Pontianak, Harianmedia — Suasana di kawasan Terminal Siantan, Pontianak Utara, mendadak berubah mencekam setelah kebakaran melanda deretan ruko pada Rabu, 20 Mei 2026. Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi dari lokasi kejadian langsung menarik perhatian warga sekitar dan para pengendara yang melintas di kawasan terminal tersebut.
Api dilaporkan muncul secara tiba-tiba dari bagian atas salah satu bangunan ruko yang berada di area padat aktivitas perdagangan. Dalam waktu singkat, kobaran api mulai membesar dan memicu kepanikan para pemilik toko yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Sejumlah pedagang yang berjualan di deretan ruko terlihat berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka sebelum api merembet ke bangunan lain. Beberapa di antaranya tampak mengangkut barang elektronik keluar dari toko untuk mengurangi kerugian akibat kebakaran tersebut.
Warga sekitar yang melihat kobaran api langsung berdatangan ke lokasi. Situasi di area Terminal Siantan menjadi ramai karena banyak masyarakat berkumpul untuk menyaksikan proses penanganan kebakaran yang berlangsung di tengah aktivitas kawasan perdagangan tersebut.
Asap tebal terlihat menyelimuti sebagian area terminal saat api terus membesar. Pengendara yang melintas di sekitar lokasi tampak memperlambat laju kendaraan karena kondisi jalan dipenuhi warga dan petugas yang melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran bersama relawan segera menuju area kebakaran setelah menerima laporan dari warga. Sejumlah unit pemadam diterjunkan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar terminal yang jaraknya saling berdekatan.
Proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan karena kobaran api berada di kawasan pertokoan yang dipenuhi barang dagangan. Petugas terlihat berupaya menjangkau titik api dari berbagai sisi bangunan untuk mempercepat proses penanganan.
Para pedagang yang berada di lokasi tampak panik saat api mulai merembet ke bagian bangunan lain. Beberapa toko yang berada tidak jauh dari titik kebakaran langsung ditutup sementara untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Kondisi di sekitar Terminal Siantan sempat dipenuhi suara teriakan warga yang meminta pengendara menjauh dari lokasi kebakaran. Sebagian masyarakat juga membantu mengamankan barang dagangan milik pedagang yang berada di dekat area terbakar.
Petugas kepolisian dan aparat terkait turut melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan aman. Jalur kendaraan di sekitar terminal sempat mengalami kepadatan akibat banyaknya warga yang berhenti untuk melihat kejadian tersebut.
Terminal Siantan dikenal sebagai salah satu kawasan yang cukup ramai di Pontianak Utara karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan jalur kendaraan umum. Karena itu, kebakaran yang terjadi di area pertokoan sekitar terminal langsung menarik perhatian banyak orang.
Beberapa pedagang mengaku terkejut karena api muncul secara mendadak dari bagian atas bangunan. Dalam situasi panik, mereka berusaha mengeluarkan barang elektronik dan perlengkapan toko agar tidak ikut terbakar.
Kobaran api yang terus membesar membuat petugas harus bekerja cepat agar kebakaran tidak merembet ke seluruh deretan ruko. Selang pemadam terlihat diarahkan ke bagian bangunan yang mengeluarkan asap paling tebal selama proses penanganan berlangsung.
Selain petugas pemadam, relawan dan warga sekitar juga ikut membantu proses evakuasi barang dari dalam toko. Sejumlah barang dagangan terlihat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari kerusakan akibat api maupun asap tebal.
Arus lalu lintas di sekitar Terminal Siantan sempat tersendat karena kendaraan pemadam kebakaran keluar masuk area lokasi kejadian. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keamanan selama proses pemadaman berlangsung.
Kondisi panas dari kobaran api membuat warga yang berada terlalu dekat diminta menjauh dari lokasi. Petugas terus mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Api yang membakar bagian ruko menimbulkan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan. Warga di sekitar terminal mengaku sempat khawatir api akan menyebar ke bangunan lain karena posisi toko yang saling berdekatan di kawasan tersebut.
Beberapa pemilik toko terlihat mencoba menyelamatkan dokumen penting dan barang berharga sebelum api menjalar lebih luas. Situasi di lokasi berlangsung cukup tegang karena proses evakuasi dilakukan bersamaan dengan upaya pemadaman api.
Petugas pemadam terus melakukan penyemprotan air pada titik-titik yang masih mengeluarkan api dan asap tebal. Proses pemadaman berlangsung beberapa waktu hingga kobaran api mulai berhasil dikendalikan.
Setelah api mulai mereda, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di dalam bangunan. Langkah tersebut dilakukan agar kebakaran tidak kembali muncul setelah proses pemadaman selesai.
Warga yang berada di sekitar lokasi terlihat masih bertahan menyaksikan proses pendinginan hingga malam hari. Sebagian pedagang juga mulai memeriksa kondisi toko mereka setelah situasi dinilai lebih aman oleh petugas.
Peristiwa kebakaran di kawasan Terminal Siantan ini menjadi perhatian masyarakat Pontianak Utara karena terjadi di area yang cukup padat aktivitas perdagangan. Banyak warga berharap proses penanganan dapat berjalan cepat sehingga aktivitas masyarakat di kawasan terminal bisa kembali normal.
Pengendara dan masyarakat diimbau tetap berhati-hati ketika melintas di sekitar lokasi pascakebakaran. Selain itu, warga diminta memberikan ruang kepada petugas agar proses penanganan dan pemeriksaan area dapat dilakukan dengan lancar.
Kejadian kebakaran ini juga menjadi pengingat penting bagi pemilik usaha dan masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi keamanan bangunan dan instalasi listrik di area pertokoan. Langkah pencegahan dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran di kawasan padat aktivitas masyarakat.
Hingga proses penanganan selesai dilakukan, situasi di sekitar Terminal Siantan Pontianak Utara masih dipantau petugas terkait. Aktivitas warga perlahan kembali berjalan, sementara area ruko yang terdampak kebakaran tetap diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

