Sumber Foto : Kumparan

Yogyakarta, Harianmedia — Seorang pria diamankan warga dan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap dua anak sekolah dasar di kawasan Jalan Pramuka, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 14.40 WIB. Pria tersebut sempat bersembunyi di dalam gorong-gorong sebelum akhirnya berhasil ditangkap dan diserahkan kepada pihak berwajib untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa itu bermula ketika dua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar sedang berada di sekitar selokan di kawasan tersebut. Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun aparat, seorang pria kemudian menghampiri mereka. Situasi berkembang ketika salah satu anak diduga mengalami tindakan yang tidak pantas. Kejadian itu segera diketahui warga setelah terdengar teriakan minta tolong dari lokasi sekitar selokan.

Warga yang berada tidak jauh dari tempat kejadian langsung mendatangi sumber suara. Saat mengetahui adanya dugaan tindakan terhadap anak, warga berusaha mengamankan pria yang dicurigai sebagai pelaku. Namun, pria tersebut berusaha melarikan diri dan masuk ke dalam saluran gorong-gorong yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh warga bersama aparat keamanan yang datang ke tempat kejadian perkara. Pria tersebut dilaporkan bergerak menyusuri saluran air bawah tanah sejauh ratusan meter sebelum akhirnya berhasil ditemukan. Setelah diamankan, pria itu kemudian dibawa keluar dari gorong-gorong dan diserahkan kepada aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian dari wilayah setempat segera mengambil alih penanganan kasus. Terduga pelaku dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Aparat juga melakukan pemeriksaan awal terhadap korban serta menghimpun keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa pria tersebut berinisial RK dan berusia 23 tahun. Polisi menyatakan masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian melalui pemeriksaan intensif. Langkah penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan guna memastikan peristiwa yang terjadi sesuai dengan fakta di lapangan.

Selain memeriksa terduga pelaku, aparat juga memastikan kondisi kedua anak yang menjadi korban dalam keadaan aman. Pendampingan diberikan untuk memastikan aspek psikologis korban tetap diperhatikan. Pemeriksaan terhadap korban dilakukan dengan pendekatan yang sesuai prosedur penanganan kasus yang melibatkan anak.

Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat setempat karena terjadi di ruang publik pada siang hari. Warga mengaku terkejut atas peristiwa tersebut. Mereka juga menyatakan apresiasi atas respons cepat aparat dan kerja sama warga dalam membantu proses penangkapan terduga pelaku.

Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Penyidik mendalami unsur-unsur dugaan tindak pidana yang mungkin terjadi berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang terkumpul. Hingga berita ini ditulis pada 13 Februari 2026, proses pemeriksaan masih berlangsung.

Lokasi kejadian di kawasan Jalan Pramuka merupakan area yang cukup ramai aktivitas warga. Di sekitar tempat kejadian terdapat permukiman dan aktivitas lalu lintas yang padat pada jam-jam tertentu. Kejadian tersebut sempat menimbulkan kerumunan warga yang ingin mengetahui situasi yang sebenarnya.

Setelah terduga pelaku berhasil diamankan, aparat langsung melakukan pengamanan lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Proses identifikasi dan pendalaman kasus dilakukan secara bertahap. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Kasus ini menambah daftar peristiwa yang menjadi perhatian aparat dalam menjaga keamanan anak di ruang publik. Kepolisian menyampaikan komitmen untuk menindak tegas setiap dugaan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan keselamatan anak.

Hingga Jumat malam, 13 Februari 2026, pria yang diamankan tersebut masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Penyidik terus menggali keterangan untuk memastikan kronologi dan motif kejadian. Proses ini dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Masyarakat di sekitar Umbulharjo berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Warga juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat berada di luar rumah, terutama di area umum yang terbuka.

Aparat kepolisian menegaskan bahwa informasi resmi terkait perkembangan kasus akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal selesai. Sementara itu, fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi korban serta kelengkapan proses penyelidikan terhadap terduga pelaku.

Peristiwa yang terjadi pada 13 Februari 2026 ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan sekitar. Kerja sama antara warga dan aparat dinilai berperan dalam mengamankan situasi serta mencegah hal-hal yang lebih buruk.

Dengan telah diamankannya pria yang diduga terlibat, proses hukum kini berada di tangan penyidik. Pemeriksaan lanjutan akan menentukan langkah berikutnya sesuai dengan hasil pendalaman perkara. Aparat memastikan bahwa setiap tahapan dilakukan berdasarkan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Aktivitas warga berjalan normal seperti biasa. Sementara itu, kasus dugaan tindakan terhadap anak tersebut masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh kepolisian.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *