Pati, Harianmedia — Sebuah mobil tahanan milik Kejaksaan Negeri Pati mengalami insiden lalu lintas usai mengantar terdakwa perkara Botok Cs mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Pati, Jawa Tengah, Rabu, 7 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi tidak lama setelah sidang selesai digelar dan menjadi perhatian publik.
Insiden itu melibatkan mobil tahanan yang digunakan untuk membawa dua terdakwa dalam perkara yang dikenal sebagai Botok Cs. Mobil tersebut dilaporkan menabrak seorang perempuan di sekitar area pengadilan saat hendak meninggalkan lokasi usai persidangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan seorang perempuan yang berada di pinggir jalan ketika mobil tahanan melintas. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan membutuhkan pertolongan medis. Warga di sekitar lokasi segera memberikan bantuan awal kepada korban.
Peristiwa ini terjadi setelah sidang lanjutan perkara Botok Cs selesai dilaksanakan. Sidang tersebut merupakan bagian dari proses hukum terhadap dua terdakwa yang sebelumnya terlibat dalam kasus pemblokiran jalan di wilayah Pati. Seusai sidang, kedua terdakwa langsung dibawa kembali menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Pati.
Dalam kejadian itu, mobil tahanan disebut tidak berhenti lama di lokasi setelah terjadi tabrakan. Korban dilaporkan sempat ditinggalkan di tempat kejadian sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dari warga sekitar. Kondisi tersebut memicu perhatian dan reaksi dari masyarakat yang berada di sekitar pengadilan.
Pihak kepolisian setempat kemudian menerima laporan terkait insiden tersebut. Aparat melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan untuk mengetahui kronologi kejadian secara lengkap, termasuk posisi kendaraan dan kondisi korban saat kejadian berlangsung.
Sementara itu, pihak Kejaksaan Negeri Pati menyatakan telah mengetahui adanya insiden yang melibatkan mobil tahanan mereka. Pihak kejaksaan menyampaikan akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan penanganan kejadian tersebut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Korban yang tertabrak mobil tahanan dilaporkan mendapatkan perawatan medis. Hingga Rabu sore, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terkini korban, namun korban telah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan.
Insiden ini terjadi di tengah perhatian publik terhadap jalannya persidangan Botok Cs. Perkara tersebut sebelumnya menyita perhatian karena berkaitan dengan aksi pemblokiran jalan yang berdampak pada aktivitas masyarakat di wilayah Pantura Pati.
Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Pati berlangsung dengan pengamanan ketat. Sejumlah aparat kepolisian dan petugas pengadilan disiagakan untuk memastikan jalannya persidangan berlangsung aman dan tertib.
Usai persidangan, mobil tahanan Kejari Pati membawa terdakwa keluar dari kompleks pengadilan. Pada saat itulah insiden lalu lintas terjadi di sekitar area tersebut. Lokasi kejadian berada di jalur yang biasa dilalui kendaraan umum dan pejalan kaki.
Warga yang berada di lokasi menyebutkan bahwa situasi sempat menimbulkan kepanikan. Beberapa orang langsung mendekati korban untuk memberikan pertolongan awal sambil menunggu bantuan medis tiba.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena melibatkan kendaraan operasional aparat penegak hukum. Masyarakat berharap kejadian ini dapat ditangani secara terbuka dan bertanggung jawab oleh pihak terkait.
Pihak kepolisian menyatakan akan menelusuri peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa pengemudi mobil tahanan dan saksi di lokasi kejadian. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat unsur kelalaian dalam insiden tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai sanksi atau langkah lanjutan yang akan diambil terkait insiden tersebut. Aparat masih melakukan pendalaman untuk melengkapi data dan keterangan yang diperlukan.
Kejadian ini menambah daftar insiden lalu lintas yang terjadi di sekitar area pengadilan, khususnya saat berlangsungnya persidangan dengan pengamanan ketat. Kepadatan kendaraan dan aktivitas keluar masuk sering kali meningkatkan risiko kecelakaan.
Pemerintah daerah setempat mengimbau agar seluruh pengguna jalan, termasuk kendaraan operasional instansi, tetap mengutamakan keselamatan berlalu lintas, terutama di area publik yang ramai aktivitas pejalan kaki.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap menunggu hasil penelusuran resmi dari aparat berwenang terkait insiden tersebut. Informasi yang berkembang diharapkan merujuk pada sumber resmi agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran.
Insiden mobil tahanan Kejari Pati ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan kendaraan operasional, khususnya saat membawa tahanan dan melintas di area publik. Penanganan yang transparan diharapkan dapat memberikan kepastian bagi semua pihak.

