Jakarta, Harianmedia — Kemacetan lalu lintas terjadi di kawasan Taman Kota Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis pagi, 29 Januari 2026. Kepadatan kendaraan terlihat sejak pagi hari dan berlangsung pada jam sibuk, terutama di sekitar persimpangan lampu lalu lintas yang terhubung langsung dengan Jalan Daan Mogot. Arus kendaraan bergerak lambat dan antrean memanjang dari beberapa arah menuju pusat kota.
Pantauan di lokasi menunjukkan volume kendaraan didominasi sepeda motor, mobil pribadi, serta angkutan umum yang melintas bersamaan pada waktu berangkat kerja. Kondisi tersebut membuat laju kendaraan melambat secara bertahap, khususnya saat kendaraan harus berhenti dan berjalan kembali mengikuti siklus lampu lalu lintas di kawasan tersebut.
Kawasan Taman Kota Cengkareng dikenal sebagai salah satu titik pertemuan arus lalu lintas dari berbagai arah, termasuk dari wilayah permukiman, akses menuju stasiun, serta jalur utama Daan Mogot. Pada pagi hari, kawasan ini kerap mengalami peningkatan volume kendaraan seiring aktivitas masyarakat yang berangkat bekerja, sekolah, maupun melakukan perjalanan antarkawasan.
Dalam kondisi padat, pengendara terlihat saling mengantre untuk melintasi persimpangan. Beberapa kendaraan bergerak perlahan untuk menjaga jarak aman, sementara kendaraan umum berhenti sejenak untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Situasi tersebut turut memengaruhi kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.
Kemacetan yang terjadi tidak bersifat total, namun membuat waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama dari biasanya. Kendaraan masih dapat melintas, meskipun dengan kecepatan rendah. Pengendara roda dua dan roda empat terlihat menyesuaikan kecepatan serta memilih tetap berada di jalur masing-masing.
Petugas lalu lintas tampak melakukan pengaturan di sekitar persimpangan untuk membantu kelancaran arus kendaraan. Pengaturan dilakukan dengan mengarahkan kendaraan agar tetap mengikuti marka jalan dan tidak berhenti terlalu lama di titik-titik tertentu yang berpotensi menambah kepadatan.
Kepadatan lalu lintas di kawasan ini juga dipengaruhi oleh tingginya aktivitas masyarakat pada pagi hari. Selain pekerja kantoran, kawasan Taman Kota Cengkareng menjadi jalur lintasan bagi warga yang hendak menuju pusat kota maupun kawasan sekitarnya. Aktivitas tersebut menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan secara signifikan dalam waktu yang bersamaan.
Sejumlah pengendara memilih untuk tetap melintas di jalur utama, sementara sebagian lainnya mencoba mencari jalur alternatif di sekitar kawasan permukiman. Namun demikian, jalur-jalur pendukung juga terpantau padat karena digunakan secara bersamaan oleh kendaraan dari berbagai arah.
Hingga menjelang siang hari, kondisi lalu lintas di kawasan Taman Kota Cengkareng berangsur membaik seiring berkurangnya volume kendaraan. Arus lalu lintas mulai bergerak lebih lancar setelah jam sibuk pagi terlewati, meskipun kepadatan masih terlihat di beberapa titik persimpangan.
Kemacetan pagi hari di kawasan Taman Kota Cengkareng menjadi salah satu kondisi lalu lintas yang rutin terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyesuaikan waktu perjalanan agar dapat menghindari kepadatan pada jam-jam tertentu.

