Semarang, Harianmedia — Aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Massa yang tergabung dalam Aliansi BEM Semarang Raya bergerak di kawasan Jalan Pemuda dan berkumpul di sekitar DP Mall. Aksi tersebut merupakan bagian dari penyampaian aspirasi mahasiswa di ruang publik.
Sejak siang, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Semarang mulai bergerak menuju lokasi aksi. Berdasarkan rencana kegiatan, massa sebelumnya berkumpul di kawasan Balai Kota Semarang sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik aksi. Jumlah peserta yang diperkirakan mengikuti kegiatan tersebut mencapai sekitar 1.330 orang.
Peserta aksi berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Semarang. Mereka antara lain berasal dari Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, UIN Walisongo, Universitas Islam Sultan Agung, UPGRIS, Unimus, dan Universitas Semarang. Massa kemudian bergerak secara bersama-sama menuju kawasan yang menjadi titik penyampaian aspirasi.
Jalan Pemuda menjadi salah satu ruas penting dalam pergerakan massa. Pada sekitar pukul 16.30 WIB, mahasiswa terlihat berada di sekitar kawasan DP Mall. Massa membawa atribut perguruan tinggi masing-masing dan sebagian mengenakan jas almamater ketika mengikuti aksi.
Sebelumnya, massa direncanakan melakukan long march menuju Tugu Muda. Namun, dalam pelaksanaannya, pergerakan mahasiswa menuju kawasan tersebut mendapat penghadangan aparat. Massa kemudian tertahan di Jalan Pemuda ketika hendak melanjutkan perjalanan.
Situasi tersebut membuat aktivitas lalu lintas di sekitar Jalan Pemuda ikut terdampak. Sejumlah ruas jalan lain juga diperkirakan mengalami kepadatan akibat pergerakan massa dan pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi. Ruas yang menjadi perhatian antara lain Jalan Imam Bonjol, Jalan Mgr. Soegijapranata, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Pandanaran, dan Jalan Dr. Sutomo.
Kepolisian melakukan pengamanan di sejumlah titik yang berkaitan dengan kegiatan tersebut. Sebanyak sekitar 1.600 personel disiapkan untuk mengamankan aksi mahasiswa di beberapa lokasi, termasuk Balai Kota, Tugu Muda, dan kawasan Kompleks Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga berkomunikasi dengan peserta aksi. Polisi mengedepankan pendekatan dialog dan persuasif ketika massa tiba di Jalan Pemuda. Petugas menjelaskan kondisi lalu lintas di kawasan Tugu Muda yang menjadi salah satu jalur utama kendaraan di Kota Semarang.
Perwakilan mahasiswa menyampaikan keinginan untuk melanjutkan pergerakan menuju kawasan Tugu Muda dan menyampaikan aspirasi di sekitar lokasi tersebut. Sementara itu, petugas mengarahkan agar penyampaian aspirasi dilakukan di Jalan Pemuda yang telah disiapkan sebagai lokasi kegiatan.
Aksi mahasiswa tersebut membawa sejumlah tuntutan yang dihimpun dalam tema Panca Tuntutan Rakyat atau Pantura. Aspirasi yang dibawa massa berkaitan dengan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian mahasiswa. Rencana aksi sebelumnya disebut mengusung tema “Menuju Pembebasan Nasional”.
Polda Jawa Tengah menyatakan menghormati hak mahasiswa untuk menyampaikan kritik, gagasan, dan tuntutan. Dalam pelaksanaan aksi, peserta diminta tetap mematuhi ketentuan hukum serta memperhatikan kepentingan masyarakat lain yang menggunakan ruang publik dan jalan raya.
Pengaturan lalu lintas menjadi salah satu perhatian karena aksi berlangsung di kawasan pusat Kota Semarang. Jalan Pemuda merupakan salah satu jalur yang banyak digunakan masyarakat sehingga keberadaan massa dalam jumlah besar dapat memengaruhi pergerakan kendaraan. Petugas melakukan pengamanan dan pengaturan sesuai kondisi di lapangan.
Masyarakat yang hendak melintasi kawasan Jalan Pemuda dan sejumlah ruas di sekitarnya perlu memperhatikan kondisi lalu lintas serta arahan petugas. Kepadatan dapat terjadi terutama ketika massa bergerak dari satu titik menuju lokasi penyampaian aspirasi.
Hingga sore hari, massa mahasiswa masih berada di kawasan Jalan Pemuda. Pergerakan menuju Tugu Muda menjadi salah satu bagian dari rangkaian aksi yang mendapat pengamanan aparat. Situasi di sekitar lokasi terus dipantau seiring berlangsungnya kegiatan penyampaian aspirasi.
Aksi BEM Semarang Raya pada Rabu tersebut menunjukkan aktivitas penyampaian pendapat mahasiswa di Kota Semarang berlangsung di sejumlah ruas jalan utama. Jalan Pemuda menjadi salah satu titik yang paling terlihat dipadati massa karena menjadi bagian dari rute pergerakan mahasiswa menuju kawasan Tugu Muda.

