Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Gelar Aksi di Kantor PLN, Sampaikan Aspirasi Soal Pemadaman Listrik

Harianmedia — Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya pada Selasa, 28 Juli 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Kehadiran massa menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar, sementara aparat kepolisian turut melakukan pengamanan untuk memastikan kegiatan berlangsung dengan tertib.

Sejak pagi, para peserta aksi mulai berkumpul di sekitar lokasi sambil membawa spanduk, poster, dan berbagai atribut yang berisi tuntutan kepada pihak PLN. Mereka menyuarakan harapan agar pelayanan kelistrikan dapat segera kembali normal serta meminta adanya penjelasan mengenai penyebab pemadaman listrik yang berdampak pada aktivitas masyarakat. Aksi berlangsung secara terbuka dengan penyampaian orasi secara bergantian oleh sejumlah perwakilan massa.

Dalam aksi tersebut, peserta menyampaikan bahwa pemadaman listrik bergilir telah memberikan dampak terhadap berbagai kegiatan masyarakat. Aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga pelayanan yang bergantung pada pasokan listrik disebut ikut terganggu akibat pemadaman yang terjadi dalam beberapa kesempatan. Karena itu, massa meminta agar upaya pemulihan pasokan listrik dapat dilakukan secepat mungkin.

Selain meminta percepatan pemulihan pasokan listrik, peserta aksi juga berharap adanya komunikasi yang lebih terbuka dari pihak PLN kepada masyarakat. Mereka menginginkan informasi mengenai penyebab gangguan, estimasi waktu pemulihan, serta langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut dapat disampaikan secara jelas sehingga masyarakat memperoleh kepastian.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian berjaga di sejumlah titik di sekitar Kantor PLN UP3 Palangka Raya. Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan dengan lancar. Kehadiran petugas juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya penyampaian aspirasi.

Dalam perjalanan aksi, sempat terjadi insiden kecil ketika sebagian peserta berupaya mendekati area kantor PLN. Aparat keamanan kemudian melakukan pengamanan dan mengimbau peserta agar tetap mengikuti ketentuan yang berlaku selama penyampaian aspirasi berlangsung. Situasi tersebut tidak berlangsung lama dan kondisi kembali dapat dikendalikan sehingga aksi tetap berlanjut secara tertib.

Setelah situasi kembali kondusif, penyampaian aspirasi dilanjutkan melalui orasi dan penyampaian tuntutan. Massa menegaskan bahwa tujuan utama aksi adalah menyampaikan keluhan masyarakat mengenai pemadaman listrik serta mendorong adanya solusi yang dapat memberikan kepastian bagi warga yang terdampak.

Dalam tuntutannya, peserta aksi meminta agar kualitas pelayanan kelistrikan terus ditingkatkan sehingga gangguan serupa dapat diminimalkan di masa mendatang. Mereka juga berharap adanya langkah konkret dalam memperkuat keandalan jaringan listrik agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih baik.

Aksi tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman mereka selama menghadapi pemadaman listrik. Beberapa peserta menyampaikan bahwa aktivitas sehari-hari menjadi terhambat ketika pasokan listrik terputus. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian serius agar tidak berlarut-larut.

Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan karena banyaknya peserta aksi dan kendaraan yang melintas. Meski demikian, petugas di lapangan melakukan pengaturan sehingga kendaraan tetap dapat bergerak dan kemacetan tidak berlangsung dalam waktu lama.

Aparat keamanan terus mengimbau seluruh peserta aksi agar menjaga ketertiban selama penyampaian aspirasi berlangsung. Imbauan tersebut dipatuhi oleh peserta sehingga situasi secara umum tetap terkendali hingga kegiatan mendekati akhir.

Aksi yang digelar Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap berlangsung dalam suasana yang relatif kondusif. Setelah seluruh aspirasi disampaikan, massa secara bertahap membubarkan diri dengan pengawalan aparat keamanan. Aktivitas masyarakat di sekitar Kantor PLN pun kembali berjalan normal.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat terhadap pasokan listrik. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak terkait dalam meningkatkan pelayanan serta mempercepat penanganan gangguan kelistrikan yang terjadi.

Hingga aksi berakhir, tidak terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa akibat insiden yang sempat terjadi selama kegiatan berlangsung. Aparat keamanan tetap melakukan pemantauan hingga seluruh peserta meninggalkan lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Penyampaian aspirasi ini mencerminkan harapan masyarakat agar pelayanan kelistrikan dapat semakin baik, khususnya dalam memberikan kepastian informasi ketika terjadi gangguan maupun pemadaman listrik. Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan pihak terkait, diharapkan setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan langkah-langkah yang konstruktif demi kepentingan bersama.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *