Banjir Sore Hari di KIC Semarang, Warga Berusaha Selamatkan Motor dari Arus

Sumber Foto : Instagram Info Seputar Semarang

Semarang, Harianmedia — Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Kamis sore, 26 Februari 2026, menyebabkan banjir di kawasan Kawasan Industri Candi (KIC). Air menggenangi sejumlah ruas jalan di dalam area industri tersebut dengan ketinggian bervariasi. Arus air yang cukup deras membuat aktivitas lalu lintas terganggu dan sejumlah pengendara motor kesulitan melintas.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi turun sejak siang hingga menjelang sore. Air hujan yang tidak tertampung saluran drainase mengalir deras di badan jalan, membentuk arus yang menyerupai aliran sungai kecil. Beberapa titik terlihat mengalami genangan cukup dalam, terutama di ruas jalan yang lebih rendah.

Dalam situasi tersebut, sebuah sepeda motor dilaporkan hampir hanyut terbawa arus. Rekaman video yang beredar memperlihatkan motor itu berada di tengah genangan dengan arus yang mendorongnya. Beberapa warga dan orang di sekitar lokasi terlihat berupaya menahan kendaraan tersebut agar tidak terseret lebih jauh.

Upaya penyelamatan dilakukan dengan cara memegang bagian motor dan mendorongnya ke sisi jalan yang lebih aman. Arus air yang deras sempat membuat posisi motor sulit dikendalikan. Namun, berkat bantuan beberapa orang, kendaraan itu akhirnya berhasil diamankan dan dipindahkan dari aliran air yang paling kuat.

Kejadian ini berlangsung pada sore hari saat sebagian pekerja di kawasan industri bersiap pulang kerja. Kondisi banjir membuat sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat harus berjalan pelan. Beberapa pengendara memilih berhenti dan menunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan.

Berdasarkan laporan yang beredar pada hari yang sama, genangan air di kawasan tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi dalam waktu relatif singkat. Air yang mengalir dari wilayah sekitar turut menambah volume genangan di area jalan. Kombinasi antara intensitas hujan dan kapasitas drainase yang terbatas menyebabkan air cepat meluap ke permukaan jalan.

Sejumlah saksi di lokasi menyebutkan arus air terasa cukup kuat untuk ukuran genangan jalan. Pengendara yang nekat menerobos banjir berisiko kehilangan keseimbangan. Dalam video yang beredar, terlihat air bergerak cepat dan mendorong kendaraan yang tidak dalam kondisi mesin menyala.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran bagi para pekerja dan warga yang melintas. Kejadian motor hampir hanyut menjadi perhatian karena memperlihatkan derasnya arus yang terbentuk akibat hujan deras.

Kawasan Industri Candi sendiri merupakan salah satu area industri di Kota Semarang yang setiap hari dipadati aktivitas kendaraan logistik dan pekerja. Ketika hujan deras turun, genangan air di beberapa titik bukan kali pertama terjadi. Kondisi topografi dan sistem saluran air sangat berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya genangan surut.

Pada sore kejadian, beberapa kendaraan roda dua terlihat mogok setelah nekat menerobos banjir. Air yang masuk ke bagian mesin membuat kendaraan tidak dapat langsung dinyalakan kembali. Pengendara kemudian menuntun motornya ke tempat yang lebih kering untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Arus lalu lintas di dalam kawasan sempat melambat. Pengemudi mobil memilih berhati-hati dan menjaga jarak untuk menghindari cipratan air berlebihan serta risiko tergelincir. Situasi ini membuat antrean kendaraan terjadi di sejumlah ruas jalan internal kawasan industri.

Video peristiwa motor yang hampir hanyut cepat menyebar melalui media sosial pada hari yang sama. Rekaman tersebut memperlihatkan beberapa orang bekerja sama menahan kendaraan di tengah arus. Momen itu menjadi gambaran nyata dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

Banjir yang terjadi bersifat sementara dan berangsur surut setelah hujan reda. Seiring menurunnya intensitas hujan, ketinggian air perlahan berkurang. Kendaraan yang sempat tertahan mulai bisa melintas kembali meski tetap harus berhati-hati.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berkendara di tengah hujan deras. Genangan air tidak hanya berisiko menyebabkan mesin mati, tetapi juga bisa menyeret kendaraan jika arus cukup kuat. Kondisi jalan yang tertutup air juga menyulitkan pengendara melihat lubang atau permukaan tidak rata.

Hujan deras pada 26 Februari 2026 tercatat menyebabkan genangan di beberapa titik Kota Semarang, termasuk di area industri tersebut. Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat kerap memicu limpasan air yang tidak langsung tertampung sistem drainase.

Di lokasi kejadian, sebagian pekerja terlihat membantu mengatur lalu lintas secara spontan agar kendaraan tidak memaksakan diri melewati arus terdalam. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang pada kendaraan lain.

Motor yang hampir hanyut itu akhirnya berhasil diamankan tanpa kerusakan besar yang terlihat dalam rekaman. Warga yang membantu kemudian memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi. Setelah situasi relatif aman, aktivitas perlahan kembali normal.

Peristiwa banjir di Kawasan Industri Candi pada sore hari tersebut menjadi perhatian karena terjadi pada jam sibuk. Banyak pekerja yang hendak pulang sehingga kepadatan kendaraan cukup tinggi. Kondisi genangan dan arus membuat perjalanan yang biasanya lancar menjadi tersendat.

Kejadian ini menunjukkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat dapat berdampak langsung pada aktivitas industri dan transportasi. Genangan yang terbentuk cepat bisa berubah menjadi arus deras di jalan yang menurun atau memiliki aliran air terkonsentrasi.

Hingga akhir hari, tidak ada informasi mengenai korban luka maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Situasi berangsur membaik setelah air surut. Kendaraan yang sempat terjebak satu per satu dapat melanjutkan perjalanan.

Banjir sore hari di Kawasan Industri Candi Semarang pada 26 Februari 2026 menjadi gambaran nyata dampak hujan deras terhadap kawasan perkotaan. Kejadian motor yang hampir hanyut memperlihatkan kuatnya arus yang terbentuk di badan jalan. Meski tidak menimbulkan korban, peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di tengah genangan dan arus air.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *