Kebakaran Toko Sembako HBC Sekupang: Api Berawal dari Lantai Tiga, Enam Ruko Hangus

Sumber : Batam Pos

Batam, Harianmedia — Pada 17 November 2025, siang hari, sebuah kebakaran besar melanda toko sembako Sabar Indah yang berada di Komplek HBC, Sungai Harapan, Sekupang, Kota Batam. Warga melaporkan api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.45 WIB.

Menurut saksi, api awalnya muncul dari lantai tiga, yang selama ini dipergunakan sebagai gudang menyimpan sembako serta material plastik. Dalam hitungan menit, kobaran api dengan cepat merambat ke lantai dua, menyebabkan kepanikan di antara karyawan dan warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi. BP Batam mengerahkan empat unit mobil damkar, sementara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam juga turut membantu dengan empat armada tambahan. Setelah upaya pemadaman intensif, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.00 WIB, dan proses pendinginan dilanjutkan hingga api dipastikan padam sekitar pukul 14.00 WIB.

Meski kobaran sudah padam, dampak kebakaran cukup parah. Sekitar enam ruko di kompleks HBC dilaporkan terkena dampak, dan sebagian barang dagangan di lantai dua serta tiga toko hangus terbakar. Dugaan sementara sumber api berasal dari lantai tiga ruko nomor 20 dan 21, tempat penyimpanan bahan yang mudah terbakar seperti plastik, styrofoam, dan popok.

Salah seorang petugas pemadam menjelaskan bahwa gudang tersebut berisi banyak sabun cair dan bahan plastik. Ia menyebutkan, meskipun sabun mudah terbakar, penggunaan air saat pemadaman cukup efektif karena sifat sabun cair yang membantu proses pendinginan.

Pihak kepolisian dari Polsek Sekupang segera turun tangan. Ipda Riyanto, Kanit Reskrim Polsek Sekupang, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Semua karyawan toko telah diperiksa satu per satu dan dilaporkan dalam kondisi selamat.

Namun, kerugian material masih dalam pendataan. Pihak kepolisian dan pemilik ruko belum menetapkan angka kerugiannya secara resmi. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa penyebab kebakaran belum pasti. Polsek Sekupang menyatakan mereka masih mendalami apakah kebakaran disebabkan korsleting listrik atau faktor lain.

Tidak ada laporan mengenai ledakan gas selama kebakaran berlangsung, yang menegaskan bahwa sumber api memang berasal dari dalam gudang sembako. Garis polisi telah dipasang di kawasan ruko untuk memudahkan proses investigasi lebih lanjut.

Hingga pagi dan siang 18 November 2025, proses pendinginan di lokasi masih terus dilakukan oleh petugas pemadam. Pihak BP Batam dan Pemkot Batam menyatakan komitmen untuk membantu pemulihan, dan dukungan investigasi terus berlangsung untuk menemukan akar penyebab kebakaran.

Meskipun kebakaran ini menimbulkan kerusakan yang signifikan, tidak adanya korban jiwa menjadi kabar yang melegakan di tengah kesibukan proses pemulihan. Masyarakat sekitar diimbau tetap waspada dan pihak berwenang diharapkan segera memberikan laporan lengkap mengenai penyebab kebakaran dan perhitungan kerugian.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *