Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi KM 34, Honda HR-V Tewaskan Pengemudi

Sumber : Detiknews

Bogor, Harianmedia– Pagi hari Kamis, 2 Oktober 2025, sebuah kecelakaan tragis terjadi di Tol Jagorawi KM 34 arah Bogor yang melibatkan Honda HR-V, dan menewaskan pengemudinya. Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengemudi agar selalu mematuhi batas kecepatan dan menjaga konsentrasi saat berkendara di tol.

Kronologi Singkat

Menurut keterangan dari petugas PJR Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.25 WIB. Mobil Honda HR-V itu dilaporkan melaju dengan kecepatan tinggi, dan speedometer pada titik benturan terakhir tercatat menunjukkan kecepatan 130 km/jam.

Kecelakaan diawali ketika mobil HR-V yang dikemudikan oleh Ahmed Mohammed Al Kahtani (26 tahun) — warga asing — melaju dari arah Jakarta menuju Bogor. Saat mendekati KM 34, korban diduga kehilangan konsentrasi dan menabrak kendaraan yang ada di depannya, yang identitasnya belum diketahui karena diduga pelaku tertabrak kabur.

Bagian depan mobil HR-V ringsek berat, mulai dari kap mesin hingga ke kabin depan, dan kendaraan itu akhirnya berhenti di lajur 2 ruas tol. Serpihan material mobil berserakan di jalan tol, sehingga petugas harus segera melakukan pembersihan lokasi dan evakuasi. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Ciawi, Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Faktor Penyebab & Pemeriksaan Polisi

Kompol Jajuli menyebut bahwa kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kombinasi kecepatan tinggi dan kurangnya antisipasi oleh pengemudi. Speedometer yang masih menunjukkan angka 130 km/jam dianggap sebagai petunjuk kuat bahwa mobil memang sedang melaju sangat cepat saat kejadian.

Menurut laporan, kondisi pengemudi yang tidak konsentrasi ditambah manuver mendadak di kecepatan tinggi menjadi faktor krusial dalam kecelakaan ini. Praktisi keselamatan berkendara menyatakan bahwa saat kecepatan tinggi, ruang reaksi dan pengambilan keputusan menyempit, sehingga kecelakaan bisa terjadi dengan sangat cepat jika faktor kontrol emosi dan fokus hilang.

Pihak kepolisian saat ini masih mengusut apakah kendaraan lain yang tertabrak benar-benar kabur atau sempat berperan dalam penyebab utama.

Dampak Lalu Lintas & Respons Petugas

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di tol Jagorawi sempat terganggu terutama di sekitar KM 34. Petugas tol dan PJR melakukan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi antre panjang atau insiden susulan.

Petugas juga segera membersihkan material serpihan dan reruntuhan kendaraan agar kondisi jalan kembali aman dan layak dilewati.

Reaksi & Pengingat Keselamatan

Masyarakat pengguna jalan tol terutama di jalur Bogor-Jakarta menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan ini. Banyak yang mengingatkan pentingnya disiplin berkendara, menjaga jarak aman, dan tidak memacu kendaraan secara ekstrem.

Para ahli keselamatan mengimbau bahwa meskipun jalan tol dirancang untuk kecepatan lebih tinggi dibanding jalan biasa, tetap ada batas aman dan peraturan kecepatan yang harus dihormati.

Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Jagorawi KM 34 ini menegaskan bahwa melaju dengan kecepatan ekstrem dan kehilangan kontrol konsentrasi bisa berujung fatal. Identitas pengemudi, kecepatan kendaraan, kondisi jalan, serta tindakan pengemudi menjadi faktor-faktor penting yang tengah diusut oleh kepolisian. Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi semua pengendara: kecepatan boleh tinggi, tapi kewaspadaan dan kendali tetap harus dijaga.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *