Gresik, Harianmedia — Pada Jumat, 30 Januari 2026 pagi, sebuah mobil mewah jenis BMW X3 terbakar hebat saat hendak memasuki area pintu masuk Tol Belahanrejo, yang terletak di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Kejadian ini menarik perhatian pengguna jalan dan pihak berwenang karena lokasi kejadian yang berada di titik akses utama jalan tol yang menghubungkan sejumlah wilayah penting di Indonesia bagian Jawa Timur.
Peristiwa bermula sekitar pukul 09.13 WIB ketika mobil tersebut, dengan nomor polisi B 1995 MJ, tengah melaju dari arah Driyorejo menuju Kota Gresik. Kendaraan yang saat itu dikendarai oleh seorang warga bernama Erik Ertanto tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda masalah teknis ketika mendekati gerbang tol. Berdasarkan keterangan pihak Damkarla Gresik, sebelum api terlihat, kepulan asap putih muncul dari bawah kap mesin mobil, menandakan adanya anomali pada mesin kendaraan.
Saksi mata di lokasi menyampaikan bahwa beberapa saat setelah munculnya asap putih tersebut, terdengar bunyi ledakan kecil berasal dari bagian mesin mobil. Ledakan itu disusul oleh timbulnya kobaran api yang langsung membesar dan mulai melalap bodi kendaraan dari bagian depan menuju seluruh sisi mobil. Atas kesadaran akan situasi berbahaya tersebut, pengemudi segera menghentikan mobil, keluar dari kendaraan, dan menjauh ke titik aman untuk menghindari risiko lebih lanjut.
Mengetahui kejadian tersebut, petugas yang berjaga di pintu masuk tol Belahanrejo segera memberikan bantuan awal dengan menghubungi call center 112 untuk melaporkan insiden kebakaran ini ke unit layanan darurat. Laporan itu kemudian diteruskan ke Pos Damkarla Driyorejo, yang merupakan salah satu unit pemadam kebakaran terdekat yang bertanggung jawab atas wilayah Kabupaten Gresik.
Dalam waktu singkat, tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik tiba di lokasi dengan jumlah personel lengkap serta peralatan pemadaman api. Petugas damkar membawa satu unit mobil suplai air dan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menjalankan tugas pemadaman secara efektif. Mengenakan alat pelindung diri lengkap, petugas berlakukan prosedur pemadaman sementara menjinakkan kobaran api yang terus meningkat.
Kobaran api yang cukup intens membuat proses pemadaman memakan waktu lebih dari satu jam. Api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 10.18 WIB, setelah perjuangan petugas damkar memadamkan sisa api yang masih menyala di dalam dan luar kendaraan. Meskipun mobil pribadi tersebut mengalami kerusakan parah akibat api yang melahap hampir seluruh bagian bodinya, proses pemadaman berlangsung tanpa terjadi korban luka ataupun korban jiwa dalam peristiwa ini.
Peristiwa ini kemudian menarik perhatian sejumlah warga yang pada saat itu berada di sekitar lokasi kejadian. Beberapa dari mereka sempat menyaksikan kondisi mobil yang terbakar dan api yang membumbung tinggi sebelum akhirnya petugas damkar tiba dan melakukan pemadaman. Warga yang melihat kejadian ini juga sempat membantu dengan memberi ruang bagi petugas darurat agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal tanpa gangguan dari kerumunan massa yang penasaran.
Pihak petugas pemadam kebakaran memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka terluka dalam insiden ini, karena pengemudi dan penumpangnya berhasil keluar dari mobil sebelum api membesar. Sedangkan kerugian materi yang diakibatkan oleh kebakaran ini masih dalam pendataan oleh pihak terkait, termasuk pemilik kendaraan tersebut dan petugas yang menangani kejadian. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti timbulnya api masih dalam tahap investigasi lanjutan oleh pihak berwenang.
Selain memadamkan api, petugas juga memastikan area kejadian aman bagi pengguna tol yang melintas pada saat itu. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami sedikit perlambatan akibat pemadaman, tetapi pihak petugas tol dan instansi terkait secara cepat melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan atau potensi kecelakaan susulan di jalur tersebut.
Sementara itu, pihak Damkarla Gresik mencatat bahwa insiden kebakaran kendaraan di jalan tol ini menjadi salah satu dari beberapa kejadian kebakaran yang mereka tangani sepanjang bulan Januari 2026. Meningkatnya jumlah kejadian kebakaran menunjukkan kebutuhan akan kewaspadaan lebih tinggi dari pengguna jalan, khususnya kendaraan pribadi. Selama operasi pemadaman berlangsung, petugas damkar juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraannya sebelum melakukan perjalanan, terutama kendaraan yang akan dipakai untuk rute jauh atau melalui akses tol.
Mobil jenis SUV mewah seperti BMW X3 yang terbakar tersebut diperkirakan memiliki nilai miliaran rupiah. Meskipun begitu, keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama, dan hal ini terbukti karena pengemudi berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami cedera serius. Saksi lainnya yang berada di lokasi juga memberi pernyataan bahwa situasi memanas begitu cepat, sehingga langkah evakuasi yang dilakukan oleh pengemudi merupakan tindakan cepat yang menyelamatkan nyawa.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya, terutama ketika kendaraan menunjukkan tanda-tanda kerusakan mesin yang signifikan. Kepulan asap putih yang muncul beberapa menit sebelum api membesar merupakan salah satu indikator awal bahaya yang bisa menghantarkan pada kebakaran kendaraan bila tidak segera ditangani. Dalam hal ini, respon cepat pengemudi serta koordinasi petugas damkar dan layanan darurat terbukti efektif dalam mencegah terjadinya konsekuensi fatal.
Hingga saat ini, pihak berwenang terus menyelidiki apa yang menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran pada mobil jenis BMW X3 tersebut. Pendataan lebih rinci terkait faktor-faktor teknis yang memicu awal kejadian masih dilakukan, dan kemungkinan hasilnya akan menjadi acuan bagi para pemilik kendaraan lain untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
Kejadian mobil terbakar di pintu masuk tol seperti ini merupakan peristiwa yang jarang terjadi tetapi berdampak signifikan bagi pengguna jalan dan operasional tol. Upaya penanganan oleh instansi terkait menunjukkan sinergi antara pengemudi, pihak tol, dan pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat dengan cepat dan efektif. Dengan tidak adanya korban jiwa dan luka, kejadian ini dapat menjadi contoh penanganan darurat yang berhasil diikuti langkah-langkah kemitraan antara masyarakat dan respon cepat aparat.

