Jember, Harianmedia — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember atau FEB UNEJ menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi mahasiswa pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Satlantas Polres Jember dan Honda Satu Hati melalui acara bertajuk “Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi, Kongkow Happy”. Kegiatan dikemas dalam suasana santai untuk membahas kebiasaan mahasiswa sekaligus memberikan pemahaman mengenai keselamatan saat menggunakan kendaraan di jalan.
Edukasi safety riding tersebut menjadi perhatian karena masih terdapat angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi di Kabupaten Jember. Berdasarkan data Satlantas Polres Jember yang disampaikan dalam kegiatan, sepanjang Januari hingga September 2026 tercatat 1.143 kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 185 korban tercatat meninggal dunia. Data itu menjadi bagian dari materi yang diberikan kepada mahasiswa dalam kegiatan edukasi keselamatan berkendara.
Dalam pemaparan materi, kecelakaan lalu lintas disebut dapat dipengaruhi sejumlah faktor. Faktor tersebut meliputi manusia, kendaraan, sarana dan prasarana jalan, lingkungan, serta pelanggaran dan kelalaian. Karena itu, keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan kondisi kendaraan, tetapi juga kondisi pengendara dan cara seseorang menjalankan kendaraan di jalan.
Dekan FEB UNEJ Prof. Isti Fadah menyampaikan bahwa edukasi keselamatan berkendara penting bagi mahasiswa, terutama mereka yang menggunakan kendaraan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman mengenai cara berkendara yang aman dan hati-hati. Ia juga menyebut kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari kepolisian dan instruktur safety riding nasional.
Edukasi keselamatan berkendara di FEB UNEJ juga tidak hanya dilakukan melalui kegiatan tersebut. Sebelumnya, tim mahasiswa FEB UNEJ berhasil meraih juara pertama nasional melalui video safety riding. Program tersebut juga berkaitan dengan dukungan beasiswa bagi mahasiswa. Pada tahun ini, dukungan tersebut diperluas dengan tambahan 10 mahasiswa yang diarahkan menjadi duta safety riding.
Salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan kebiasaan mahasiswa yang sering beraktivitas hingga larut malam. Divisi Safety Riding Honda Pusat, Kemal Nusrianto, mengingatkan bahwa kopi tidak dapat menggantikan kebutuhan tubuh untuk tidur. Kopi disebut hanya membantu menahan rasa kantuk untuk sementara, sehingga mahasiswa tetap membutuhkan waktu istirahat yang cukup sebelum menjalankan aktivitas, termasuk berkendara.
Selain menjaga kondisi tubuh, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai perlengkapan yang perlu digunakan saat berkendara. Lima perlengkapan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut terdiri atas helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Perlengkapan tersebut menjadi bagian dari kebiasaan berkendara yang diperkenalkan kepada mahasiswa melalui edukasi safety riding.
Materi dari Satlantas Polres Jember juga menekankan pentingnya konsentrasi ketika mengemudikan kendaraan. Pengendara diminta berkendara secara wajar dan berkonsentrasi, mematuhi rambu serta marka jalan, memperhatikan kecepatan dan ketentuan lalu lintas, serta memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diarahkan agar tidak hanya menerima informasi untuk diri sendiri. Mereka diharapkan dapat menjadi bagian dari penyebaran budaya keselamatan berkendara di lingkungan sekitar. Pesan tersebut disampaikan melalui konsep “influencer cari aman”, yaitu mendorong mahasiswa untuk ikut mengajak teman, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya menerapkan kebiasaan berkendara yang lebih aman.
Kegiatan “Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi, Kongkow Happy” kemudian menjadi ruang untuk menghubungkan kebiasaan mahasiswa dengan keselamatan dalam perjalanan. Kopi digunakan sebagai bagian dari konsep acara, sementara pesan utamanya tetap menekankan pentingnya kondisi tubuh yang siap dan fokus ketika berkendara. Melalui kegiatan tersebut, FEB UNEJ bersama Satlantas Polres Jember dan Honda Satu Hati memberikan materi keselamatan berkendara kepada mahasiswa dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

