Harianmedia.com — Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pemerintah dan pihak terkait mematangkan persiapan operasional jalan tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, yang kini dikenal dengan nama Tol Prosiwangi. Ruas tol yang menjadi bagian dari jaringan jalan tol Trans-Jawa ini akan dibuka secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik, arus balik, dan perjalanan masyarakat selama masa libur akhir tahun. Tol Prosiwangi merupakan proyek strategis yang menghubungkan wilayah timur Pulau Jawa, mulai dari Probolinggo, melintasi Situbondo, hingga ke Banyuwangi. Jalan tol ini ditargetkan mampu memangkas waktu tempuh antar kota yang selama ini membutuhkan waktu lama, menjadikan perjalanan lebih cepat dan aman bagi pengguna kendaraan menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Pembangunan Jalan Tol Prosiwangi sudah memasuki tahap akhir pada akhir tahun 2025. Meskipun belum seluruhnya selesai dibangun, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan ruas tertentu sudah siap digunakan secara fungsional selama periode libur panjang tersebut. Ruas jalan ini dianggap dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utara dan jalan arteri yang selama ini menjadi pilihan utama masyarakat.
Pada 16–17 Desember 2025, sejumlah pihak terkait melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kesiapan operasional tol ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur menyatakan bahwa Tol Prosiwangi akan dibuka fungsional selama dua pekan menyambut libur Natal dan Tahun Baru. Ruas tol sepanjang sekitar 24 kilometer yang meliputi Seksi Gending–Kraksaan dan Seksi Kraksaan–Paiton akan dibuka mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Dalam ketentuan operasionalnya, Tol Prosiwangi dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB untuk kendaraan umum yang melintas dua arah. Jadwal ini dirancang guna memberikan kelancaran arus kendaraan sejak pagi hingga sore hari, terutama di masa puncak liburan. Selama waktu operasi tersebut, ruas tol akan beroperasi secara fungsional tanpa tarif untuk masyarakat yang melewatinya.
Pengoperasian fungsional itu dilakukan berdasarkan rekomendasi dan prosedur dari pihak kepolisian serta instansi terkait, sebagai langkah antisipasi lonjakan arus kendaraan pada libur akhir tahun. Pembukaan secara fungsional berarti jalan tol sudah dapat dilewati oleh kendaraan meskipun konstruksi fisik belum tuntas sepenuhnya di semua bagian, namun sudah dinyatakan aman dan layak untuk dilintasi pada periode tersebut. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, perusahaan yang ikut terlibat dalam pembangunan dan pengoperasian tol ini, menyampaikan bahwa pembukaan fungsional Tol Prosiwangi merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperlancar distribusi lalu lintas saat momentum libur panjang. Selain itu, pembukaan ini juga disertai dengan peningkatan layanan keselamatan dan fasilitas pendukung seperti rambu jalan, marka jalan, serta pos pengamanan lalu lintas di titik-titik tertentu. Menurut pengamatan, kehadiran Tol Prosiwangi diprediksi akan memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur bagian timur dan wilayah sekitarnya. Dengan tol fungsional ini, arus kendaraan dari arah Probolinggo menuju Situbondo dan Banyuwangi diharapkan dapat menghindari kemacetan panjang yang biasa terjadi di jalur arteri atau jalur nasional, terutama sejak akhir Desember hingga awal Januari.
Ruas tol yang akan dibuka fungsional juga dipandang sebagai salah satu solusi atas lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan meningkat tajam seiring libur Nataru 2025/2026. Selain itu, jalur tol ini turut memudahkan pengiriman barang dan logistik, karena jaringan tol yang terhubung dari barat hingga timur Pulau Jawa kini semakin lengkap dengan dibukanya akses fungsional di bagian timur Jawa Timur. Kementerian PUPR sebelumnya telah mengumumkan bahwa Tol Prosiwangi sudah melalui beberapa tahapan uji laik fungsi, terutama pada seksi yang akan dibuka fungsional. Uji laik ini menjadi salah satu syarat penting agar jalan tol dinyatakan aman untuk dilewati sebelum resmi dibuka bagi publik. Koordinator lapangan proyek Tol Prosiwangi menyebut bahwa pihaknya melakukan sejumlah penyempurnaan akhir seperti perbaikan marka jalan, penambahan penerangan, serta penyusunan alat keselamatan jalan untuk memastikan seluruh pengguna jalan dapat melintas dengan baik saat tol dibuka nanti. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menghadapi musim liburan akhir tahun yang diperkirakan akan diwarnai lonjakan volume kendaraan.
Warga di wilayah Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi menyambut baik pengoperasian fungsional Tol Prosiwangi. Mereka menilai kehadiran tol ini akan memberikan keleluasaan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke objek wisata dari satu kabupaten ke kabupaten lain, tanpa harus terjebak dalam antrean panjang kendaraan. Seorang pengemudi angkutan umum di Probolinggo menyampaikan harapannya bahwa keberadaan tol ini dapat mengurangi waktu perjalanan yang biasanya memakan waktu berjam-jam saat musim liburan. Ia berharap fungsional tol ini dapat benar-benar membantu memperlancar arus kendaraan saat puncak libur di akhir Desember 2025. Selain itu, para pelaku usaha di sektor pariwisata juga mengaku optimistis dengan dibukanya tol secara fungsional. Mereka percaya bahwa mobilitas masyarakat yang lebih lancar akan berdampak pada pertumbuhan kunjungan wisatawan hingga konsumsi lokal di berbagai kawasan destinasi wisata di Jawa Timur bagian timur dan Bali melalui jalur Ketapang.
Pemerintah daerah setempat juga telah menyiapkan sejumlah rencana dukungan, termasuk posko layanan informasi, tambahan fasilitas parkir, serta pengaturan manajemen arus kendaraan di titik-titik strategis yang diperkirakan rawan macet. Semua langkah ini dilakukan untuk memastikan libur panjang Nataru berjalan aman, nyaman, dan tanpa hambatan berarti. Sejumlah pihak berharap bahwa pembukaan fungsional Tol Prosiwangi ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi percepatan penyelesaian seluruh ruas tol secara penuh pada tahun-tahun mendatang. Dengan tuntasnya tol ini secara keseluruhan, konektivitas antara kota-kota di Jawa Timur dan Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang akan semakin kuat. Di tengah berbagai persiapan jelang libur panjang, masyarakat yang akan melintas sepanjang Tol Prosiwangi fungsional diminta untuk tetap memperhatikan disiplin berkendara, mematuhi aturan rambu lalu lintas, serta menjaga keselamatan selama perjalanan. Keamanan berkendara menjadi perhatian utama, terutama di ruas-ruas tol baru yang belum sepenuhnya selesai konstruksinya.
Dengan pembukaan ruas **Tol Prosiwangi fungsional mulai pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB setiap hari selama periode **20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, diharapkan perjalanan masyarakat dari arah Probolinggo menuju Situbondo dan Banyuwangi menjadi lebih efisien dan tanpa hambatan signifikan. Hal ini sekaligus memberikan alternatif pilihan rute yang lebih cepat bagi pengguna jalan menghadapi arus libur panjang Natal dan Tahun Baru.

