Jember, Harianmedia — Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk gandeng terjadi di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis dini hari, 15 Januari 2026. Insiden tersebut mengakibatkan sebuah warung di tepi jalan rusak serta satu unit sepeda motor tertabrak.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di kawasan Simpang Tiga Balung, salah satu jalur yang kerap dilalui kendaraan bertonase besar. Truk gandeng yang melaju dari arah selatan dilaporkan kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak bangunan warung dan kendaraan roda dua yang berada di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, truk gandeng tersebut melaju di jalur utama saat kondisi jalan relatif sepi. Namun, saat mendekati persimpangan, kendaraan besar itu diduga mengalami oleng sehingga keluar dari jalur semestinya dan menghantam warung yang berada di sisi jalan.
Benturan keras membuat bagian depan warung mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, sepeda motor yang terparkir di depan warung ikut tertabrak dan mengalami kerusakan pada beberapa bagian. Puing bangunan warung tampak berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan awal. Beberapa warga membantu mengamankan area kejadian guna mencegah kecelakaan lanjutan, mengingat posisi truk sempat melintang di sebagian badan jalan.
Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Jember tiba di lokasi tidak lama setelah kejadian untuk melakukan penanganan. Polisi segera melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengamankan lokasi kecelakaan agar tidak mengganggu kendaraan lain yang melintas.
Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Pengemudi truk gandeng dilaporkan selamat dan dalam kondisi sadar saat diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, pemilik warung yang bangunannya tertabrak mengalami kerugian materi akibat kerusakan pada bagian depan warung serta sejumlah peralatan dagangan. Kerugian juga dialami pemilik sepeda motor yang kendaraannya rusak akibat tertabrak truk.
Polisi menyebutkan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat pengereman mendadak yang menyebabkan truk gandeng kehilangan keseimbangan dan oleng saat melintas di persimpangan. Namun demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan, termasuk sistem pengereman truk gandeng, serta memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan identitas pengemudi. Truk kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan derek agar arus lalu lintas kembali normal.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar Simpang Tiga Balung sempat tersendat selama proses evakuasi. Namun, situasi kembali lancar setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dipindahkan dari badan jalan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan bertonase besar, agar lebih berhati-hati saat melintas di persimpangan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari.
Hingga Kamis pagi, kasus kecelakaan ini masih ditangani oleh pihak kepolisian untuk keperluan penyelidikan lanjutan dan pendataan kerugian material yang ditimbulkan.

