Bogor, Harianmedia — kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Insiden ini melibatkan sebuah truk trailer pengangkut ekskavator serta beberapa kendaraan roda empat yang melintas di jalur yang sama. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan gangguan arus lalu lintas di sekitar lokasi sebelum akhirnya dapat ditangani oleh petugas kepolisian dan tim evakuasi.
Kecelakaan terjadi pada pagi hari di salah satu ruas jalan utama Jonggol yang dikenal cukup padat dilalui kendaraan, khususnya kendaraan angkutan barang dan kendaraan pribadi. Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian, truk trailer yang membawa alat berat ekskavator diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman, sehingga pengemudi kesulitan mengendalikan laju kendaraan saat melintas di jalan tersebut. Kondisi ini kemudian memicu benturan dengan kendaraan lain yang berada di depannya.
Akibat hilangnya kendali, truk trailer keluar dari jalur dan masuk ke parit di sisi jalan, sementara ekskavator yang diangkut ikut bergeser dari posisi semula. Dalam kejadian tersebut, beberapa mobil yang berada di sekitar lokasi turut terdampak, mengalami kerusakan pada bagian bodi akibat benturan beruntun. Sejumlah kendaraan terlihat ringsek dan berhenti di badan jalan, sehingga menghambat pergerakan lalu lintas dari kedua arah.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan area dan pengaturan arus lalu lintas. Unit Laka Lantas bersama anggota Polsek Jonggol langsung melakukan langkah awal dengan menutup sebagian jalur dan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang serta menghindari risiko kecelakaan lanjutan di lokasi yang sama.
Dalam insiden ini, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis. Para korban luka dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga laporan ini disusun, tidak ada informasi resmi mengenai korban meninggal dunia, dan kondisi para korban luka disebut dalam keadaan sadar saat dievakuasi.
Proses penanganan kecelakaan berlangsung cukup lama karena melibatkan kendaraan berukuran besar dan alat berat. Evakuasi truk trailer dan ekskavator membutuhkan peralatan khusus serta kehati-hatian agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada jalan. Petugas bekerja sama dengan tim derek untuk memindahkan kendaraan yang terlibat kecelakaan dari badan jalan ke lokasi aman.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di Jonggol sempat tersendat. Antrean kendaraan terlihat mengular dari kedua arah, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari. Sejumlah pengendara memilih memutar balik atau menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Setelah kendaraan yang terlibat berhasil dievakuasi, arus lalu lintas perlahan kembali normal.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penanganan kecelakaan ini sepenuhnya dilakukan oleh Unit Laka Lantas, sementara jajaran Polsek setempat membantu pengamanan lokasi dan pengaturan lalu lintas. Aparat juga melakukan pendataan kendaraan yang terlibat serta meminta keterangan dari para pengemudi dan saksi di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.
Berdasarkan pemeriksaan awal, dugaan sementara mengarah pada masalah teknis pada kendaraan trailer, khususnya sistem pengereman. Namun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor lain seperti kondisi jalan dan kepadatan lalu lintas saat kejadian.
Kecelakaan beruntun ini kembali menjadi perhatian karena melibatkan kendaraan berat yang melintas di jalur umum. Jalur Jonggol dikenal sebagai salah satu akses penting yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, sehingga arus kendaraan di kawasan tersebut relatif tinggi setiap harinya. Kehadiran kendaraan besar seperti truk trailer membutuhkan kewaspadaan ekstra, baik dari pengemudi kendaraan berat maupun pengguna jalan lainnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi. Pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman, ban, dan komponen utama lainnya dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa. Selain itu, pengemudi juga diminta untuk menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan kepadatan lalu lintas.
Hingga siang hari, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan sudah kembali kondusif. Jalan yang sempat dipenuhi kendaraan dan alat berat telah dibersihkan, dan aktivitas lalu lintas kembali berjalan normal. Petugas masih berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada hambatan lanjutan serta memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.
Peristiwa kecelakaan beruntun di Jonggol ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama di jalur yang sering dilalui kendaraan besar. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kondisi kendaraan yang prima, serta kewaspadaan di jalan raya diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama.

