AC Milan Menang 4-2 atas Manchester United di Laga Pramusim

Harianmedia — AC Milan meraih kemenangan 4-2 atas Manchester United dalam pertandingan uji coba pramusim 2026/2027 yang berlangsung di Tarczyński Arena, Wrocław, Polandia, Sabtu, 15 Agustus 2026. Pertandingan tersebut menjadi laga persiapan kedua tim sebelum memasuki kompetisi musim baru. AC Milan harus dua kali mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan dengan skor 4-2.

Manchester United mengawali pertandingan dengan baik. Tim asuhan Michael Carrick langsung mencetak gol ketika laga baru berjalan dua menit. Gol tersebut lahir dari situasi bola mati. Bruno Fernandes mengirimkan sepak pojok ke area pertahanan AC Milan, kemudian Harry Maguire memenangkan duel udara dan menyundul bola ke arah gawang. Kiper AC Milan, Lorenzo Torriani, tidak mampu menghentikan sundulan tersebut sehingga Manchester United unggul 1-0.

Tertinggal lebih awal tidak membuat AC Milan kehilangan kendali permainan. Tim yang dilatih Rúben Amorim berusaha meningkatkan tekanan melalui permainan dari area depan. AC Milan beberapa kali mampu merebut bola di wilayah pertahanan Manchester United dan menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan.

Ruben Loftus-Cheek menjadi salah satu pemain AC Milan yang memberikan ancaman pada awal pertandingan. Ia memperoleh peluang pada menit kedelapan, tetapi tendangannya masih dapat diamankan kiper Manchester United, Senne Lammens. Loftus-Cheek kembali mendapatkan kesempatan beberapa menit kemudian. Kali ini, tendangannya lebih keras, tetapi Lammens kembali melakukan penyelamatan.

Tekanan AC Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37. Yunus Jashari berhasil merebut bola di area tinggi, kemudian Gonçalo Ramos memberikan umpan kepada Samuel Chukwueze. Chukwueze menyelesaikan peluang tersebut dan membuat kedudukan berubah menjadi 1-1. Gol itu membuat AC Milan kembali berada dalam posisi seimbang setelah sebelumnya tertinggal sejak awal pertandingan.

Manchester United sebenarnya memiliki kesempatan untuk kembali unggul sebelum turun minum. Tim Inggris tersebut mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-41. Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor untuk mengambil tendangan dari titik penalti. Namun, Lorenzo Torriani mampu membaca arah bola dan melakukan penyelamatan. Tendangan Fernandes berhasil ditepis sehingga Manchester United gagal menambah gol.

Skor 1-1 bertahan sampai babak pertama berakhir. Kedua tim kemudian memasuki babak kedua dengan situasi pertandingan yang masih terbuka. Manchester United kembali mencoba mengambil inisiatif sejak awal babak kedua dan berhasil mendapatkan keunggulan untuk kedua kalinya.

Gol kedua Manchester United tercipta pada menit ke-51. Patrick Dorgu memanfaatkan kesalahan pemain AC Milan dalam membangun serangan dari belakang. Kesalahan tersebut membuat Dorgu mendapatkan ruang untuk menyelesaikan peluang dan membawa Manchester United kembali unggul 2-1.

AC Milan kembali merespons dengan cepat. Hanya sekitar enam menit setelah Manchester United mencetak gol, AC Milan berhasil menyamakan kedudukan. Alphadjo Cissé menjadi pencetak gol setelah menyelesaikan rangkaian serangan yang kembali melibatkan Chukwueze. Umpan Chukwueze dimanfaatkan Cissé untuk mengubah skor menjadi 2-2 pada menit ke-57.

Gol tersebut mengubah arah pertandingan. AC Milan semakin percaya diri dalam membangun serangan, sementara Manchester United harus kembali menghadapi tekanan. Permainan AC Milan menjadi lebih efektif setelah kedudukan kembali imbang.

Samuel Chukwueze kemudian kembali berperan penting dalam gol ketiga AC Milan. Pada menit ke-68, ia mengirimkan umpan silang yang disambut Gonçalo Ramos dengan sundulan. Bola masuk ke gawang Manchester United dan membuat AC Milan untuk pertama kalinya dalam pertandingan tersebut berbalik unggul 3-2.

Bagi Ramos, gol tersebut memiliki arti tersendiri karena menjadi gol pertamanya untuk AC Milan. Penyerang tersebut mampu memanfaatkan umpan Chukwueze dengan baik dan membawa timnya berada di depan setelah sebelumnya dua kali tertinggal.

Keunggulan AC Milan tidak berhenti pada skor 3-2. Hanya beberapa menit kemudian, Rossoneri kembali mencetak gol. Pada menit ke-71, Loftus-Cheek menerima umpan dari Ramos dan membawa bola menuju kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Lammens. AC Milan pun memperbesar keunggulan menjadi 4-2.

Setelah unggul dua gol, AC Milan tetap berusaha menjaga penguasaan permainan. Manchester United mencoba memperkecil jarak pada sisa waktu pertandingan. Namun, sejumlah peluang yang dibuat tim asal Inggris tersebut belum mampu menghasilkan gol tambahan.

Lorenzo Torriani menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan AC Milan. Selain menggagalkan penalti Bruno Fernandes pada babak pertama, kiper tersebut juga mampu menjaga gawangnya dari ancaman Manchester United setelah AC Milan berbalik unggul. Penampilan Torriani membantu Milan mempertahankan skor sampai pertandingan berakhir.

Pertandingan kemudian berakhir dengan skor 4-2 untuk AC Milan. Empat gol Milan dicetak oleh empat pemain berbeda, yakni Samuel Chukwueze, Alphadjo Cissé, Gonçalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek. Sementara itu, dua gol Manchester United masing-masing dicetak Harry Maguire dan Patrick Dorgu.

Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi AC Milan menjelang dimulainya musim kompetisi 2026/2027. Laga di Wrocław juga menjadi pertandingan penting dalam persiapan tim asuhan Rúben Amorim sebelum menjalani pertandingan kompetitif pertama mereka. AC Milan dijadwalkan menghadapi Torino pada laga pembuka Serie A setelah rangkaian persiapan musim panas selesai.

Pertandingan melawan Manchester United juga menjadi pertemuan pertama Rúben Amorim dengan mantan klubnya sejak ia meninggalkan Manchester United pada Januari 2026. Amorim kini menangani AC Milan dan membawa timnya meraih kemenangan dalam pertandingan pramusim tersebut.

Bagi Manchester United, kekalahan ini menjadi hasil akhir dari rangkaian pertandingan pramusim mereka. Meski mampu mencetak dua gol dan dua kali berada dalam posisi unggul, Manchester United tidak berhasil mempertahankan keunggulan. AC Milan justru mampu mencetak tiga gol setelah kedudukan 2-2 dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 4-2.

Dari jalannya pertandingan, AC Milan menunjukkan kemampuan untuk merespons ketika berada dalam posisi tertinggal. Mereka sempat kebobolan pada menit kedua, kemudian menyamakan kedudukan melalui Chukwueze. Setelah kembali tertinggal melalui Dorgu pada awal babak kedua, Milan kembali menyamakan skor lewat Cissé sebelum Ramos dan Loftus-Cheek memastikan kemenangan.

Chukwueze menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam serangan AC Milan. Ia tidak hanya mencetak gol penyama kedudukan pada babak pertama, tetapi juga terlibat dalam proses terciptanya gol Cissé dan Ramos. Perannya terlihat dalam beberapa serangan yang membuat pertahanan Manchester United kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain Milan.

Cissé juga mencatatkan momen penting karena berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Setelah itu, Ramos membawa AC Milan unggul untuk pertama kalinya dalam pertandingan. Loftus-Cheek kemudian melengkapi kemenangan dengan gol keempat pada menit ke-71.

Sementara itu, Manchester United dapat mengambil sejumlah catatan dari pertandingan tersebut sebelum memasuki musim baru. Mereka mampu mencetak gol cepat dan dua kali unggul dalam pertandingan. Namun, keunggulan tersebut tidak dapat dipertahankan hingga akhir. Setelah AC Milan mencetak gol kedua, pertandingan berubah dan Milan mampu mengendalikan momentum sampai peluit panjang.

Pertandingan di Wrocław juga memperlihatkan bahwa laga pramusim dapat digunakan kedua tim untuk mematangkan persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai. Kedua pelatih menurunkan sejumlah pemain dan melakukan pergantian pemain pada babak kedua. AC Milan melakukan beberapa pergantian setelah pertandingan berjalan sekitar satu jam, sedangkan Manchester United juga melakukan sejumlah perubahan pada periode yang sama.

Dengan hasil tersebut, AC Milan menutup pertandingan pramusim melawan Manchester United dengan kemenangan 4-2. Rossoneri mampu membalikkan keadaan setelah dua kali tertinggal dan mencetak empat gol melalui empat pemain berbeda. Manchester United harus menerima kekalahan setelah gagal mempertahankan keunggulan yang mereka dapatkan pada awal masing-masing babak.

Pertandingan ini sekaligus menjadi salah satu bagian terakhir persiapan kedua klub menghadapi musim 2026/2027. AC Milan selanjutnya bersiap menghadapi pertandingan kompetitif Serie A, sementara Manchester United memasuki fase akhir persiapan sebelum menjalani musim baru. Hasil 4-2 di Wrocław menjadi catatan positif bagi AC Milan dan menjadi hasil akhir dari pertemuan pramusim kedua tim pada 15 Agustus 2026.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *