Truk Keramik Alami Peristiwa Lalu Lintas di Sekitar Pasar Kertek Wonosobo

Sumber Foto : Dok Humas Polres Wonosobo

Wonosobo, Harianmedia — Sebuah truk tronton bermuatan keramik mengalami peristiwa lalu lintas di kawasan Pasar Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi. Insiden tersebut terjadi di jalur utama yang dikenal memiliki kontur menurun dan menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas perdagangan dan mobilitas warga.

Peristiwa itu berlangsung saat arus lalu lintas mulai ramai oleh kendaraan dan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pasar. Truk yang datang dari arah Parakan menuju pusat Kota Wonosobo dilaporkan mengalami gangguan saat melintas di jalur tersebut, sehingga laju kendaraan tidak dapat dikendalikan secara optimal.

Akibat kejadian itu, truk keluar dari kendali dan berhenti setelah mengenai sejumlah objek di sekitar pertigaan Pasar Kertek. Muatan keramik yang diangkut kendaraan tersebut sebagian jatuh dan berserakan di badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas di lokasi sempat terganggu.

Petugas kepolisian bersama unsur terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan area. Langkah cepat dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan lebih panjang dan memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya yang melintas di kawasan tersebut.

Selain pengamanan, petugas juga mengatur arus kendaraan dengan memberlakukan sistem buka-tutup jalur. Pengendara yang melintas dari dua arah diminta untuk memperlambat laju kendaraan dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keamanan bersama.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi peristiwa dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, beberapa bangunan di area pertigaan, termasuk bangunan usaha di sekitar pasar, mengalami kerusakan akibat dampak peristiwa tersebut.

Kawasan Pasar Kertek dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas yang cukup padat, terutama pada pagi hari. Aktivitas jual beli yang berlangsung sejak dini hari sering kali membuat volume kendaraan meningkat, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan bermuatan besar.

Petugas di lapangan juga melakukan evakuasi terhadap truk beserta muatan keramik yang berserakan di jalan. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas di sekitar pasar yang tetap berjalan.

Pembersihan sisa muatan dilakukan dengan melibatkan petugas gabungan dan dibantu warga sekitar. Keramik yang pecah maupun masih utuh dipindahkan dari badan jalan agar kondisi lalu lintas dapat kembali normal secepat mungkin.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penanganan peristiwa lalu lintas tersebut dilakukan sesuai prosedur. Pendataan terhadap kendaraan, pengemudi, serta dampak yang ditimbulkan masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh aspek kejadian tercatat dengan baik.

Hingga proses penanganan selesai, arus lalu lintas di sekitar Pasar Kertek secara bertahap kembali lancar. Kendaraan yang sebelumnya tertahan mulai dapat melintas normal setelah petugas memastikan kondisi jalan aman untuk dilewati.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat mengingat jalur Kertek–Wonosobo merupakan salah satu akses utama yang kerap dilalui kendaraan dengan muatan besar. Kontur jalan yang menurun menuntut kewaspadaan tinggi bagi setiap pengemudi, khususnya kendaraan berat.

Petugas mengimbau kepada para pengemudi agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi jalur dengan karakteristik khusus seperti tanjakan dan turunan panjang.

Selain itu, pengguna jalan juga diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Kewaspadaan bersama dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.

Hingga Sabtu siang, situasi di sekitar Pasar Kertek Wonosobo dilaporkan telah terkendali. Aktivitas pasar kembali berjalan normal, dan petugas tetap bersiaga untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *