Tangerang, Harianmedia — Kebakaran melanda gudang pipa PVC milik PT Indonesia Polyuratane Industri di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api yang dilaporkan semakin membesar. Sebanyak 14 mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi berdasarkan keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik.
Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 16.33 WIB. Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan penanganan dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran beserta puluhan personel ke lokasi kejadian.
Kebakaran yang terjadi di gudang pipa PVC atau paralon itu menjadi perhatian petugas karena api dilaporkan semakin membesar. Upaya pemadaman dilakukan untuk mengendalikan kobaran api yang melanda area gudang milik perusahaan tersebut.
Pengerahan belasan mobil pemadam tersebut dilakukan untuk mendukung petugas dalam menghadapi kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Raya Legok. Puluhan personel turut dilibatkan dalam proses penanganan agar pemadaman dapat dilakukan secara maksimal.
Meski sejumlah armada telah berada di lokasi, petugas menghadapi kendala selama proses pemadaman. Salah satu hambatan yang disampaikan BPBD Kabupaten Tangerang adalah jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kebakaran. Petugas membutuhkan pasokan air untuk mendukung kerja mobil pemadam selama berupaya mengendalikan api di area gudang.
Selain persoalan sumber air, kepadatan lalu lintas di jalur menuju lokasi juga menjadi kendala. Kondisi jalan yang macet menyulitkan akses menuju area kebakaran, sehingga penanganan harus dilakukan di tengah hambatan tersebut.
Kendala akses jalan menjadi perhatian dalam upaya penanganan karena mobil pemadam kebakaran membutuhkan jalur yang memadai untuk mencapai lokasi. Sementara itu, kebutuhan pasokan air juga harus diperhatikan selama proses pemadaman berlangsung.
BPBD Kabupaten Tangerang memastikan bahwa penanganan masih berlangsung ketika informasi terakhir disampaikan pada Selasa malam. Hingga laporan diterbitkan pada pukul 19.46 WIB, petugas masih berupaya memadamkan api yang membakar gudang pipa PVC tersebut.
Belum ada informasi terperinci mengenai penyebab awal kebakaran dalam laporan yang tersedia. Karena itu, sumber api yang memicu kejadian tersebut belum dapat dipastikan. Informasi mengenai luas area yang terdampak serta tingkat kerusakan bangunan juga belum dijelaskan secara terperinci.
Sementara itu, belum ada informasi mengenai korban jiwa dalam laporan tersebut. Kondisi keseluruhan bangunan dan kemungkinan kerugian akibat kebakaran juga belum diketahui secara pasti.
Kebakaran di gudang pipa PVC ini menjadi perhatian karena penanganannya menghadapi dua kendala utama, yakni sumber air yang jauh dan kemacetan di jalur menuju lokasi. Petugas masih berupaya mengendalikan api dengan dukungan armada pemadam kebakaran dan personel yang dikerahkan.
Perkembangan selanjutnya masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang, terutama mengenai penyebab kebakaran, kondisi akhir setelah pemadaman, luas area yang terdampak, serta kemungkinan kerugian yang ditimbulkan.
Hingga informasi terakhir pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 19.46 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Belum tersedia keterangan lebih lanjut yang dapat memastikan kapan api berhasil dipadamkan sepenuhnya maupun bagaimana kondisi akhir gudang setelah kejadian tersebut.

