Banten, Harianmedia — Kronjo, Banten — Sebuah insiden kebakaran tunggal terjadi di SPBU Pertamina Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang pada Sabtu malam (29/11/2025). Sepeda motor jenis Suzuki Thunder dilaporkan terbakar sesaat setelah pengendaranya mengisi bahan bakar minyak (BBM). Beruntung, respons cepat petugas SPBU berhasil memadamkan api sehingga kebakaran tidak meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kejadian ini mengguncang ketenangan warga sekitar dan memberikan pelajaran penting soal keselamatan pengisian bahan bakar, terutama bagi pengguna sepeda motor.
Berikut laporan lengkap : kronologi, penyebab dugaan, tindakan pemadaman, dan respons dari masyarakat serta pihak terkait.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan media lokal, kebakaran terjadi sekitar malam hari pada 29 November 2025. Motor Suzuki Thunder tersebut baru saja selesai mengisi bahan bakar di pompa SPBU Pasilian. Tidak berselang lama setelah pengisian, motor diduga mengalami percikan api saat pengendaranya hendak menyalakan mesin. Api kemudian menyambar dan membakar bagian motor.
Saat kobaran mulai muncul, petugas SPBU serta beberapa pengunjung pom bensin langsung mengevaluasi situasi. Petugas dengan sigap menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di lokasi untuk menjinakkan api. Berkat reaksi cepat itu, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke tangki BBM atau area pom bensin lainnya, sehingga potensi kebakaran massal berhasil dihindari.
Dalam insiden ini tidak ada korban luka serius maupun korban jiwa. Pengendara dan pengunjung lainnya selamat, meskipun motor dikonfirmasi hangus. Pihak SPBU juga memastikan bahwa kebakaran berhenti sebelum sempat menjalar ke area pompa atau tangki penyimpanan BBM.
Dugaan Penyebab & Faktor Pemicu
Berdasarkan keterangan dari teknisi dan petugas SPBU — sebagaimana dikutip oleh media lokal — dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kerusakan atau korsleting kelistrikan pada sepeda motor. Kemungkinan besar, setelah pengisian bahan bakar, bagian mesin atau busi motor mengalami percikan api saat pengendara hendak menyalakan mesin. Kondisi tersebut kemudian memicu kebakaran.
Penting dicatat: dari pemeriksaan awal, petugas dan operator SPBU menyatakan bahwa pom bensin berfungsi normal, selang dan nozzle pengisian BBM tidak bermasalah, dan prosedur pengisian sesuai standar. Artinya, dugaan kebakaran bukan berasal dari kelalaian operator SPBU atau bahan bakar, melainkan kemungkinan besar karena kondisi motor itu sendiri.
Tindakan Sigap Petugas
Respons cepat petugas SPBU Pasilian menjadi sorotan utama dalam mencegah kebakaran meluas. Begitu api muncul, petugas langsung mengamankan area dan mematikan pompa BBM, menjauhkan pengendara lain dari sekitar motor terbakar, dan menggunakan alat pemadam ringan. Upaya itu mampu meminimalisir risiko kebakaran lebih besar yang bisa membahayakan tangki penyimpanan atau kendaraan lain di lokasi.
Setelah api padam, petugas juga melakukan pendinginan mesin motor dan membersihkan sisa bensin serta bahan mudah terbakar di area sekitar, untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang bisa memicu kebakaran ulang. Prosedur keselamatan tersebut penting untuk menjaga keamanan pom bensin dan pengunjung.
Pihak SPBU, menurut laporan, berencana mengevaluasi kembali prosedur keamanan serta memastikan alat pemadam kebakaran dan jalur evakuasi darurat siap, untuk antisipasi kejadian serupa di masa mendatang.
Kejadian ini juga memicu perbincangan di masyarakat soal pentingnya pemeriksaan kondisi motor, terutama sistem kelistrikan sebelum atau sesudah mengisi bensin. Banyak pengendara menyadari bahwa kerusakan mesin atau kelistrikan bisa menjadi potensi bahaya besar saat pengisian BBM.
Kejadian motor terbakar di SPBU Pasilian Kronjo menegaskan beberapa hal penting:
Pentingnya tanggap darurat oleh petugas SPBU — ketersediaan dan kesiapan APAR serta jalur evakuasi dapat menyelamatkan lebih banyak orang dan mencegah kebakaran besar.
Kewaspadaan bagi pengguna motor: sebelum menghidupkan mesin setelah pengisian BBM, cek kondisi kelistrikan, busi, karburator. Terutama bila motor sudah cukup lama karena kerusakan kecil bisa memicu bahaya besar.
Kenyamanan pengisian BBM harus diiringi dengan disiplin prosedur dan pemeriksaan rutin dari pemilik kendaraan sendiri.
Pentingnya transparansi dan pelaporan cepat oleh media lokal agar masyarakat mendapat informasi akurat mengenai keamanan SPBU dan insiden seperti ini.
Hingga 30 November 2025, tidak ada laporan lanjutan bahwa SPBU Pasilian atau fasilitas fasilitas lain di Kronjo terindikasi bermasalah atau menimbulkan insiden serupa. Pihak SPBU menyatakan operasional kembali normal dan tetap menjalankan prosedur keamanan bersama petugas.
Pemilik motor yang terbakar sudah membawa motor ke bengkel untuk evaluasi kondisi mesin secara menyeluruh, sebelum mempertimbangkan perbaikan atau penggantian spare-part. Sementara itu, masyarakat sekitar diminta tetap waspada saat melakukan pengisian BBM — terutama bagi motor lama atau yang kondisinya kurang prima.
Insiden kebakaran motor di SPBU Pasilian Kronjo pada 29 November 2025 menjadi peringatan penting bagi pengguna kendaraan bermotor dan pengelola SPBU. Beruntung, respons cepat petugas mampu mencegah tragedi lebih besar. Dari peristiwa ini, semua pihak — pemilik motor, operator SPBU, hingga masyarakat luas — diingatkan untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan, dan memastikan prosedur standar tetap dijalankan.
Semoga kejadian ini memperkuat kedisiplinan dan kewaspadaan bersama, agar keselamatan saat pengisian BBM benar-benar terjamin.

