Sumber Foto : Antara Jatim

Jember, Harianmedia — Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Jumat sore, 6 Maret 2026. Cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan milik warga serta fasilitas pendidikan di beberapa desa. Salah satu wilayah yang terdampak cukup besar adalah Kecamatan Wuluhan, di mana angin kencang disertai hujan mengakibatkan banyak pohon tumbang dan merusak bangunan di sekitarnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada sore hingga malam hari ketika hujan turun cukup deras disertai angin kencang. Kondisi cuaca yang berubah cepat membuat warga tidak sempat melakukan banyak persiapan untuk mengantisipasi dampak angin yang cukup kuat. Beberapa warga bahkan sempat keluar rumah untuk memastikan kondisi bangunan mereka ketika angin mulai bertiup kencang.

Di wilayah Wuluhan, angin kencang dilaporkan melanda dua desa, yaitu Desa Kesilir dan Desa Tanjungrejo. Angin yang datang dengan cukup kuat menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang dan sebagian bangunan warga mengalami kerusakan pada bagian atap maupun dinding.

Data dari petugas penanggulangan bencana mencatat bahwa puluhan pohon tumbang di beberapa titik desa akibat terpaan angin kencang tersebut. Beberapa pohon tumbang menimpa rumah warga dan menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan yang terkena dampak.

Selain pohon tumbang, sejumlah bangunan juga mengalami kerusakan akibat kuatnya angin yang melanda wilayah tersebut. Setidaknya belasan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang terangkat atau tertiup angin. Sebagian warga terpaksa memperbaiki rumah mereka secara sementara agar tetap bisa ditempati.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada rumah warga. Beberapa bangunan lain yang berada di sekitar permukiman juga ikut terdampak. Gudang tembakau yang berada di kawasan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan setelah angin kencang menerpa bangunan dengan cukup kuat. Struktur bangunan yang tidak mampu menahan terpaan angin akhirnya roboh dan menimpa bangunan di sekitarnya.

Salah satu kejadian yang dilaporkan adalah robohnya gudang tembakau yang kemudian menimpa rumah milik seorang warga. Rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding akibat tertimpa material bangunan dari gudang yang roboh. Pemilik rumah kemudian memilih untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Selain rumah warga dan gudang tembakau, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan sekolah di wilayah tersebut. Setidaknya empat sekolah dasar di wilayah terdampak mengalami kerusakan pada bagian atap setelah tertiup angin yang cukup kuat.

Empat sekolah yang dilaporkan mengalami kerusakan tersebut antara lain SDN Kesilir 01, SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, serta SDN Tanjungrejo 06. Kerusakan yang terjadi umumnya berupa bagian atap yang terangkat dan beberapa material bangunan yang lepas akibat terpaan angin.

Meskipun kerusakan yang terjadi cukup terlihat pada beberapa bangunan, tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa angin kencang tersebut di wilayah Wuluhan. Namun demikian, sejumlah warga tetap diminta untuk berhati-hati karena kondisi cuaca yang tidak menentu masih berpotensi terjadi.

Angin kencang yang melanda wilayah selatan Jember pada hari tersebut tidak hanya berdampak pada Kecamatan Wuluhan. Beberapa wilayah lain di Kabupaten Jember juga mengalami kejadian serupa dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.

Di wilayah lain seperti Kencong dan Gumukmas, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang serta kerusakan pada beberapa bangunan milik warga. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat karena beberapa jalan desa tertutup oleh pohon yang tumbang.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember bersama aparat desa dan relawan setempat segera turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Tim penanganan bencana melakukan pembersihan pohon tumbang yang menutup jalan serta membantu warga membersihkan material bangunan yang rusak.

Beberapa pohon yang tumbang di jalan desa harus dipotong menggunakan peralatan khusus agar akses jalan bisa kembali dilalui kendaraan. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap karena terdapat cukup banyak titik pohon tumbang yang harus ditangani.

Selain membersihkan pohon tumbang, petugas juga melakukan pendataan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan akibat angin kencang. Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui jumlah rumah maupun fasilitas umum yang terdampak sehingga dapat ditindaklanjuti dengan langkah penanganan berikutnya.

Warga setempat juga ikut terlibat dalam proses pembersihan lingkungan setelah angin kencang mereda. Mereka bersama-sama membantu membersihkan ranting pohon yang berserakan serta memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan ringan.

Sebagian warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan langsung melakukan perbaikan sementara menggunakan material yang tersedia. Perbaikan tersebut dilakukan agar rumah tetap aman ditempati sambil menunggu perbaikan lebih lanjut.

Peristiwa angin kencang yang terjadi di wilayah Wuluhan menjadi perhatian bagi masyarakat setempat karena cuaca ekstrem dapat terjadi secara tiba-tiba. Hujan yang disertai angin kencang sering kali berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun kerusakan pada bangunan yang tidak memiliki struktur kuat.

Karena itu masyarakat diimbau untuk selalu waspada ketika terjadi perubahan cuaca secara mendadak, terutama ketika hujan disertai angin kencang. Warga juga disarankan untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau berada di dekat bangunan yang berpotensi roboh ketika angin bertiup kuat.

Selain itu, warga di sekitar permukiman juga diingatkan untuk rutin memeriksa kondisi pohon yang berada di dekat rumah mereka. Pohon yang sudah tua atau rapuh sebaiknya dipangkas atau ditebang untuk mengurangi risiko tumbang saat terjadi angin kencang.

Kejadian angin kencang yang melanda wilayah selatan Jember tersebut menjadi pengingat bahwa kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi selama musim hujan berlangsung. Masyarakat diharapkan tetap memperhatikan informasi cuaca serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Meskipun peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas umum, kerja sama antara petugas dan warga setempat membantu mempercepat proses penanganan di lapangan. Jalan desa yang sempat tertutup pohon tumbang kini kembali bisa dilalui, dan sebagian warga mulai memperbaiki bangunan yang rusak.

Peristiwa angin kencang yang terjadi di Kecamatan Wuluhan menjadi salah satu contoh dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi di wilayah Jawa Timur. Kondisi ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat serta koordinasi antara warga dan petugas dalam menghadapi potensi bencana alam.

Kerusakan yang terjadi pada rumah warga maupun bangunan sekolah saat ini masih dalam proses pendataan. Pihak terkait terus memantau kondisi wilayah yang terdampak untuk memastikan situasi tetap aman dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat di wilayah Jember diharapkan semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang maupun hujan lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dan memperhatikan kondisi bangunan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi dampak dari bencana serupa di masa mendatang.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *