Kediri, Harianmedia — Insiden lalu lintas yang melibatkan sebuah bus antarkota terjadi di Simpang Muning, Kota Kediri, Jawa Timur, pada Jumat sore, 23 Januari 2026. Bus milik perusahaan otobus Harapan Jaya terlibat kecelakaan dengan sejumlah kendaraan di kawasan perempatan yang dikenal sebagai salah satu titik padat arus lalu lintas di kota tersebut. Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
Kejadian berlangsung pada sore hari ketika aktivitas lalu lintas di Simpang Muning terpantau cukup ramai. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keterangan petugas di lapangan, bus Harapan Jaya melaju di jalur utama sebelum akhirnya terlibat tabrakan dengan beberapa kendaraan lain yang berada di sekitar perempatan. Benturan tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.
Simpang Muning merupakan pertemuan beberapa ruas jalan utama yang menghubungkan pusat Kota Kediri dengan wilayah sekitarnya. Pada jam-jam tertentu, kawasan ini kerap dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Saat insiden terjadi, kondisi lalu lintas di lokasi sedang padat sehingga dampak kecelakaan langsung terasa pada arus kendaraan dari berbagai arah.
Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di sekitar Simpang Muning sempat mengalami perlambatan. Sejumlah kendaraan harus berhenti sementara karena posisi bus dan kendaraan lain yang terlibat kecelakaan menutup sebagian badan jalan. Pengguna jalan dari arah barat, timur, dan selatan terlihat mengantre cukup panjang menunggu proses penanganan di lokasi.
Petugas kepolisian dari satuan lalu lintas segera mendatangi tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari masyarakat. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang. Warga sekitar juga terlihat membantu mengarahkan kendaraan agar tetap dapat melintas meski dengan kecepatan terbatas.
Selain mengatur lalu lintas, petugas melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut. Beberapa kendaraan roda dua dan roda empat mengalami kerusakan pada bagian bodi akibat benturan. Sementara itu, bus Harapan Jaya tampak berhenti tidak jauh dari perempatan dengan kondisi bagian depan mengalami kerusakan.
Hingga sore hari, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Petugas bekerja sama dengan pihak terkait untuk memindahkan kendaraan yang menghalangi jalan ke lokasi yang lebih aman. Upaya ini dilakukan agar arus lalu lintas dapat segera kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian menyebutkan bahwa insiden tersebut terjadi cukup cepat. Mereka mengaku terkejut mendengar suara benturan keras dari arah perempatan. Beberapa warga kemudian mendekat untuk melihat kondisi di lokasi dan memastikan tidak ada pengguna jalan yang terjebak di tengah kemacetan.
Dalam insiden ini, pihak berwenang belum menyampaikan keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat luka yang dialami para pengendara. Petugas menyatakan bahwa pendataan masih dilakukan dan informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penanganan di lapangan selesai.
Keberadaan petugas di lokasi membantu meredam kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi. Kendaraan dari arah tertentu dialihkan sementara untuk menghindari titik kecelakaan. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurai antrean kendaraan yang sempat mengular di sekitar Simpang Muning.
Insiden lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar seperti bus kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait keselamatan di kawasan perempatan padat kendaraan. Simpang Muning dikenal sebagai salah satu titik yang memerlukan kewaspadaan tinggi bagi pengguna jalan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Sejumlah pengendara yang melintas di lokasi berharap agar penanganan insiden dapat dilakukan dengan cepat dan profesional. Mereka juga mengimbau sesama pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama saat melintas di kawasan dengan intensitas kendaraan tinggi.
Menjelang petang, kondisi lalu lintas di Simpang Muning dilaporkan mulai berangsur normal. Kendaraan yang sebelumnya terlibat kecelakaan telah dievakuasi, dan arus lalu lintas kembali dibuka secara bertahap. Petugas masih terlihat berjaga untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara, khususnya di titik-titik persimpangan yang rawan kepadatan. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi sekitar dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

