Pohon Sono Tumbang di Banyu Urip Surabaya: Mobil Tertimpa, Lalu Lintas Sempat Macet

Sumber Foto : DetikJatim.com

Surabaya, Harianmedia — Hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (29/11/2025) siang memicu insiden pohon tumbang di kawasan Jalan Banyu Urip, Surabaya. Sebuah pohon besar jenis sono roboh dan menimpa sebuah mobil, menyebabkan arus lalu lintas di sekitarnya sempat terganggu. Petugas langsung dikerahkan untuk evakuasi dan pembersihan, dan beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka. Berikut laporan rinci peristiwa, dampak, serta penanganannya hingga hari ini. Minggu, 30 November 2025.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan dari pihak berwenang, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.36 WIB pada Sabtu, 29 November 2025. Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian kawasan Surabaya termasuk Banyu Urip. Di tengah kondisi cuaca ekstrem ini, sebuah pohon besar roboh secara mendadak.

Pohon yang roboh tersebut menimpa sebuah mobil yang sedang melintas atau parkir di dekat lokasi. Informasi awal menyebutkan bahwa pohon tersebut termasuk pohon besar, meskipun jenis pohon persisnya belum semua detail dipublikasikan secara resmi.

Setelah robohnya pohon, ruas jalan di Jalan Banyu Urip sempat tertutup. Akibatnya, arus lalu lintas mengalami kemacetan di sekitar lokasi. Banyak pengendara dan warga lokal disarankan menghindari wilayah tersebut sementara waktu sampai proses pembersihan selesai.

Penanganan & Evakuasi

Begitu laporan masuk, petugas dari BPBD Kota Surabaya bersama instansi lingkungan terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya (DLH), segera diturunkan ke lokasi kejadian. Tugas mereka: memotong dahan dan batang pohon, mengevakuasi puing, serta membersihkan ruas jalan agar arus lalu lintas bisa kembali normal.

Menurut keterangan resmi dari petugas — seperti dikutip oleh media — proses evakuasi dan pembersihan berlangsung cepat. Mereka memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden ini.

Dampak Terhadap Lalu Lintas dan Warga

Karena pohon tumbang tepat pada jam sibuk siang, insiden ini sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas. Banyak kendaraan terpaksa berhenti atau dialihkan, terutama di sekitar ruas Jalan Banyu Urip. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk menghindari kawasan tersebut sampai kondisi aman kembali.

Meski demikian, karena penanganan dilakukan cukup cepat, pemotongan pohon dan pembersihan kondisi jalan sudah bisa dilalui kembali. Per Minggu, 30 November 2025, arus lalu lintas di Jalan Banyu Urip dilaporkan sudah kembali normal. (Tidak ada laporan gangguan lanjut dari otoritas maupun warga setempat.)

Salah satu poin penting dari insiden ini adalah bahwa, berdasarkan konfirmasi resmi dari BPBD Kota Surabaya. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat tumbangnya pohon tersebut.

Pernyataan ini penting untuk meluruskan kabar bahwa tidak terjadi hal fatal, hanya kerusakan kendaraan dan kemacetan sesaat.

Insiden di Banyu Urip bukanlah satu-satunya kasus pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di Surabaya belakangan ini. Misalnya, pada 10 November 2025 lalu, hujan deras mengguyur kota secara luas dan menyebabkan beberapa pohon tumbang — termasuk di ruas jalan yang kemudian menutup akses jalan sementara.

Hal ini menunjukkan bahwa cuaca lebat disertai angin menjadi potensi nyata terhadap keselamatan publik, terutama di wilayah dengan pepohonan besar di pinggir jalan.

Oleh karena itu, peristiwa di Banyu Urip bisa menjadi pengingat penting bagi warga dan pengelola kota, untuk lebih berhati-hati saat cuaca ekstrem, dan bagi pemerintahan lokal untuk rutin memantau kondisi pohon di lingkungan perkotaan, khususnya yang berpotensi membahayakan.

Insiden pohon tumbang di Jalan Banyu Urip Surabaya pada 29 November 2025 mengingatkan kita akan risiko nyata cuaca ekstrem, terutama hujan deras disertai angin. Beruntung dalam kasus ini tidak ada korban jiwa, dan penanganan cepat dari petugas berhasil mengembalikan kondisi normal dalam waktu singkat.

Namun, penting agar masyarakat tetap waspada, terutama saat melintas atau parkir di dekat pohon besar di masa cuaca buruk. Pemerintah lokal dan dinas terkait juga sebaiknya melakukan peninjauan pohon-pohon besar di wilayah kota, agar risiko seperti ini bisa diminimalisir.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *