Petugas Tangani Kebakaran Kios di Jalan H. Adam Malik Jambi

Sumber Foto : KOMPAS.COM/ARYO TONDANG

Jambi, Harianmedia — Kebakaran melanda kawasan kios di Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, pada Rabu, 21 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari dan langsung mendapat penanganan dari petugas pemadam kebakaran setelah laporan diterima dari warga sekitar. Api yang cepat membesar membuat sejumlah kios di kawasan tersebut hangus terbakar dan aktivitas warga sempat terganggu.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Warga yang berada di sekitar lokasi pertama kali melihat kepulan asap tebal disertai api dari salah satu kios. Kondisi bangunan yang berdekatan dan sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar ke kios lain di sekitarnya. Situasi ini memicu kepanikan, terutama karena lokasi berada di kawasan usaha yang cukup padat.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi segera bergerak setelah menerima laporan kejadian. Sejumlah armada pemadam dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lain. Petugas juga dibantu aparat kepolisian dan relawan setempat untuk mengamankan area serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran.

Proses pemadaman berlangsung cukup intensif. Petugas menyemprotkan air dari beberapa sisi untuk menjinakkan kobaran api yang terus membesar. Setelah kurang lebih satu jam, api berhasil dikendalikan dan dipastikan tidak lagi menyala. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Dalam peristiwa ini, petugas menemukan satu orang meninggal dunia di dalam salah satu kios yang terbakar. Korban diketahui berada di dalam bangunan saat api mulai membesar dan tidak sempat menyelamatkan diri. Identitas korban telah ditangani oleh pihak berwenang dan jenazah dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut sesuai prosedur.

Selain korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah kios mengalami kerusakan berat. Beberapa kios dilaporkan hangus terbakar, sementara kios lain mengalami dampak panas dan asap. Kerugian materi akibat kebakaran ini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait, termasuk pemilik kios dan instansi pemerintah setempat.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran atau ledakan tabung gas elpiji di salah satu kios. Dugaan tersebut muncul dari temuan awal petugas saat melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Garis polisi dipasang di sekitar lokasi kebakaran untuk memudahkan proses penyelidikan. Petugas kepolisian juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik kios dan warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kronologi kebakaran.

Sementara itu, warga sekitar mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Beberapa saksi menyebut api muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar. Warga berupaya membantu sebisanya sebelum petugas tiba, namun besarnya kobaran api membuat mereka tidak dapat berbuat banyak selain menjauh demi keselamatan.

Pemerintah setempat melalui instansi terkait turut melakukan pemantauan pascakebakaran. Fokus utama diarahkan pada penanganan korban, pengamanan lokasi, serta pendataan kerusakan. Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pemilik kios untuk langkah-langkah lanjutan, termasuk upaya pemulihan aktivitas usaha di kawasan tersebut.

Petugas pemadam kebakaran mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam penggunaan tabung gas dan instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Hingga sore hari, kondisi di sekitar Jalan H. Adam Malik Jambi berangsur kondusif. Aktivitas lalu lintas yang sempat dialihkan kembali normal setelah petugas memastikan lokasi aman. Warga diminta tetap berhati-hati dan tidak mendekati area yang masih dipasangi garis pengaman.

Pihak kepolisian menyatakan akan menyampaikan informasi lanjutan setelah proses penyelidikan selesai dilakukan. Hasil penyelidikan tersebut nantinya akan menjadi dasar penentuan penyebab kebakaran serta langkah hukum apabila ditemukan unsur kelalaian.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di kawasan usaha yang padat. Pemerintah dan aparat terkait berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan keselamatan, sehingga risiko kejadian serupa dapat diminimalkan.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *