Sumber Foto: AJNN/Saifullah.

Aceh, Harianmedia — Akses jalan di kawasan Tenge Besi, yang menghubungkan wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, ditutup sementara mulai Senin, 22 Desember 2025. Penutupan dilakukan seiring dengan proses perbaikan jembatan dan badan jalan yang mengalami kerusakan akibat terdampak banjir besar beberapa waktu lalu.

Penutupan akses jalan tersebut diumumkan oleh pihak berwenang setempat guna mendukung kelancaran pekerjaan perbaikan dan menjamin keselamatan pengguna jalan. Selama masa penutupan, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak diperkenankan melintas di jalur utama Tenge Besi.

Kondisi jembatan dan badan jalan di kawasan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Arus banjir menyebabkan sebagian struktur jalan tergerus, sehingga dikhawatirkan tidak aman untuk dilalui kendaraan. Atas pertimbangan tersebut, pemerintah daerah bersama instansi terkait memutuskan untuk menutup sementara akses jalan hingga proses perbaikan selesai dilakukan.

Pekerjaan perbaikan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan dukungan aparat kepolisian setempat. Di lokasi perbaikan, alat berat dikerahkan untuk memperbaiki struktur jalan dan memastikan kondisi jembatan kembali layak digunakan. Petugas juga memasang rambu-rambu penutupan dan pengamanan di sekitar area pekerjaan.

Selama penutupan berlangsung, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan. Masyarakat diimbau untuk mengikuti petunjuk petugas di lapangan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di sekitar lokasi penutupan. Pengalihan arus dilakukan guna menghindari kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan.

Warga setempat mengakui bahwa penutupan jalan berdampak pada aktivitas sehari-hari, terutama bagi pengguna jalan yang biasa melintas di jalur tersebut. Namun demikian, sebagian warga menyatakan dapat memahami langkah penutupan sementara tersebut karena kondisi jalan dinilai memang belum aman untuk dilalui.

Pihak kepolisian yang turut mengamankan lokasi menyampaikan bahwa penutupan dilakukan sepenuhnya demi keselamatan masyarakat. Petugas berjaga di sekitar area untuk memastikan tidak ada kendaraan yang nekat melintas, sekaligus membantu mengarahkan pengguna jalan menuju jalur alternatif.

Selain kendaraan bermotor, akses bagi kendaraan angkutan barang juga dihentikan sementara. Hal ini dilakukan untuk menghindari beban berlebih pada struktur jembatan yang tengah diperbaiki. Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat bersabar hingga proses perbaikan selesai dan akses jalan kembali dibuka secara normal.

Hingga saat ini, proses perbaikan masih terus berlangsung. Pihak pelaksana pekerjaan menargetkan perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin, namun waktu pembukaan kembali akses jalan akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan kelayakan struktur jembatan dan badan jalan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi. Warga diminta untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan potensi bahaya di sekitar jalur alternatif yang digunakan selama penutupan berlangsung.

Penutupan sementara akses jalan di Tenge Besi diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan infrastruktur serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah perbaikan rampung, akses jalan tersebut direncanakan kembali dibuka untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *