India, Harianmedia — Pada Senin malam, 10 November 2025, sebuah ledakan mobil mengguncang kawasan padat lalu-lintas di dekat gerbang stasiun metro Gate 1 dari landmark bersejarah Red Fort di Old Delhi. Ledakan ini menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai sekitar dua puluh lainnya.
Kronologi Kejadian
Sekitar pukul 18.52 waktu setempat (IST), sebuah kendaraan yang bergerak lambat berhenti di lampu merah dekat area stasiun metro Red Fort. Tidak lama kemudian, ledakan hebat terjadi dalam kendaraan tersebut, yang kemudian menyebabkan beberapa kendaraan di sekitarnya ikut terbakar — termasuk enam mobil dan tiga auto-rickshaw menurut pihak pemadam kebakaran Delhi. Warga sekitar menyebut suara “ledakan besar” mengguncang gedung di sekitarnya.
Lokasi dan Konteks
Lokasi persis insiden berada di kawasan Old Delhi — sebuah zona yang padat dengan pedagang kaki lima, turis, dan lalu-lintas kendaraan yang tinggi. Red Fort merupakan benteng bersejarah era Mughal dan simbol nasional, yang tiap tahunnya menjadi tempat pidato kemerdekaan dari perdana menteri. Karena lokasinya yang sangat tersibuk dan ramai, ledakan ini memicu kepanikan luas dan kerusakan yang cukup besar.
Korban dan Dampak Awal
Menurut polisi Delhi, korban tewas sebanyak delapan orang, sementara korban luka sekitar dua puluh orang. Pihak berwenang menyebut bahwa kemungkinan besar korban yang berada dalam kendaraan ledakan termasuk korban tewas, namun belum ada konfirmasi resmi per-nama mengenai identitas. Pemadam kebakaran mengonfirmasi bahwa api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam setelah ledakan.
Respon Pemerintah dan Keamanan
Pemerintah India segera menanggapi insiden ini dengan meningkatkan keamanan di berbagai wilayah, termasuk stasiun kereta, bandara, dan kota-kota besar sekitarnya seperti Mumbai dan negara bagian Uttar Pradesh. Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan bahwa semua pihak yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan dan tidak akan dibiarkan begitu saja. Polisi Delhi telah mengajukan penyelidikan di bawah undang-undang anti-terorisme utama India, yaitu Unlawful Activities (Prevention) Act (UAPA).
Investigasi dan Status Terkini
Penyelidikan masih dalam tahap awal. Pihak forensik diperbantukan untuk memeriksa material bukti dari lokasi ledakan. Pemilik kendaraan yang digunakan dalam ledakan telah ditangkap oleh polisi India. Seluruh skenario—apakah ledakan akibat kecelakaan teknis, bahan peledak disengaja, atau aksi teroris—masih belum dikonfirmasi. Polisi menyatakan bahwa semua kemungkinan sedang diselidiki.
Ledakan ini mengingatkan kembali bahwa meskipun Delhi memiliki pengamanan yang ketat, wilayah kota tua yang padat dengan kendaraan dan pejalan kaki sulit diawasi secara menyeluruh. Lokasi yang dekat dengan objek wisata dan lalu-lintas tinggi semakin memperumit proses pengamanan. Dengan pengajuan penyelidikan di bawah undang-undang anti-terorisme, pemerintah mendapat tekanan untuk segera memperjelas situasi dan mengembalikan rasa aman publik.
Ledakan mobil di dekat Red Fort pada 10 November 2025 merupakan insiden serius yang menewaskan delapan orang dan melukai puluhan lainnya. Pemerintah India merespon dengan peningkatan keamanan dan penyelidikan di bawah hukum anti-terorisme, namun penyebab pasti masih belum ditetapkan hingga hari ini, 12 November 2025. Warga Delhi dan pengunjung diminta tetap waspada dan mengikuti instruksi pihak berwenang.

