Jakarta, Harianmedia — Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Swadaya II, RT 12/RW 8, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat siang, 7 November 2025. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga sekitar setelah asap hitam tebal terlihat membubung tinggi dari deretan rumah kontrakan yang terbakar.
Menurut laporan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, api mulai muncul sekitar pukul 11.40 WIB. Petugas pemadam menerima laporan melalui panggilan darurat dan segera mengerahkan enam unit mobil pemadam beserta sekitar 90 personel ke lokasi kejadian.
Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu dan berdekatan satu sama lain. Angin siang yang cukup kencang membuat proses pemadaman memerlukan waktu sekitar dua jam sebelum api berhasil dikendalikan.
Hasil pendataan awal menunjukkan sebanyak 11 unit rumah kontrakan hangus terbakar. Sebagian besar bangunan merupakan rumah petak dengan ukuran rata-rata 3×4 meter yang dihuni keluarga pekerja harian.
Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas tiba di lokasi. Namun karena kobaran api terlalu besar, mereka terpaksa mengevakuasi diri dan menyelamatkan barang-barang penting.
Petugas pemadam yang tiba di tempat kejadian segera memblokade area sekitar untuk mencegah api merambat ke rumah lain. Upaya pendinginan dilakukan setelah titik api utama berhasil dipadamkan. Seluruh petugas mengenakan perlengkapan lengkap karena asap tebal sempat menyulitkan jarak pandang di area sempit permukiman tersebut.
Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Selatan menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini. Namun sejumlah warga sempat mengalami sesak napas akibat menghirup asap, dan telah mendapat pertolongan di lokasi kejadian oleh petugas medis yang siaga.
Hingga Sabtu pagi, 8 November 2025, tim Gulkarmat bersama aparat kelurahan masih melakukan pendataan lanjutan terhadap jumlah warga terdampak dan kerugian materi. Berdasarkan estimasi sementara, nilai kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, terutama karena sebagian besar rumah yang terbakar merupakan bangunan sewa dengan isi barang pribadi penghuni.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Namun berdasarkan keterangan awal petugas lapangan, dugaan kuat mengarah pada korsleting listrik di salah satu rumah kontrakan. Warga sekitar menyebut sempat melihat percikan api dari kabel yang menggantung sebelum api membesar.
Api yang membakar sebelas rumah tersebut kini telah sepenuhnya padam. Wilayah sekitar lokasi kebakaran juga telah dibersihkan dari sisa material yang berpotensi membahayakan. Pemerintah kelurahan setempat menyiapkan posko sementara untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
Kepala Kelurahan Grogol Utara menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas sosial untuk memberikan bantuan logistik sementara kepada warga terdampak. Petugas keamanan juga masih berjaga di lokasi untuk mencegah aktivitas yang berisiko di area bekas kebakaran.
Dinas Gulkarmat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama di kawasan padat penduduk. Petugas juga mengingatkan pentingnya memastikan kabel listrik tidak bercabang berlebihan dan menggunakan peralatan sesuai standar.
Petugas Gulkarmat menegaskan bahwa seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan akan dilaporkan secara resmi ke Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Penyelidikan teknis oleh pihak berwenang masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta kemungkinan adanya kelalaian instalasi listrik.
Kebakaran di Grogol Utara ini menjadi salah satu dari beberapa insiden serupa yang terjadi di wilayah DKI Jakarta sepanjang pekan ini. Dinas Gulkarmat mencatat peningkatan laporan kebakaran akibat korsleting listrik seiring intensitas penggunaan alat elektronik di musim hujan.
Warga diimbau tetap waspada dan memeriksa instalasi listrik rumah masing-masing. Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat segera menghubungi posko pemadam terdekat jika melihat tanda-tanda awal kebakaran sekecil apa pun.
Peristiwa di Grogol Utara menjadi pengingat penting bagi masyarakat kota besar dengan lingkungan padat penduduk untuk terus menjaga kewaspadaan dan memastikan kelayakan fasilitas rumah agar kejadian serupa tidak terulang.

