Harianmedia — Arema FC mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan hasil meyakinkan. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat, 4 September 2026, Arema FC berhasil meraih kemenangan 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC, yang sebelumnya dikenal dengan nama Adhyaksa FC.
Kemenangan tersebut membuat Arema FC langsung mengamankan tiga poin pada pekan pertama kompetisi. Sejak pertandingan dimulai, tim tuan rumah tampil agresif dan mampu memberikan tekanan kepada pertahanan Isenmulang Kalteng FC.
Arema FC tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Johan Alfarizi mencetak gol pertama ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Gol cepat tersebut membuat Arema FC semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan.
Keunggulan Arema FC bertambah pada menit ke-14. Diego Landis berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tim tuan rumah unggul 2-0. Dalam waktu kurang dari 15 menit, Arema sudah mampu mencetak dua gol.
Isenmulang Kalteng FC mencoba merespons tekanan tersebut. Tim yang sebelumnya bernama Adhyaksa FC itu berusaha membangun serangan untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, pertahanan Arema FC mampu menjaga keunggulan hingga mendekati akhir babak pertama.
Arema FC justru kembali mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama. Marcos Vinicius membuat skor berubah menjadi 3-0 pada menit ke-45+6. Keunggulan tiga gol membuat Arema FC menutup babak pertama dengan posisi yang sangat menguntungkan.
Memasuki babak kedua, Isenmulang Kalteng FC mencoba meningkatkan tekanan. Beberapa peluang berhasil diciptakan oleh tim tamu. Salah satunya datang melalui tendangan bebas Makan Konate pada menit ke-61, tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Arema FC tetap mampu menjaga permainan dan tidak membiarkan lawannya mendapatkan banyak ruang. Tim asuhan Marcos Santos kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga kondisi skuad sekaligus mempertahankan keunggulan.
Permainan Arema FC kembali membuahkan hasil pada menit ke-85. Mauro Zijlstra berhasil mencetak gol keempat untuk tuan rumah. Gol tersebut sekaligus menjadi gol debut Zijlstra bersama Arema FC setelah bergabung dengan status pinjaman dari Persija Jakarta.
Setelah gol keempat, Arema FC tetap menjaga konsentrasi sampai pertandingan selesai. Isenmulang Kalteng FC sempat mencetak gol pada menit ke-88 melalui Vinicius Baiano, tetapi gol tersebut dianulir karena posisi offside. Hingga peluit akhir berbunyi, tidak ada tambahan gol dan Arema FC tetap unggul 4-0.
Empat gol Arema FC dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Johan Alfarizi pada menit keenam, Diego Landis pada menit ke-14, Marcos Vinicius pada menit ke-45+6, dan Mauro Zijlstra pada menit ke-85. Hasil ini menunjukkan efektivitas Arema FC dalam memanfaatkan peluang sejak awal pertandingan.
Kemenangan ini juga menjadi awal positif bagi Arema FC dalam persaingan Super League 2026/2027. Selain meraih tiga poin, tim asal Malang tersebut berhasil mencatatkan clean sheet setelah tidak kebobolan sepanjang pertandingan.
Bagi Isenmulang Kalteng FC, laga di Kanjuruhan menjadi pertandingan pertama mereka di kasta tertinggi setelah promosi. Sebelum menggunakan nama Isenmulang Kalteng FC, klub tersebut dikenal sebagai Adhyaksa FC. Perubahan nama tersebut menjadi bagian dari perubahan identitas klub menjelang kompetisi musim 2026/2027.
Hasil 4-0 membuat Arema FC memiliki modal penting untuk menjalani pertandingan berikutnya. Sementara itu, Isenmulang Kalteng FC harus segera melakukan evaluasi setelah gagal mencetak gol pada laga pembuka.
Bagi Arema, kemenangan di Kanjuruhan menjadi tanda awal yang positif dalam perjalanan mereka di Super League musim ini. Empat gol yang tercipta juga menunjukkan bahwa lini serang Singo Edan mampu tampil efektif sejak menit awal hingga pertandingan berakhir.
Dengan hasil tersebut, Arema FC mengawali musim 2026/2027 dengan tiga poin dan selisih gol plus empat. Pertandingan ini juga menjadi pembuka perjalanan kedua tim dalam kompetisi Super League 2026/2027.

