Jambi, Harianmedia — Kebakaran melanda kawasan Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar tengah hari tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan terdampak, termasuk bekas gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) dan kantor Sekretariat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat.
Kebakaran terjadi ketika umat Islam sedang melaksanakan salat Jumat. Api dilaporkan muncul di kawasan permukiman dan bangunan yang berada di sekitar Jalan Pangeran Diponegoro. Dalam waktu singkat, kobaran api membakar sejumlah bangunan di lokasi tersebut sehingga petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait segera melakukan penanganan.
Lokasi kebakaran berada di kawasan yang berdekatan dengan tempat ibadah dan bangunan lainnya. Kejadian tersebut menarik perhatian warga sekitar, terutama karena api muncul ketika sebagian masyarakat sedang menjalankan ibadah salat Jumat.
Sejumlah bangunan yang terdampak meliputi bekas gedung SLB, kantor Pramuka Kwarcab Tanjung Jabung Barat, serta rumah yang berada di lingkungan sekitarnya. Dalam laporan awal, dua rumah dinas guru dan dua rumah warga turut disebut terdampak kebakaran. Pendataan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan diperlukan untuk memastikan jumlah keseluruhan bangunan yang terdampak.
Bekas gedung SLB yang terbakar merupakan salah satu bangunan yang sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, kantor Kwarcab Pramuka merupakan bangunan yang digunakan untuk menunjang kegiatan organisasi kepramukaan di tingkat kabupaten.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di kawasan itu. Namun, besarnya kerugian materiil belum dapat dipastikan berdasarkan informasi awal yang tersedia. Penilaian kerugian perlu dilakukan setelah kondisi lokasi dinyatakan aman dan pendataan bangunan selesai.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam upaya mengendalikan api yang membakar bangunan-bangunan tersebut.
Penanganan kebakaran juga melibatkan sejumlah unsur lain, termasuk personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta masyarakat setempat. Dukungan berbagai pihak diperlukan untuk membantu proses pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Petugas melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama hingga kobaran api berhasil dikendalikan. Berdasarkan keterangan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hidayat, proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam.
Setelah api berhasil dipadamkan, pemeriksaan kondisi lokasi menjadi bagian penting dalam penanganan lanjutan. Petugas perlu memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali, sekaligus mendata bangunan yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Informasi awal menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Meski demikian, dampak terhadap bangunan dan kerugian materiil tetap menjadi perhatian, terutama bagi penghuni rumah serta pihak yang menggunakan fasilitas yang terbakar.
Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian karena kebakaran terjadi di kawasan yang memiliki bangunan fasilitas umum dan permukiman warga dalam jarak berdekatan. Kondisi seperti ini membuat penanganan perlu dilakukan dengan cepat agar api tidak merambat lebih jauh.
Hingga informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Belum ada kesimpulan resmi yang dapat digunakan untuk menetapkan sumber api maupun faktor yang memicu kebakaran. Karena itu, penyebab kejadian masih perlu menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.
Pendataan jumlah bangunan terdampak dan besarnya kerugian juga menjadi bagian yang perlu dipastikan setelah penanganan di lokasi selesai. Informasi awal dari sejumlah laporan menyebutkan jumlah bangunan yang terdampak dengan rincian berbeda, sehingga angka akhirnya perlu merujuk pada hasil pendataan resmi.
Kebakaran di Kuala Tungkal ini menjadi peristiwa yang berdampak pada fasilitas organisasi, bekas bangunan pendidikan, dan sejumlah rumah di Kelurahan Tungkal Harapan. Upaya pemadaman telah dilakukan oleh petugas bersama unsur terkait, sementara kepastian mengenai penyebab kebakaran dan total kerugian masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

