Sumber Foto : Kompas.com

Bogor, Harianmedia — Pagi ini, Kamis 4 Desember 2025, kebakaran besar melanda kawasan Pasar Kebon Kembang yang lebih dikenal sebagai Pasar Anyar di Bogor Tengah. Api diketahui membakar deretan kios di Blok C dan D, membuat suasana pasar mendadak panik dan menimbulkan kerugian bagi para pedagang.

Kronologi dan Dampak Kebakaran

Menurut keterangan petugas, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 05.30–06.00 WIB. Sebagian besar pedagang baru membuka lapak ketika kobaran api muncul, disusul asap tebal yang cepat mengepul ke atas, memicu kepanikan.

Hingga siang ini, petugas pemadam telah mengerahkan 11 unit mobil damkar — delapan dari dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor dan tiga dari Kabupaten Bogor, untuk menahan dan memadamkan api.

Petugas melaporkan bahwa sedikitnya 20 kios hangus dilalap api, terutama kios yang menjual pakaian dan barang dagangan mudah terbakar lainnya. Setelah proses pemadaman, kini kondisi telah berangsur terkendali, dan petugas masih melakukan pendinginan serta memastikan tidak ada titik api tersisa.

Kerugian dan Reaksi Pedagang

Seorang pedagang menyebut bahwa kios miliknya — yang menjual perabot plastik dan kebutuhan rumah tangga — hangus dalam kebakaran. Menurut dia, api merembet sangat cepat ke kios-kios di sekitarnya, membuat penyelamatan barang mustahil dilakukan.

Kebakaran ini diperkirakan telah menyebabkan kerugian besar bagi para pedagang, meski jumlah kerugian pasti masih dalam peninjauan.

Menurut catatan media, Pasar Anyar — atau Pasar Kebon Kembang — bukan kali pertama terbakar pada 2025. Sebelumnya, beberapa insiden kebakaran juga terjadi di area pasar ini, menambah kekhawatiran pedagang dan warga mengenai aspek keamanan dan kelayakan instalasi listrik serta kelaikan kios.

Direktur pengelola pasar telah menegaskan bahwa kios dan bangunan di Blok C–D merupakan milik pihak swasta, sehingga pengelolaan dan tanggung jawab perawatan berada di luar manajemen publik.

Situasi Saat Ini

Petugas berjaga di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam. Para pedagang dan warga sekitar tampak shock dan mulai merapikan sisa puing, sambil menunggu evaluasi lebih lanjut dari otoritas setempat. Beberapa warga menyebarkan kabar di media sosial sebagai peringatan bagi pedagang dan pembeli.

Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diumumkan secara resmi. Penyelidikan masih berlangsung oleh dinas keamanan dan pemadam kebakaran setempat.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *