor 5-3 dalam pertandingan pekan keempat Serie A yang berlangsung di Stadion San Siro, Milan. Sempat tertinggal dua gol pada awal laga, tim tuan rumah berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui permainan menyerang yang efektif hingga menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Laga dimulai dengan kejutan dari Udinese yang tampil percaya diri sejak menit pertama. Tim tamu mampu membuka keunggulan pada menit kesembilan melalui James Abankwah. Berawal dari situasi bola mati, Abankwah berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang dan membawa Udinese unggul 1-0. Gol tersebut membuat Inter harus bekerja lebih keras untuk kembali menguasai jalannya pertandingan.
Pada menit ke-16, Jurgen Ekkelenkamp menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah menyelesaikan serangan cepat dengan tembakan akurat. Keunggulan dua gol membuat San Siro sempat terdiam, sementara Inter dipaksa mencari cara untuk mengubah ritme permainan sebelum babak pertama berakhir.
Inter mulai menemukan momentum pada pertengahan babak pertama. Carlos Augusto memperkecil ketertinggalan pada menit ke-26 melalui penyelesaian yang membawa harapan baru bagi tuan rumah. Gol tersebut mengangkat semangat seluruh pemain Inter yang kemudian tampil lebih agresif dalam membangun serangan dari kedua sisi lapangan.
Tekanan terus berlanjut hingga akhirnya Nicolò Barella mencetak gol penyeimbang pada menit ke-35. Gelandang tim nasional Italia itu memanfaatkan ruang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 2-2. Hasil imbang tersebut bertahan hingga turun minum dan menjadi titik balik penting bagi Inter.
Memasuki babak kedua, Inter tampil jauh lebih dominan. Marcus Thuram membawa Nerazzurri berbalik unggul 3-2 pada menit ke-57 melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Gol itu membuat Inter semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Udinese yang mulai kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah.
Keunggulan Inter semakin melebar pada menit ke-67 ketika Francesco Esposito ikut mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang muda tersebut menyambut peluang dengan baik dan membawa Inter unggul 4-2. Dukungan publik San Siro semakin membakar semangat tim yang terus mencari gol tambahan hingga akhir pertandingan.
Gol kelima akhirnya hadir pada menit ke-79 melalui Ange-Yoan Bonny. Serangan cepat Inter berhasil diselesaikan dengan baik sehingga skor berubah menjadi 5-2. Meski Udinese sempat memperkecil ketertinggalan lewat Idrissa Gueye pada menit ke-90, gol tersebut tidak mampu mengubah hasil akhir karena Inter tetap mengamankan kemenangan 5-3.
Hasil ini memperlihatkan karakter kuat Inter yang mampu bangkit setelah tertinggal dua gol dalam waktu singkat. Produktivitas lini depan menjadi salah satu kunci kemenangan, sementara kerja sama antarpemain semakin terlihat sepanjang babak kedua ketika Inter berhasil mencetak tiga gol tambahan tanpa kehilangan kendali permainan.
Kemenangan atas Udinese juga membuat Inter mempertahankan catatan sempurna pada awal musim Serie A. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, Inter mengoleksi 12 poin dan tetap bersaing di papan atas klasemen bersama AS Roma. Pertemuan kedua tim pada pekan berikutnya diprediksi menjadi salah satu laga penting dalam persaingan menuju posisi teratas liga.
Bagi Udinese, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga setelah sempat tampil sangat efektif pada awal pertandingan. Mampu unggul dua gol di kandang Inter menunjukkan kualitas serangan mereka, namun konsistensi menjaga pertahanan sepanjang 90 menit masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Pertandingan delapan gol di San Siro pun menjadi salah satu laga paling menarik pada pekan keempat Serie A. Inter membuktikan bahwa mereka tidak hanya memiliki kualitas menyerang, tetapi juga mental kuat untuk bangkit dari situasi sulit dan mengubah tekanan menjadi kemenangan penting di hadapan pendukung sendiri.

