Surabaya, Harianmedia — Sebuah truk trailer bermuatan sawit terguling di kawasan Gunungsari, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Exit Tol Gunungsari 2, Jalan Joyoboyo, wilayah Wiyung, dan berdampak pada kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.
Truk trailer tersebut terguling ketika berada di sekitar pertigaan lampu merah setelah keluar dari Tol Gunungsari. Berdasarkan keterangan pengemudi kepada petugas, posisi kendaraan saat itu terlalu ke kanan ketika hendak berbelok menuju Jalan Mastrip.
Saat melakukan manuver ke arah kiri, truk kemudian terguling. Kendaraan dalam kondisi membawa muatan sawit sehingga proses pemindahan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Peristiwa tersebut merupakan kejadian tunggal dan tidak dilaporkan melibatkan kendaraan lain.
Petugas lalu melakukan penanganan di sekitar lokasi untuk mengatur arus kendaraan. Posisi truk yang terguling membuat pergerakan kendaraan di sekitar Gunungsari menjadi lebih terbatas dan menyebabkan kepadatan di sejumlah jalur.
Kepadatan terutama dirasakan kendaraan yang bergerak dari arah Wonokromo menuju Wiyung. Arus kendaraan dari kawasan Mastrip, Exit Tol Gunungsari, hingga sekitar Gunungsari juga terpantau padat dan bergerak perlahan.
Laporan mengenai kepadatan lalu lintas mulai muncul sejak pagi. Sejumlah ruas di sekitar Gunungsari, Mastrip, Kedurus, Karah hingga Wiyung ikut terdampak akibat posisi truk yang masih berada di lokasi. Kondisi tersebut dilaporkan masih terjadi hingga sekitar pukul 09.00 WIB.
Sopir truk dalam kejadian tersebut mengalami luka ringan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat peristiwa truk terguling tersebut. Kondisi pengemudi kemudian menjadi bagian dari penanganan setelah kendaraan mengalami kecelakaan.
Petugas juga memastikan kendaraan tersebut tidak terindikasi membawa muatan melebihi batas berdasarkan informasi awal yang disampaikan kepada petugas. Truk merupakan trailer tertutup sehingga kondisi muatan berada di dalam bagian kendaraan.
Proses evakuasi truk menjadi salah satu kendala karena kendaraan masih dalam kondisi penuh muatan. Petugas sempat berupaya menggunakan kendaraan derek untuk memindahkan trailer dari lokasi kejadian.
Namun, upaya tersebut belum berhasil mengangkat dan memindahkan truk. Petugas kemudian menunggu crane dengan kemampuan yang sesuai agar kendaraan dapat dipindahkan ke bagian pinggir jalan dan tidak lagi menghambat arus lalu lintas.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas melakukan pengaturan kendaraan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan tetap dapat melewati ruas yang tersedia sekaligus membantu mengurangi kepadatan akibat truk yang masih berada di jalur.
Hingga pagi hari, pengalihan arus secara khusus belum dilakukan karena ruas jalan masih dapat dilewati kendaraan. Meski demikian, kendaraan dari beberapa arah harus bergerak perlahan akibat kepadatan di sekitar lokasi truk terguling.
Kepadatan juga dilaporkan terjadi mulai dari sekitar Jembatan Rolak Karah menuju Exit Tol Gunungsari. Pengendara yang melintas dari arah tersebut harus menghadapi antrean kendaraan sebelum mencapai kawasan tempat truk trailer terguling.
Berdasarkan keterangan pengemudi, truk tersebut sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak. Kendaraan kemudian bergerak menuju Karangpilang sebelum mengalami kejadian di kawasan Gunungsari.
Lokasi truk terguling berada di jalur yang menjadi akses bagi kendaraan dari kawasan tol menuju sejumlah wilayah di Surabaya bagian selatan dan barat. Karena itu, posisi kendaraan yang menghalangi sebagian ruang jalan berdampak terhadap kelancaran perjalanan pengguna jalan lainnya.
Petugas Jasamarga turut melakukan penanganan terhadap kendaraan tersebut. Evakuasi membutuhkan alat dengan kemampuan mengangkat kendaraan yang masih membawa muatan, sehingga prosesnya tidak dapat dilakukan hanya dengan derek biasa.
Kondisi lalu lintas kemudian terus dipantau selama proses evakuasi berlangsung. Pengaturan dilakukan di sekitar kawasan Gunungsari untuk membantu kendaraan melewati titik yang terdampak.
Peristiwa truk trailer terguling ini membuat perjalanan sejumlah pengguna jalan pada Jumat pagi mengalami keterlambatan. Kepadatan tidak hanya terjadi tepat di sekitar kendaraan, tetapi juga meluas ke sejumlah ruas yang terhubung dengan Gunungsari dan Mastrip.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir hanya mengalami luka ringan, sedangkan petugas berfokus pada penanganan kendaraan dan pengaturan lalu lintas agar kondisi jalan dapat kembali normal.
Setelah crane tersedia, kendaraan diharapkan dapat dipindahkan dari posisi semula sehingga ruang jalan kembali terbuka. Kelancaran lalu lintas di kawasan Gunungsari bergantung pada proses evakuasi truk yang terguling dan kondisi arus kendaraan di sekitarnya.
Hingga laporan pagi itu, kepadatan masih menjadi perhatian petugas di kawasan Gunungsari. Pengendara yang melintas di sekitar Exit Tol Gunungsari, Jalan Joyoboyo, Mastrip, Kedurus, Karah, dan Wiyung perlu memperhatikan kondisi arus lalu lintas selama proses penanganan berlangsung.

