Sukoharjo, Harianmedia — Kebakaran terjadi di sebuah gudang penyimpanan gas elpiji yang berada di wilayah Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Jumat, 3 Januari 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan kobaran api cukup besar dan sempat menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke udara dan dapat disaksikan dari jarak yang cukup jauh.
Gudang yang terbakar diketahui digunakan sebagai tempat penyimpanan tabung gas elpiji. Saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca di wilayah tersebut dilaporkan gerimis ringan. Meski demikian, api tetap dengan cepat membesar dan melalap bagian bangunan gudang. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya menjauh dari lokasi untuk menghindari potensi bahaya yang lebih besar.
Informasi awal mengenai kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran pada malam hari. Setelah laporan masuk, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penanganan dan mencegah api meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar gudang.
Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air ke titik-titik api yang masih aktif. Proses pemadaman dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat di dalam gudang terdapat tabung gas elpiji yang berpotensi menimbulkan ledakan apabila terkena panas berlebih. Petugas juga melakukan pengamanan area guna memastikan tidak ada warga yang berada terlalu dekat dengan lokasi kebakaran.
Kobaran api yang cukup besar sempat menyulitkan proses pemadaman. Namun, berkat kerja sama antarpersonel dan dukungan peralatan yang memadai, api secara bertahap berhasil dikendalikan. Petugas fokus mendinginkan area sekitar gudang untuk mencegah munculnya kembali titik api yang dapat memicu kebakaran lanjutan.
Warga sekitar menyebutkan bahwa api terlihat mulai membesar dari bagian dalam gudang sebelum akhirnya menjalar ke seluruh bangunan. Suara letupan kecil sempat terdengar, diduga berasal dari tabung gas yang terpapar panas. Kondisi tersebut membuat warga semakin waspada dan memilih menjauh dari lokasi demi keselamatan.
Selama proses penanganan berlangsung, aparat terkait turut melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi petugas pemadam kebakaran serta menghindari kemacetan akibat kerumunan warga yang ingin melihat langsung peristiwa tersebut.
Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas memastikan bahwa seluruh area gudang telah dikosongkan dan tidak terdapat orang di dalam bangunan saat kebakaran terjadi. Meski demikian, potensi kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan cukup besar, mengingat bangunan gudang dan sejumlah tabung gas mengalami kerusakan.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh di area gudang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang masih menyala dan dapat memicu kebakaran ulang. Petugas juga mengamankan lokasi dengan memasang garis pembatas agar tidak ada pihak yang masuk tanpa kepentingan.
Pihak berwenang menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Sejumlah kemungkinan penyebab akan ditelusuri, termasuk kondisi instalasi di dalam gudang serta aktivitas yang dilakukan sebelum kejadian. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan yang diperlukan.
Peristiwa kebakaran gudang gas elpiji ini menjadi perhatian masyarakat setempat mengingat potensi bahaya yang dapat ditimbulkan. Keberadaan tabung gas dalam jumlah besar memerlukan pengelolaan dan pengawasan yang ketat agar risiko kebakaran dapat diminimalkan. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Pemerintah daerah setempat mengimbau pemilik usaha penyimpanan gas elpiji untuk selalu mematuhi standar keselamatan yang berlaku. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi gudang, instalasi, serta sistem keamanan dinilai penting untuk mencegah terjadinya insiden yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila melihat tanda-tanda potensi kebakaran atau aktivitas yang berisiko tinggi di lingkungan sekitar. Respons cepat dari warga dan petugas dinilai sangat membantu dalam meminimalkan dampak kebakaran.
Kebakaran yang terjadi di Sukoharjo ini menambah daftar peristiwa serupa yang melibatkan tempat penyimpanan bahan mudah terbakar. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan dan prosedur keselamatan di lokasi-lokasi penyimpanan gas menjadi hal yang sangat penting.
Dengan berakhirnya proses pemadaman dan pengamanan lokasi, aktivitas warga di sekitar gudang secara bertahap kembali normal. Namun, area bekas kebakaran masih berada dalam pengawasan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati lokasi sebelum dinyatakan aman sepenuhnya.
Perkembangan lebih lanjut terkait hasil penyelidikan dan taksiran kerugian akibat kebakaran ini akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan. Pihak berwenang memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku demi keselamatan dan ketertiban masyarakat.

