Jakarta, Harianmedia — Pada Jumat, 31 Oktober 2025, pihak Polda Metro Jaya resmi membenarkan penangkapan artis sekaligus musisi Onadio Leonardo, akrab disapa Onad, terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, menyatakan “Benar (Onad ditangkap)”.
Meski pengumuman resmi telah disampaikan, sejumlah rincian hingga saat ini masih belum dirilis ke publik. Kronologi penangkapan, jenis barang bukti yang diamankan, hingga lokasi tepat penangkapan belum dipaparkan secara rinci oleh polisi.
Penangkapan dan Status Pemeriksaan
Berdasarkan laporan, Onad kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Kombes Ahmad David menyatakan bahwa penyidikan masih berlangsung dan detail akan diinformasikan setelah pemeriksaan selesai.
Meski demikian, belum dapat dipastikan kapan tepatnya penangkapan berlangsung dan dalam kondisi apa, baik lokasi maupun waktu masih menjadi bagian dari penyelidikan internal penyidik.
Profil Onad
Onad, nama lengkap Leonardo Arya, dikenal sebagai vokalis band Killing Me Inside sebelum berkarier solo di bidang musik dan film. Ia lahir pada 4 Januari 1990 dan telah tampil dalam sejumlah film layar lebar di Indonesia.
Dalam pernyataan awal, polisi menyampaikan bahwa saat ini fokus adalah pemeriksaan terhadap Onad dan bahwa publik akan menerima keterangan lebih lanjut setelah proses penyidikan berjalan. Tidak ada keterangan resmi mengenai apakah Onad telah ditetapkan sebagai tersangka atau belum, maupun motif penyalahgunaan atau keterlibatan lainnya.
Penangkapan ini belum diikuti dengan pernyataan resmi bahwa Onad telah ditetapkan sebagai tersangka.
Detail kronologi dan barang bukti masih dirahasiakan oleh pihak penyidik.
Kasus ini masih dalam tahap awal penyidikan, sehingga informasi dapat berkembang sewaktu-waktu.
Situasi Hingga Siang 31 Oktober 2025
Hingga siang hari ini, 31 Oktober 2025, belum ada perkembangan baru terkait barang bukti, pihak lain yang diduga terlibat, atau kapan rilis resmi dari pihak kepolisian atas kasus ini. Media nasional masih memantau dan menunggu rilis resmi dari penyidik.

