Nenek Kepergok Ambil Pakaian di Tanah Abang, Kasus Diselesaikan Lewat Mediasi

Jakarta Pusat, Harianmedia — Peristiwa dugaan pencurian pakaian terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 7 Januari 2026. Seorang nenek kepergok mengambil sejumlah pakaian dari salah satu toko di kawasan tersebut. Kejadian ini sempat menyita perhatian pengunjung pasar dan kemudian menjadi perbincangan luas setelah rekaman videonya beredar di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nenek tersebut diketahui mengambil sebanyak 16 potong pakaian pria. Aksi itu terungkap ketika beberapa potong pakaian yang disembunyikan di balik pakaian pelaku terjatuh di area toko. Penjaga toko yang melihat kejadian tersebut langsung mengamankan nenek itu dan meminta bantuan warga sekitar.

Video saat nenek tersebut diamankan sempat direkam oleh warga dan menyebar luas di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan suasana di sekitar toko yang dipenuhi warga. Kejadian ini kemudian menarik perhatian aparat kepolisian setempat yang segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Setelah diamankan, nenek tersebut dibawa ke pos lingkungan setempat di kawasan Tanah Abang. Polisi kemudian memfasilitasi pertemuan antara nenek dan pemilik toko untuk mencari penyelesaian atas kejadian tersebut. Proses ini dilakukan guna menghindari kericuhan dan memastikan situasi tetap kondusif.

Dalam proses mediasi, pemilik toko dan nenek tersebut menyampaikan keterangan masing-masing. Dari hasil pembahasan, disepakati bahwa sebagian pakaian yang diambil akan dibayarkan, sementara sisanya dikembalikan kepada pemilik toko. Kesepakatan ini diterima oleh kedua belah pihak.

Polisi memastikan bahwa penanganan perkara dilakukan secara persuasif. Setelah kesepakatan dicapai dan kerugian diselesaikan, kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum. Nenek tersebut kemudian diperbolehkan kembali pulang.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa langkah mediasi ditempuh dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi pelaku. Selain itu, penyelesaian secara damai juga dilakukan atas persetujuan penuh dari pemilik toko yang merasa kerugiannya telah diselesaikan.

Kejadian ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang lanjut usia. Banyak warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut berharap agar persoalan dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan di lingkungan pasar.

Aktivitas di Pasar Tanah Abang sempat terganggu sesaat akibat kejadian tersebut. Namun, setelah situasi dikendalikan, aktivitas jual beli kembali berjalan normal. Aparat keamanan tetap melakukan pemantauan guna memastikan kondisi pasar tetap aman dan tertib.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak sendiri apabila menemukan dugaan tindak pidana di ruang publik. Warga diminta untuk menyerahkan penanganan kepada aparat agar kejadian serupa dapat diselesaikan dengan cara yang tepat.

Hingga kini, tidak ada laporan lanjutan terkait kejadian tersebut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini telah selesai setelah adanya kesepakatan mediasi antara kedua belah pihak.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menghormati proses hukum yang berlaku. Penyelesaian melalui dialog dinilai dapat menjadi solusi dalam situasi tertentu apabila disepakati bersama.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *