Malang, Harianmedia — Pada Minggu sore, 2 November 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, wilayah Desa Sumbersekar di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dilanda hujan deras yang kemudian disertai angin kencang. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada puluhan hingga ratusan rumah warga setempat.
Kejadian dan Dampak Awal
Hujan deras melanda Desa Sumbersekar sejak siang hingga sore hari. Sekitar pukul 15.00 WIB, angin kencang datang tiba-tiba dan menerjang pemukiman warga, membuat atap rumah berbahan ringan seperti galvalum dan asbes beterbangan. Di dua dusun utama yakni Dusun Krajan RW 2 dan Dusun Semanding RW 6. Kerusakan tercatat mulai dari ringan hingga berat.
BPBD Kabupaten Malang dalam laporan awal menyebutkan bahwa di Dusun Krajan RW 2 terdapat 9 rumah rusak berat, 14 rumah rusak sedang, dan 57 rumah rusak ringan. Sementara di Dusun Semanding dilaporkan 32 rumah rusak ringan. Total rumah terdampak yang disebut dalam satu laporan mencapai 115 rumah.
Kondisi Teknis dan Infrastruktur
Kerusakan tak hanya terbatas pada hunian warga. Sebuah balai RT dan dua musala di Dusun Semanding dilaporkan juga terdampak oleh terpaan angin. Selain itu, gangguan jaringan listrik turut dilaporkan. Salah satu laporan menyebut bahwa jaringan listrik di tiga wilayah Kecamatan Dau mengalami pemadaman sementara akibat angin kencang.
Tindakan Darurat dan Pendataan
Begitu peristiwa terjadi, tim tanggap darurat dari BPBD Kabupaten Malang, bersama perangkat desa, aparat kecamatan, Babinsa, dan relawan kebencanaan turun ke lokasi. Mereka mendirikan Pos Lapangan (Poslap) dan segera melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing dan material yang terserak.
Pendataan masih berlangsung hingga hari ini, Senin 3 November 2025, untuk mengidentifikasi jumlah pasti rumah yang rusak, kondisi warga yang mengungsi, dan kebutuhan logistik yang diperlukan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyatakan data tersebut bersifat sementara dan akan terus diperbarui.
Potensi Cuaca Lanjutan
Selain menangani dampak langsung, BPBD Kabupaten Malang bersama aparat setempat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan. Menurut prakiraan cuaca, wilayah Malang Raya termasuk Kecamatan Dau masih berpotensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.
Warga dianjurkan untuk menghindari berada di sekitar pepohonan besar, memastikan bahan atap ringan diperkuat atau diamankan, serta memantau informasi cuaca secara berkala.
Kondisi Terkini hingga 3 November 2025
Hingga Senin pagi, pendataan di lapangan mencatat kerusakan lebih dari seratus unit rumah. Meski belum semua data final, tim lapangan menemukan bahwa banyak rumah atapnya rusak atau terangkat oleh angin. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan hingga sekarang.
Bantuan darurat seperti terpal dan logistik dasar telah disiapkan oleh BPBD, dan warga yang rumahnya rusak berat diprioritaskan untuk mendapatkan relokasi sementara bila diperlukan. Petugas PLN UP3 Malang juga masih melakukan pemulihan jaringan listrik di beberapa titik terdampak.
Bencana angin kencang yang melanda Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau pada 2 November 2025 menunjukkan betapa cepatnya cuaca ekstrem dapat berdampak pada pemukiman warga. Ratusan rumah rusak, jaringan listrik terganggu, dan upaya pemulihan kini tengah berjalan. Waspada tetap menjadi kunci utama agar potensi kerusakan tambahan dan risiko bagi warga dapat diminimalkan.

