Korsleting Listrik Diduga Sebabkan Kebakaran di Grobogan, Seorang Kakek Jadi Korban

Sumber : Muriana News

Grobogan, Harianmedia — ebuah kebakaran hebat melanda kawasan Dusun Gemblung, Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu malam, 12 November 2025. Insiden ini menewaskan seorang pria lanjut usia dan menghanguskan tiga rumah warga.

Peristiwa bermula sekitar pukul 19.45 WIB ketika warga setempat, Hadi Prayitno (75), mendengar suara letupan dan mencium bau asap dari arah rumah tetangganya, Salim (48). Saat itu, sebagian penghuni rumah sedang berada di rumah tetangga untuk membantu acara rewang. Melihat kepulan asap yang semakin tebal, Hadi segera memanggil warga lain dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wirosari serta Pemadam Kebakaran Grobogan.

pi diduga berasal dari korsleting listrik pada kipas angin di ruang tamu rumah Salim yang masih menyala ketika rumah ditinggalkan. Kobaran api dengan cepat menjalar ke dua rumah di sebelahnya karena kondisi bangunan berdempetan dan sebagian besar terbuat dari bahan kayu.

Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu petugas datang. Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama petugas Polsek Wirosari tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 WIB. Upaya pemadaman berlangsung hingga pukul 21.30 WIB, ketika api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya.

Namun, musibah ini menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Seorang lansia bernama Sukani (75), yang diketahui sedang berada di rumah saat kebakaran terjadi, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya. Korban yang menderita penyakit stroke tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar.

Petugas gabungan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah api berhasil dipadamkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran kuat diduga akibat hubungan arus pendek listrik, meski pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.

Tim Inafis dari Polres Grobogan juga dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan dokumentasi. Jenazah korban, Sukani, kemudian dievakuasi ke Puskesmas Wirosari untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Warga sekitar tampak terpukul atas kejadian ini. Banyak yang mengenal korban sebagai sosok ramah dan sering membantu kegiatan masyarakat. Beberapa warga mengatakan bahwa korban memang tinggal seorang diri karena anak-anaknya bekerja di luar kota.

Kebakaran ini menjadi salah satu peristiwa paling tragis di wilayah Grobogan dalam beberapa bulan terakhir. Masyarakat di Desa Dokoro kini bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan membantu keluarga korban.

Kondisi ketiga rumah yang terbakar kini rata dengan tanah. Sejumlah relawan dan organisasi masyarakat ikut turun tangan memberikan bantuan. Bantuan logistik dan dana darurat mulai disalurkan oleh berbagai pihak, termasuk dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan.

Kapolsek Wirosari, melalui keterangan yang dikonfirmasi oleh petugas di lapangan, menyampaikan bahwa kebakaran tersebut menimpa tiga rumah, masing-masing milik Salim, Sukani, dan Warsiti. Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp150 juta.

Dari hasil pemeriksaan sementara, api berasal dari bagian ruang tamu rumah Salim. Besar kemungkinan penyebabnya korsleting listrik pada kipas angin yang masih menyala di ruang tamu rumah milik Salim.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *