Papua, Harianmedia — Kebakaran hebat melanda deretan ruko di kawasan pusat Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Sabtu pagi, 4 April 2025. Peristiwa ini terjadi di pertigaan Jalan Irian dan Jalan Trikora, yang dikenal sebagai salah satu titik aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Insiden tersebut menghanguskan belasan bangunan ruko dan menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 06.35 WIT. Seorang saksi yang berada di sekitar lokasi melihat kepulan asap tebal muncul dari bagian belakang salah satu ruko, tepatnya di deretan ruko nomor 5 dan 6 di Jalan Irian. Asap tersebut dengan cepat berubah menjadi kobaran api yang semakin membesar dalam waktu singkat.
Sekitar pukul 06.55 WIT, api sudah terlihat meluas dan membakar bagian bangunan lainnya di sekitar lokasi. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung panik dan berteriak meminta pertolongan. Sebagian warga berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau, sementara lainnya segera menjauh dari lokasi untuk menghindari bahaya yang lebih besar.
Petugas dari Kepolisian Resor Jayawijaya yang menerima laporan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara. Tim yang dipimpin oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara bersama Kasat Reskrim Iptu Marcelino H. Rumambi tiba di lokasi sekitar pukul 06.57 WIT. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan area untuk mencegah warga mendekat dan menghindari potensi korban.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh petugas pemadam kebakaran yang dibantu oleh masyarakat setempat. Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, termasuk bantuan dari kendaraan pemadam swadaya milik warga. Petugas berupaya memadamkan api yang terus membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah terlanjur membesar dan material bangunan yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api. Selain itu, kondisi bangunan yang saling berdekatan juga menjadi faktor yang membuat api cepat merambat dari satu ruko ke ruko lainnya. Meski demikian, petugas terus berupaya mengendalikan situasi agar api tidak semakin meluas.
Setelah dilakukan upaya pemadaman selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.38 WIT. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang dapat memicu kebakaran kembali. Area yang terdampak juga diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pendataan awal di lapangan, sebanyak 15 unit ruko dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut. Di kawasan Jalan Irian, terdapat sekitar 10 ruko yang terbakar, sementara di Jalan Trikora terdapat 5 ruko yang turut terdampak. Seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan parah dan sebagian besar tidak dapat digunakan kembali.
Ruko-ruko yang terbakar diketahui dimiliki oleh beberapa warga, di antaranya Aiman, Ari Saputra, Dony, Marno, Riko, Bagas, Romandang Krisna Marpaung, Ruslina Nainggolan, serta beberapa unit ruko lainnya yang dalam kondisi kosong. Di sisi Jalan Trikora, ruko milik Dogi Panjaitan, Wita, Matriyam, serta satu unit kosong juga turut terdampak kebakaran.
Seluruh barang berharga yang berada di dalam ruko dilaporkan hangus terbakar. Barang dagangan, peralatan usaha, hingga dokumen penting tidak dapat diselamatkan karena cepatnya kobaran api. Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp8 hingga Rp10 miliar, meskipun angka pasti masih menunggu hasil pendataan lebih lanjut.
Meski kebakaran tersebut tergolong besar dan menyebabkan kerusakan yang cukup luas, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Hal ini menjadi kabar yang cukup melegakan di tengah besarnya dampak yang ditimbulkan. Warga yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar.
Pihak kepolisian melalui Satuan Reserse Kriminal Polres Jayawijaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu ruko. Dugaan ini muncul berdasarkan temuan di lapangan serta keterangan saksi yang melihat titik awal munculnya api. Meski demikian, penyebab pasti masih akan dipastikan melalui penyelidikan lanjutan.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di kawasan yang cukup padat aktivitas. Lokasi kejadian merupakan pusat kegiatan ekonomi yang setiap harinya ramai oleh warga. Kebakaran yang terjadi pada pagi hari membuat aktivitas di sekitar lokasi sempat terganggu.
Sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Petugas terus mengimbau masyarakat agar tidak mendekat demi menjaga keselamatan. Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan lancar tanpa hambatan.
Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di lokasi secara perlahan mulai kondusif. Warga yang terdampak mulai membersihkan sisa-sisa kebakaran, meskipun sebagian besar bangunan sudah tidak dapat digunakan kembali. Beberapa di antaranya tampak berusaha menyelamatkan barang yang masih tersisa.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan, terutama terkait instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi kabel dan peralatan listrik sangat diperlukan untuk mencegah risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Selain itu, penting juga bagi pemilik usaha untuk menyediakan alat pemadam kebakaran ringan sebagai langkah awal penanganan jika terjadi insiden serupa. Upaya pencegahan menjadi kunci untuk meminimalisir dampak yang dapat ditimbulkan oleh kebakaran.
Pihak berwenang diharapkan dapat terus meningkatkan upaya sosialisasi terkait keselamatan kebakaran kepada masyarakat. Edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kebakaran di masa mendatang.
Hingga saat ini, proses pendataan kerugian serta penyelidikan masih terus dilakukan. Aparat berwenang berupaya memastikan seluruh aspek terkait kejadian ini dapat ditangani dengan baik. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas.
Kebakaran yang menghanguskan belasan ruko di pusat Kota Wamena ini menjadi salah satu peristiwa yang cukup besar dan berdampak luas bagi warga setempat. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil yang ditimbulkan cukup signifikan dan memerlukan waktu untuk pemulihan.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan semakin meningkat. Upaya bersama antara masyarakat dan pihak berwenang sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa di masa yang akan datang.

