Kebakaran di Permukiman Lubuk Linggau, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

SumSel, Harianmedia — Sebuah kebakaran terjadi di RT 03 Kelurahan Pasar Permiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 18.30 WIB. Api menghanguskan dua rumah semi permanen dan menyebabkan satu orang mengalami luka bakar serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan. Kebakaran bermula dari rumah milik Yanto (75), seorang buruh setempat, yang saat itu sedang membakar karpet telur untuk mengusir nyamuk.

Warga memperkirakan percikan api dari aktivitas tersebut menyambar material mudah terbakar di sekitar rumah, sehingga api cepat membesar dan merembet ke rumah di sebelahnya milik Agus karena posisi bangunan yang berdempetan. Warga sekitar yang melihat kobaran api segera memberi informasi ke petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar Kota Lubuk Linggau dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api, mencegah kobaran menyebar ke rumah lain di permukiman padat penduduk itu.

Korban, Yanto, mengalami luka bakar cukup serius pada bagian tubuhnya dan langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi terbaru korban masih dalam pengawasan tenaga medis di rumah sakit. Ketua RT setempat, Mamat Supriyat, menyatakan kebakaran terjadi sangat cepat karena kedua rumah yang terbakar saling berdempetan.

Petugas dan warga setempat terus mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menggunakan api di lingkungan rumah, terutama di tengah permukiman yang padat.

Ketua RT setempat menyampaikan bahwa kebakaran tersebut sempat membuat warga sekitar panik, mengingat kejadian berlangsung cepat dan terjadi saat aktivitas warga masih cukup tinggi. Beruntung, respons cepat dari warga dan petugas pemadam kebakaran mampu mencegah kebakaran meluas ke rumah lainnya.

Petugas kepolisian setempat juga mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta pendataan awal. Garis pembatas dipasang di sekitar area kebakaran guna memudahkan proses pemeriksaan dan mencegah warga mendekat ke lokasi yang masih berisiko.Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih didalami lebih lanjut.

Dugaan sementara mengarah pada kelalaian saat menggunakan api di dalam rumah, namun aparat terkait tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Pemeriksaan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari korban, saksi mata, serta warga sekitar.

Peristiwa kebakaran ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam menggunakan api di lingkungan rumah, terutama di kawasan permukiman padat. Aktivitas yang melibatkan api terbuka, sekecil apa pun, berpotensi menimbulkan kebakaran jika tidak dilakukan dengan pengawasan yang ketat.

Selain itu, kondisi bangunan rumah yang sebagian masih menggunakan material mudah terbakar juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran dan mempercepat penyebaran api. Warga diimbau untuk memastikan kondisi rumah aman, terutama saat melakukan aktivitas yang berisiko menimbulkan api atau panas berlebih.

Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kepedulian bersama dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran di kawasan permukiman padat. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terhindar dari risiko kebakaran di masa mendatang.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *