Surabaya, Harianmedia — Sebuah kebakaran besar terjadi pada Sabtu siang (20 Desember 2025) di kawasan Petemon 2A, Surabaya, yang membakar sebuah bangunan besar dan memaksa petugas pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman api. Peristiwa ini memicu respons cepat dari aparat dan petugas darurat untuk mengendalikan kobaran api yang sempat membesar di lokasi permukiman padat penduduk tersebut.
Kejadian berlangsung pada sekitar pukul 12.30–12.37 WIB, ketika api mulai terlihat di salah satu bangunan di area Petemon. Warga di sekitar lokasi kebakaran segera melaporkan kejadian itu kepada aparat, menyusul suara ledakan yang terdengar dari dalam bangunan yang terbakar.
Menurut laporan awal, bangunan yang terbakar diduga merupakan gudang sparepart motor atau cat semprot di kawasan Petemon 2A. Kebakaran ini terjadi di tengah lingkungan perumahan sehingga membuat warga menjadi khawatir dan segera menjauh dari lokasi untuk menjaga keselamatan.
Mendengar laporan tersebut, satuan pemadam kebakaran Kota Surabaya segera mengerahkan banyak unit mobil damkar ke lokasi kejadian dalam waktu singkat. Informasi dari petugas di Command Center 112 Surabaya menyebutkan bahwa hingga puluhan unit peralatan pemadam yang terdiri dari unit tempur dan tim rescue diterjunkan ke lokasi untuk menanggulangi kebakaran.
Dalam waktu relatif cepat, petugas 16 unit tempur dan 4 unit tim rescue berhasil tiba di lokasi dan menjalankan tugas pemadaman api. Langkah cepat tersebut adalah bagian dari upaya mengendalikan kobaran api yang telah melalap bangunan serta mencegah agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Warga dan saksi mata di sekitar lokasi menyatakan bahwa suara ledakan sempat terdengar beberapa kali saat kebakaran berlangsung. Suara ledakan ini kemungkinan berasal dari benda-benda di dalam gudang yang ikut terbakar, seperti kaleng aerosol atau material lain yang mudah meledak ketika terpapar api.
Situasi di lokasi kebakaran sempat memanas dan menegangkan. Warga yang tinggal di sekitar area Petemon segera menjauh untuk menjaga keselamatan diri mereka. Beberapa warga juga membantu memberi informasi kepada petugas ketika api mulai terlihat membesar.
Meski kebakaran ini terjadi di kawasan padat, hingga saat ini belum ada laporan resmi tentang korban jiwa atau luka serius akibat kejadian ini. Petugas terus memantau situasi dari dekat untuk memastikan bahwa semua warga tetap aman dan tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk.
Proses pemadaman berjalan intensif. Petugas melakukan berbagai langkah untuk menjinakkan api, termasuk pembasahan area di sekitar bangunan yang terbakar serta pemadaman titik api utama agar kobaran tidak berkembang lebih besar lagi.
Menurut data yang diterima dari petugas di lapangan, api berhasil dikendalikan setelah perjuangan petugas pemadam kebakaran dalam beberapa jam sejak awal kebakaran. Namun demikian, mereka tetap melakukan pengecekan menyeluruh dan memastikan titik api benar-benar padam serta lokasi aman untuk warga sekitar.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi apa yang memicu terjadinya api, apakah karena korsleting listrik, percikan api dari benda mudah terbakar, atau faktor lain. Pemeriksaan lanjutan oleh instansi terkait diperkirakan akan memberikan gambaran lebih jelas tentang penyebab kebakaran.
Pihak berwenang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya menyatakan bahwa kasus seperti ini menjadi cerminan pentingnya kesigapan dalam menanggapi laporan darurat kebakaran, apalagi di kawasan permukiman padat seperti Petemon. Keberadaan fasilitas pemadam kebakaran yang cepat menindaklanjuti laporan warga terbukti dapat membantu mengendalikan situasi dengan lebih baik sejak awal.
Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian menyatakan rasa terima kasih mereka kepada petugas damkar yang tanggap dan sigap dalam menangani situasi darurat ini. Kesigapan petugas pemadam kebakaran dipandang sebagai faktor penting dalam meminimalkan dampak yang lebih luas dari kebakaran di kawasan padat yang rawan merembet ke bangunan lain.
kebakaran seperti ini sering kali mengingatkan masyarakat pentingnya pencegahan dan langkah-langkah kesiapsiagaan untuk meminimalkan risiko. Pencegahan bisa dimulai dari pemeriksaan instalasi listrik, penyimpanan bahan yang mudah terbakar secara aman, serta kesadaran lingkungan sekitar untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda api.
Peristiwa kebakaran ini juga menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan bencana di kota besar seperti Surabaya. Masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kejadian darurat lain, termasuk kebakaran, banjir, atau bencana lainnya yang bisa terjadi kapan saja.
Hingga detik terakhir laporan ini dibuat, proses pemadaman telah selesai dilakukan dan area dinyatakan dalam proses aman. Petugas pemadam kebakaran masih memantau sisa titik api dan memastikan tidak ada bara api yang tersembunyi di bawah reruntuhan atau tumpukan material yang bisa memicu kebakaran lanjutan.

