Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Pencarian Korban Hilang di Sungai Tanggul Jember

Sumber Foto : Jakarta Terkini

Jember, Harianmedia — Operasi pencarian terhadap seorang korban yang dilaporkan hilang di Sungai Tanggul, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, terus dilanjutkan oleh tim gabungan hingga hari ini. Sejumlah unsur terlibat dalam proses pencarian, mulai dari Basarnas, BPBD Jember, TNI, Polri, hingga relawan setempat yang sejak awal kejadian ikut membantu penyisiran di lokasi.

Korban dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus Sungai Tanggul saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Laporan kejadian diterima oleh pihak berwenang pada Sabtu (17/1/2026) sore, setelah rekan korban dan warga sekitar tidak lagi melihat keberadaan korban di lokasi kejadian.

Kronologi Awal Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak terkait, korban diketahui berada di tepi Sungai Tanggul bersama sejumlah temannya sebelum kejadian. Saat itu, kondisi sungai dilaporkan memiliki arus cukup deras akibat hujan yang mengguyur wilayah hulu sejak pagi hari.

Dalam aktivitas tersebut, korban diduga terpeleset dan kemudian terseret arus sungai. Rekan-rekan korban sempat berupaya melakukan pertolongan, namun derasnya arus membuat korban tidak dapat diselamatkan. Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian serta instansi penanganan darurat.

Tim Gabungan Diterjunkan ke Lokasi

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Unsur yang terlibat meliputi Basarnas Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Jember, Satpolairud Polres Jember, TNI, aparat kecamatan, serta relawan dari masyarakat sekitar.

Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran aliran sungai, baik dari darat maupun menggunakan perahu karet. Tim SAR menyisir area yang diduga menjadi titik awal korban hilang hingga beberapa kilometer ke arah hilir sungai.

Pencarian Terkendala Cuaca dan Arus Sungai

Proses pencarian korban tidak berjalan mudah. Cuaca hujan yang masih terjadi di wilayah Jember bagian selatan membuat debit air Sungai Tanggul meningkat. Kondisi tersebut menyebabkan arus sungai menjadi deras dan keruh, sehingga menyulitkan tim dalam melakukan penyisiran visual.

Selain itu, kontur sungai yang cukup lebar dan beberapa bagian yang dalam juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Meski demikian, tim tetap melanjutkan pencarian dengan memperhatikan faktor keselamatan personel.

Peralatan dan Metode Pencarian

Dalam operasi ini, tim gabungan menggunakan berbagai peralatan, di antaranya perahu karet, pelampung keselamatan, tali rescue, serta alat komunikasi. Penyisiran dilakukan secara bertahap, dengan membagi tim ke beberapa sektor pencarian di sepanjang sungai.

Petugas juga melakukan pengamatan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut, seperti area tikungan sungai, tumpukan ranting, dan vegetasi di tepi sungai. Koordinasi antar unsur dilakukan secara intensif untuk memastikan seluruh area pencarian dapat terjangkau.

Pihak BPBD Jember menyampaikan bahwa koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam operasi pencarian ini. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, mulai dari pencarian di air, pengamanan lokasi, hingga pengumpulan informasi dari warga sekitar.

Aparat kepolisian turut membantu dalam pengamanan area pencarian agar proses evakuasi berjalan lancar dan tidak terganggu oleh kerumunan warga. Sementara itu, relawan lokal berperan aktif memberikan informasi terkait kondisi sungai dan jalur-jalur yang biasa dilalui air saat debit meningkat.

Warga Desa Paseban dan sekitarnya juga ikut berpartisipasi dalam proses pencarian. Beberapa warga membantu dengan memberikan informasi lokasi yang kerap menjadi titik endapan arus, sementara lainnya membantu logistik bagi tim di lapangan.

Kehadiran warga dinilai cukup membantu, terutama karena mereka lebih mengenal karakter Sungai Tanggul dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kejadian. Namun demikian, pihak berwenang tetap mengimbau warga untuk tidak mendekati area berbahaya demi keselamatan bersama.

Upaya Pencarian Dilanjutkan

Hingga laporan ini disusun, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan memastikan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku. Evaluasi rutin dilakukan setiap hari untuk menentukan strategi pencarian berikutnya, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan debit air sungai.

Pihak Basarnas menyatakan bahwa pencarian akan difokuskan pada area-area yang memiliki kemungkinan besar menjadi lokasi korban terbawa arus, termasuk memperluas radius pencarian ke arah hilir jika diperlukan.

Imbauan Keselamatan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada musim hujan. Debit air yang meningkat secara tiba-tiba dapat membahayakan siapa pun, termasuk mereka yang sudah terbiasa beraktivitas di area sungai.

Pihak berwenang juga mengimbau agar warga segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban atau menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Situasi Terkini

Hingga saat ini, situasi di lokasi pencarian masih terpantau kondusif meskipun cuaca belum sepenuhnya membaik. Tim gabungan tetap siaga dan melanjutkan penyisiran dengan mengutamakan keselamatan personel.

Operasi pencarian korban hilang di Sungai Tanggul, Kencong, Jember, diharapkan dapat segera membuahkan hasil seiring dengan upaya maksimal yang terus dilakukan oleh seluruh pihak terkait.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *