Banjir Rendam Lubuk Lingkuk, Bupati Bangka Tengah Tinjau Langsung Lokasi Terdampak

Sumber Foto ; Wow Babel

Bangka, Harianmedia — Banjir merendam permukiman warga di Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, pada Jumat, 9 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak sehari sebelumnya, ditambah kondisi pasang air laut yang menyebabkan aliran air meluap ke kawasan permukiman.

Genangan air mulai memasuki rumah warga sejak dini hari. Sejumlah titik di desa tersebut tergenang dengan ketinggian bervariasi, terutama di kawasan yang berada di dataran rendah dan dekat aliran sungai. Aktivitas warga sempat terganggu akibat akses jalan yang terendam air.

Warga setempat menyebutkan hujan turun cukup lama sejak Kamis malam. Air yang terus bertambah menyebabkan halaman rumah, jalan desa, hingga bagian dalam rumah warga terendam. Beberapa warga memilih tetap bertahan di rumah sambil mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah langsung melakukan pemantauan setelah menerima laporan dari aparat desa dan kecamatan. Pada hari yang sama, Bupati Bangka Tengah turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi warga terdampak serta memastikan penanganan awal berjalan di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat langsung kondisi permukiman yang tergenang dan berinteraksi dengan warga. Pemerintah daerah melakukan pendataan awal terhadap rumah yang terdampak banjir serta memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama banjir berlangsung.

Selain meninjau lokasi, Bupati juga meminta perangkat daerah terkait untuk siaga dan terus memantau perkembangan kondisi air. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Perangkat desa bersama warga turut melakukan upaya penanganan mandiri dengan membersihkan saluran air dan memastikan aliran tidak tersumbat. Warga juga saling membantu memindahkan barang berharga dan perabot rumah tangga agar tidak rusak akibat genangan air.

Hingga Jumat siang, genangan air di sejumlah titik dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, sebagian rumah warga masih tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi. Kondisi ini membuat warga tetap waspada terhadap kemungkinan air kembali naik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Tengah turut berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan pemantauan dan pendataan dampak banjir. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.

Banjir yang terjadi di Lubuk Lingkuk tidak dilaporkan menimbulkan korban jiwa. Namun, sejumlah warga mengalami kerugian material akibat genangan air yang masuk ke rumah dan merusak perabotan.

Warga berharap adanya langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir, terutama saat musim hujan dan pasang air laut. Beberapa warga menyebut banjir serupa pernah terjadi sebelumnya, meski dengan ketinggian yang berbeda.

Pemerintah daerah menyatakan akan mengevaluasi kondisi drainase dan aliran air di wilayah tersebut. Evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Selama proses penanganan, aparat desa dan kecamatan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan informasi yang diterima warga tetap jelas dan akurat. Warga diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Hingga laporan ini disusun pada 9 Januari 2026, kondisi banjir di Desa Lubuk Lingkuk masih dalam pemantauan. Pemerintah daerah memastikan akan terus hadir untuk menangani dampak banjir serta membantu warga terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *