Nenek di Pasar Cibungbulang Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kepolisian

Sumber Foto : Bogor Viva

Bogor, Harianmedia — Peristiwa yang melibatkan seorang perempuan lanjut usia berinisial RU (60) di Pasar Saptu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian masyarakat setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, perempuan berambut putih itu terlihat dikerumuni sejumlah orang dan mengalami perlakuan yang tidak pantas. Kejadian tersebut diketahui berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, sekitar pukul 07.30 WIB, setelah perempuan tersebut diduga mengambil sejumlah barang dagangan milik pedagang pasar tanpa melakukan pembayaran.

Peristiwa itu bermula ketika sejumlah pedagang mengetahui adanya dugaan pengambilan barang dagangan di kawasan pasar. Salah satu barang yang disebut dalam keterangan kepolisian adalah sandal milik pedagang. Setelah kejadian tersebut diketahui, beberapa orang kemudian mengamankan RU untuk dimintai keterangan mengenai barang-barang yang diduga diambilnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian dari pengelola Pasar Saptu dan Ketua RW 03 Desa Situ Udik, RU diduga mengambil sejumlah kebutuhan sehari-hari dari beberapa lapak pedagang. Barang-barang tersebut meliputi delapan kemasan minyak goreng, mi instan, tempe, bawang putih, cabai, bakso, sabun deterjen, sabun batang, serta sandal.

Kejadian tersebut kemudian berkembang menjadi perhatian setelah sejumlah warga berkumpul di sekitar perempuan tersebut. Dalam video yang beredar, RU terlihat dikerumuni warga dan dibawa keluar dari area pasar. Rekaman itu juga memperlihatkan kerudung yang dikenakannya mengalami kerusakan setelah disayat menggunakan cutter. Selain itu, bagian pakaian yang dikenakannya terlihat robek.

Video tersebut menyebar melalui media sosial dan mengundang berbagai tanggapan dari masyarakat. Perhatian publik tidak hanya tertuju pada dugaan pengambilan barang dagangan, tetapi juga pada perlakuan yang dialami perempuan lanjut usia tersebut ketika berada di tengah kerumunan warga.

Setelah kejadian di pasar, RU kemudian diamankan oleh pengelola pasar bersama aparat setempat untuk menghindari situasi semakin memburuk. Perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke rumah Ketua RW 03 Desa Situ Udik. Di lokasi itu, sejumlah pihak berusaha menenangkan keadaan sekaligus mencari informasi mengenai identitas dan tempat tinggalnya.

Dalam proses tersebut, RU juga diberikan makanan, minuman, pakaian, dan kerudung. Pengelola pasar berupaya mengetahui alamat tempat tinggal serta menghubungi keluarganya. Namun, saat itu informasi mengenai identitas dan alamat lengkap perempuan tersebut belum diperoleh secara jelas.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Ketua RT setempat kemudian mengantar RU pulang menggunakan angkutan umum dengan tujuan menghindari kemungkinan munculnya persoalan lanjutan di pasar. Pengantaran tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan situasi yang berkembang di antara pedagang dan warga yang berada di lokasi.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Suyoko menjelaskan bahwa peristiwa tersebut tidak dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian. Informasi mengenai kejadian baru ditelusuri setelah video yang memperlihatkan peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat. Polisi kemudian melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari pengelola pasar serta pengurus lingkungan setempat untuk memastikan waktu dan rangkaian kejadian.

Menurut keterangan kepolisian, barang-barang yang diduga diambil RU telah dikembalikan kepada pemiliknya. Dengan demikian, barang dagangan yang menjadi persoalan dalam kejadian tersebut sudah diserahkan kembali kepada pedagang yang bersangkutan.

Perkembangan berikutnya terjadi pada Minggu, 8 November 2026. Kapolsek Cibungbulang bersama petugas Dinas Sosial mendatangi kediaman RU di wilayah Batu Tulis, Kota Bogor. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan perempuan tersebut sekaligus mengetahui kondisi keluarga dan keadaan sosial ekonominya setelah peristiwa di pasar menjadi perhatian publik.

Dalam keterangannya kepada petugas, RU mengaku mengambil barang-barang kebutuhan sehari-hari karena mengalami kesulitan ekonomi. Ia menyampaikan bahwa suaminya telah mengalami sakit selama kurang lebih empat tahun sehingga membutuhkan perawatan. Kondisi tersebut, menurut pengakuannya, turut memengaruhi kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Suyoko juga menjelaskan bahwa kondisi suami RU mengalami komplikasi penyakit dan stroke ringan. Keadaan tersebut menjadi salah satu informasi yang diperoleh polisi ketika mendatangi kediaman perempuan lanjut usia itu bersama Dinas Sosial.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penelusuran kondisi keluarga RU setelah identitas dan tempat tinggalnya berhasil diketahui. Kehadiran petugas Dinas Sosial juga berkaitan dengan upaya mengetahui keadaan sosial keluarga yang bersangkutan. Meski demikian, informasi mengenai bentuk bantuan sosial tertentu yang telah diberikan belum disampaikan secara terperinci dalam keterangan yang tersedia.

Terkait penanganan kejadian di pasar, Kapolsek Cibungbulang mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri ketika menemukan seseorang yang diduga melakukan pelanggaran. Menurutnya, masyarakat sebaiknya segera menghubungi kepolisian agar persoalan dapat ditangani melalui prosedur yang berlaku. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah munculnya persoalan baru akibat tindakan warga di luar proses penanganan hukum.

Peristiwa di Pasar Saptu ini memperlihatkan dua persoalan yang menjadi perhatian, yakni dugaan pengambilan barang dagangan dan perlakuan terhadap seorang perempuan lanjut usia setelah kejadian tersebut. Dugaan pelanggaran yang dilakukan seseorang tetap perlu ditangani melalui proses yang sesuai, sementara tindakan warga yang mempermalukan atau merusak pakaian orang lain bukan merupakan penyelesaian yang tepat.

Hingga Minggu, 8 November 2026, kepolisian telah melakukan penelusuran, meminta keterangan dari pihak terkait, serta mendatangi kediaman RU bersama Dinas Sosial. Barang-barang yang diduga diambil juga telah dikembalikan kepada pemiliknya. Sementara itu, informasi mengenai kondisi keluarga RU telah diperoleh melalui kunjungan petugas. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari penanganan setelah video kejadian di Pasar Saptu, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menyebar luas dan menjadi perhatian masyarakat.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *