Ambulans Sempat Tertahan di Jalan Raya Pondok Gede, Ini yang Terjadi

Jakarta Timur, Harianmedia — Sebuah ambulans sempat tertahan di Jalan Raya Pondok Gede, kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Peristiwa tersebut terjadi ketika arus lalu lintas di sekitar lokasi sedang diatur untuk mendukung rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti.

Kejadian itu menjadi perhatian setelah sebuah video yang merekam situasi di lokasi beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria meminta agar jalan segera dibuka karena ambulans yang berada di sekitar lokasi membawa ayahnya yang disebut sedang dalam kondisi kritis.

Pria tersebut tampak berusaha meminta perhatian petugas dan pengguna jalan agar ambulans dapat segera melanjutkan perjalanan. Suaranya terdengar berulang kali meminta supaya kendaraan di sekitar memberikan ruang bagi ambulans yang berada di tengah kepadatan lalu lintas.

Pada saat kejadian, akses kendaraan di kawasan tersebut sedang mengalami pengaturan. Penutupan arus dilakukan secara situasional untuk mendukung perjalanan iring-iringan tamu negara dan pejabat yang menuju lokasi peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti.

Kondisi tersebut membuat sejumlah kendaraan harus berhenti atau menunggu sebelum dapat melanjutkan perjalanan. Ambulans yang berada di kawasan itu kemudian ikut tertahan ketika akses jalan sedang ditutup untuk pengaturan iring-iringan.

Lokasi kejadian berada di kawasan Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Kawasan tersebut menjadi salah satu akses menuju Monumen Pancasila Sakti yang pada Kamis, 1 Oktober 2026, menjadi lokasi pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Upacara tersebut dijadwalkan berlangsung pada pagi hari di Monumen Pancasila Sakti. Pengaturan lalu lintas dilakukan di sekitar kawasan untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan dan perjalanan rombongan yang menuju lokasi.

Dalam video yang beredar, situasi di jalan terlihat cukup padat. Sejumlah kendaraan berhenti di sekitar persimpangan, sementara pria yang mengaku sebagai anggota keluarga pasien terus meminta agar akses untuk ambulans dibuka.

Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian karena kendaraan yang berada di dalam ambulans disebut membutuhkan perjalanan segera. Kondisi pasien sendiri disebut oleh pria tersebut sebagai kritis. Namun, hingga informasi mengenai kejadian tersebut diberitakan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi pasien setelah ambulans melanjutkan perjalanan.

Kapolsek Cipayung AKP Elka Rudlof menjelaskan bahwa penutupan jalan pada saat itu bersifat situasional dan berlangsung sesaat. Menurut penjelasan kepolisian, pengaturan dilakukan untuk mengamankan perjalanan iring-iringan tamu negara dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Petugas di lapangan kemudian mengetahui bahwa terdapat ambulans yang membawa pasien kritis. Setelah informasi tersebut diketahui, akses prioritas diberikan sehingga ambulans dapat melintas dan melanjutkan perjalanan dengan aman.

Kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat kejadian tersebut. Masukan mengenai peristiwa itu disebut akan menjadi bahan evaluasi dalam pengaturan lalu lintas berikutnya.

Kejadian ini juga berkaitan dengan ketentuan mengenai kendaraan yang mendapatkan hak utama di jalan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, ambulans yang mengangkut orang sakit termasuk kendaraan yang mendapatkan hak utama setelah kendaraan pemadam kebakaran yang sedang menjalankan tugas.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 134. Selain ambulans dan kendaraan pemadam kebakaran, sejumlah kendaraan lain juga memiliki hak utama dalam kondisi tertentu, termasuk kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas serta kendaraan pimpinan lembaga negara dan kendaraan pejabat negara asing atau lembaga internasional yang menjadi tamu negara.

Dalam situasi di Jalan Raya Pondok Gede tersebut, pengaturan lalu lintas dilakukan bersamaan dengan perjalanan rombongan menuju lokasi upacara. Ketika keberadaan ambulans diketahui petugas, akses kemudian dibuka sehingga kendaraan darurat tersebut dapat melewati jalur yang sebelumnya tertahan.

Video kejadian itu kemudian menjadi perhatian masyarakat karena memperlihatkan situasi ketika keluarga pasien berusaha meminta jalan di tengah pengaturan lalu lintas. Rekaman tersebut juga memperlihatkan kepadatan kendaraan yang terjadi di sekitar lokasi.

Peristiwa pada Kamis, 1 Oktober 2026, tersebut akhirnya berakhir setelah ambulans mendapatkan akses untuk melintas. Tidak ada keterangan mengenai adanya benturan atau kejadian lain yang melibatkan ambulans dalam peristiwa tersebut.

Kejadian ini menjadi salah satu perhatian dalam pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Lubang Buaya saat berlangsungnya kegiatan nasional. Pengaturan kendaraan dalam kondisi seperti itu harus berjalan bersamaan dengan kebutuhan pengguna jalan, termasuk memberikan akses ketika terdapat kendaraan darurat yang membawa pasien.

Dengan dibukanya akses setelah petugas mengetahui keberadaan ambulans, kendaraan tersebut akhirnya dapat melanjutkan perjalanan. Sementara itu, video mengenai kejadian di Jalan Raya Pondok Gede masih menjadi perhatian setelah beredar luas di media sosial.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *