Minahasa, Harianmedia — Pencarian terhadap Queentania Makal, bocah perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi, Kecamatan Kawangkoan Barat, Minahasa, akhirnya membuahkan hasil setelah enam hari operasi pencarian dilakukan secara intensif oleh Tim SAR gabungan bersama warga setempat. Korban ditemukan pada Kamis, 28 Mei 2026, di area aliran Sungai Nimanga setelah proses penyisiran dilakukan sejak hari pertama laporan kehilangan diterima.
Kabar penemuan Queentania Makal langsung menjadi perhatian masyarakat Sulawesi Utara dan ramai dibahas di media sosial. Banyak warga mengikuti perkembangan pencarian sejak awal karena kasus hilangnya korban sempat membuat masyarakat sekitar merasa khawatir. Operasi pencarian juga melibatkan banyak pihak, mulai dari Tim SAR, relawan, aparat, hingga warga yang ikut membantu proses penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang di kawasan wisata Air Terjun Paris yang berada di Desa Kayuuwi. Setelah laporan diterima, proses pencarian segera dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi hilangnya korban. Medan yang cukup berat dan kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi salah satu tantangan utama selama pencarian berlangsung.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pagi hingga malam hari selama beberapa hari berturut-turut. Penyisiran dilakukan di sekitar aliran sungai, area bebatuan, semak-semak, hingga titik-titik yang sulit dijangkau. Sejumlah warga juga ikut membantu dengan membawa perlengkapan sederhana untuk mempercepat proses pencarian.
Pada hari keenam pencarian, tim gabungan akhirnya menemukan korban di kawasan aliran Sungai Nimanga. Proses evakuasi kemudian dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi lokasi yang cukup sulit dijangkau. Beberapa petugas terlihat menggunakan perlengkapan evakuasi untuk membawa korban menuju lokasi yang lebih aman sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Suasana haru menyelimuti lokasi penemuan korban. Sejumlah warga yang sejak awal mengikuti proses pencarian tampak tidak kuasa menahan kesedihan saat proses evakuasi berlangsung. Keluarga korban juga terlihat berada di sekitar lokasi sambil menunggu proses evakuasi selesai dilakukan oleh petugas.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena proses pencarian berlangsung cukup lama dan melibatkan banyak unsur. Selama enam hari pencarian, warga sekitar terus berdatangan untuk membantu maupun memberikan dukungan kepada keluarga korban. Banyak masyarakat berharap korban dapat ditemukan secepat mungkin sejak hari pertama pencarian dilakukan.
Di media sosial, nama Queentania Makal ramai diperbincangkan setelah berbagai unggahan mengenai proses pencarian tersebar luas. Banyak pengguna media sosial membagikan informasi terkait pencarian korban serta menyampaikan doa untuk keluarga. Setelah korban ditemukan, ucapan belasungkawa dari masyarakat terus mengalir melalui berbagai platform digital.
Selama proses pencarian berlangsung, tim gabungan diketahui terus melakukan evaluasi untuk menentukan titik penyisiran berikutnya. Area sungai menjadi salah satu fokus utama karena kondisi arus dan medan di sekitar lokasi cukup berisiko. Tim juga menggunakan berbagai metode pencarian agar proses penyisiran bisa berjalan maksimal.
Kawasan Air Terjun Paris sendiri dikenal memiliki medan alam yang cukup menantang, terutama saat cuaca buruk dan debit air meningkat. Karena itu, proses pencarian membutuhkan kerja sama banyak pihak agar setiap titik dapat diperiksa secara menyeluruh. Sejumlah relawan bahkan ikut membantu membawa perlengkapan logistik untuk mendukung petugas di lapangan.
Penemuan Queentania Makal sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung hampir satu pekan. Meski suasana duka menyelimuti keluarga dan masyarakat sekitar, banyak warga mengapresiasi kerja keras Tim SAR gabungan yang terus melakukan pencarian tanpa henti selama beberapa hari terakhir.
Beberapa warga setempat mengaku ikut mengikuti proses pencarian sejak hari pertama. Mereka berharap korban dapat segera ditemukan sehingga keluarga memperoleh kepastian setelah menunggu selama beberapa hari penuh kecemasan. Dukungan masyarakat juga terlihat dari banyaknya warga yang ikut membantu pencarian secara sukarela.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berada di kawasan wisata alam, terutama di area sungai dan air terjun yang memiliki medan licin serta arus yang dapat berubah sewaktu-waktu. Banyak warga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Perhatian masyarakat terhadap kasus ini juga terlihat dari tingginya jumlah unggahan dan komentar di media sosial. Banyak warganet menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban dan memberikan penghormatan kepada tim pencarian yang telah bekerja selama beberapa hari.
Selama proses pencarian, kondisi cuaca di wilayah Minahasa juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Hujan dan medan berlumpur membuat proses penyisiran harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Meski demikian, tim gabungan tetap melanjutkan pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Keluarga korban sebelumnya terus berharap adanya kabar baik selama operasi pencarian berlangsung. Mereka juga mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar yang ikut membantu memberikan semangat di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi.
Peristiwa ini menjadi salah satu kejadian yang banyak mendapat perhatian masyarakat Sulawesi Utara dalam beberapa hari terakhir. Proses pencarian yang berlangsung cukup lama membuat banyak warga terus memantau perkembangan informasi dari lapangan.
Setelah korban ditemukan, proses selanjutnya dilakukan sesuai prosedur oleh pihak terkait. Warga sekitar juga mulai berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Suasana duka terasa di lingkungan sekitar setelah kabar penemuan korban menyebar luas.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari berbagai unsur yang bekerja sama selama enam hari terakhir. Mereka terus melakukan pencarian secara bergantian demi memperluas area penyisiran. Kerja sama antara petugas dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam proses pencarian korban.
Kasus hilangnya Queentania Makal kini menjadi perhatian luas masyarakat dan terus dibahas di berbagai platform media sosial. Banyak warga berharap keluarga korban diberikan kekuatan menghadapi musibah tersebut. Dukungan dan doa dari masyarakat terus mengalir sejak kabar penemuan korban diumumkan.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa keselamatan di kawasan wisata alam perlu menjadi perhatian bersama. Pengunjung diimbau tetap berhati-hati dan memperhatikan kondisi sekitar saat berada di area sungai, air terjun, maupun lokasi dengan medan yang berisiko.
Dengan ditemukannya Queentania Makal setelah enam hari pencarian, operasi pencarian resmi berakhir. Meski meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar, banyak pihak mengapresiasi solidaritas warga dan kerja keras tim gabungan selama proses pencarian berlangsung.

