Tangerang, Harianmedia — Kebakaran melanda sebuah pabrik plastik di Kampung Tobat, RT 06/03, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu, 6 September 2026. Kebakaran terjadi di area PT Technoplastika Prima Perdana dan membuat petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api.
Laporan mengenai kebakaran diterima Pusat Pengendalian Operasi atau Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang sekitar pukul 12.18 WIB. Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran dari Pos Balaraja langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Karena kebakaran terjadi di area pabrik plastik, sejumlah armada tambahan kemudian didatangkan untuk membantu proses pemadaman. Total 12 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dari sejumlah pos dan markas pemadam kebakaran di wilayah Kabupaten Tangerang.
Armada yang dikerahkan berasal dari beberapa wilayah. Bantuan tersebut mencakup dua unit dari Mako Curug, satu unit dari Tigaraksa, dua unit dari Pos Cisoka, serta satu unit dari Pos Balaraja. Selain itu, masing-masing satu unit juga didatangkan dari Pos Kronjo, Kelapa Dua, Rajeg, Sepatan, Pasar Kemis dan Legok.
Pengerahan banyak armada dilakukan untuk membantu mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain maupun lingkungan di sekitar pabrik. Petugas di lapangan juga terus melakukan upaya pemadaman dan pelokalan terhadap titik api.
Material plastik yang terbakar menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan. Bahan tersebut mudah terbakar sehingga petugas membutuhkan waktu untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak kembali menyala di bagian lain dari area pabrik.
Hingga Minggu sore, proses pemadaman masih berlangsung. Kondisi api saat itu masih dinyatakan dalam status merah. Artinya, masih terdapat api yang menyala dan petugas masih melakukan pemadaman serta pelokalan di lokasi kejadian.
Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap area yang terdampak kebakaran. Karena proses pemadaman belum selesai, luas bagian pabrik yang terdampak belum dapat dipastikan secara keseluruhan.
Kebakaran di kawasan industri tersebut menjadi perhatian karena lokasi pabrik berada di wilayah yang tidak jauh dari lingkungan masyarakat. Upaya pemadaman dilakukan untuk memastikan api tidak menjalar ke bangunan lain dan tetap berada dalam area yang dapat dikendalikan petugas.
Sampai laporan terbaru pada Minggu sore, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran. Petugas masih memprioritaskan proses pemadaman dan pengamanan lokasi sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.
Nilai kerugian akibat kebakaran juga belum dapat dipastikan. Pendataan kerusakan masih menunggu proses pemadaman selesai dan kondisi lokasi dinyatakan aman untuk dilakukan pemeriksaan.
Berdasarkan laporan awal BPBD Kabupaten Tangerang, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Informasi mengenai kondisi pekerja maupun masyarakat sekitar masih mengikuti perkembangan penanganan di lapangan.
Petugas pemadam kebakaran terus berupaya mengendalikan kobaran api dengan dukungan armada dari sejumlah wilayah. Penanganan dilakukan secara bertahap untuk melokalisasi titik api sekaligus mencegah penyebaran ke bagian lain dari kawasan pabrik.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi diharapkan tidak mendekati area kebakaran selama proses pemadaman berlangsung. Selain untuk menjaga keselamatan, jarak aman juga diperlukan agar petugas dapat bergerak dan melakukan penanganan tanpa terganggu.
Kondisi kebakaran masih dapat berubah selama proses pemadaman. Petugas perlu memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada hari yang sama ketika sejumlah wilayah Tangerang juga mendapat perhatian akibat kondisi udara dan sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau. Namun, kedua peristiwa tersebut merupakan kejadian yang berbeda dan tidak ada keterangan resmi yang menghubungkan kebakaran pabrik dengan aktivitas gunung tersebut.
Hingga Minggu sore, fokus petugas masih tertuju pada proses pemadaman di area PT Technoplastika Prima Perdana. Penyebab kebakaran, luas kerusakan, dan total kerugian masih menunggu hasil pemeriksaan serta pendataan setelah kondisi lokasi memungkinkan.
Dengan dikerahkannya 12 unit armada pemadam kebakaran, petugas terus berupaya memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan sekitar. Perkembangan mengenai kondisi terakhir kebakaran masih menunggu informasi lanjutan dari pihak berwenang di Kabupaten Tangerang.

