Kemayoran, Harianmedia – Jakarta menjadi sorotan internasional ketika Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2025 resmi digelar di JIExpo Kemayoran. Acara yang berlangsung mulai 12 hingga 14 September 2025 ini menampilkan beragam inovasi teknologi kebencanaan, termasuk alat tanggap darurat modern yang diklaim mampu mempercepat proses evakuasi korban saat terjadi bencana. Kehadiran teknologi terbaru ini disambut hangat oleh pemerintah, lembaga internasional, hingga masyarakat luas yang menaruh perhatian besar terhadap mitigasi risiko bencana di Indonesia.
ADEXCO 2025 menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memperkenalkan karya terbaik dalam menghadapi bencana. Mulai dari sistem peringatan dini berbasis digital, perangkat komunikasi darurat hemat energi, hingga alat evakuasi modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan dipamerkan dalam ajang ini.
ADEXCO 2025
ADEXCO merupakan pameran dan konferensi internasional yang rutin diselenggarakan untuk mempertemukan pelaku industri, pemerintah, lembaga penelitian, serta komunitas masyarakat yang bergerak di bidang penanggulangan bencana. Tahun 2025 menjadi momentum penting karena Indonesia dipilih sebagai tuan rumah, sekaligus menjadi negara dengan tingkat kerentanan bencana alam yang tinggi.
Kepala BNPB menegaskan bahwa pameran ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam memperkuat kapasitas penanggulangan bencana. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan akademisi sangat penting agar teknologi terbaru tidak hanya sebatas pameran, tetapi bisa diterapkan secara nyata di lapangan.
Alat Tanggap Darurat Modern yang Dipamerkan
- Sistem Evakuasi Berbasis Drone
Salah satu inovasi paling menarik perhatian pengunjung adalah penggunaan drone evakuasi. Drone ini dirancang untuk mengirimkan bantuan medis, membawa alat komunikasi, hingga melakukan pemetaan cepat di lokasi terdampak bencana. Dengan kemampuan terbang di medan sulit, teknologi ini diharapkan dapat mempercepat proses penyaluran bantuan awal.
- Ransel Penyelamat Multifungsi
Beberapa perusahaan lokal memamerkan ransel penyelamat yang dilengkapi dengan tabung oksigen mini, lampu darurat, power bank tenaga surya, dan kit P3K. Perangkat ini dirancang ringan, mudah dibawa, dan mampu menunjang kebutuhan dasar korban maupun tim penyelamat di lapangan.
- Tenda Evakuasi Cepat Pasang
Teknologi lain yang tidak kalah menarik adalah tenda darurat portabel dengan sistem pemasangan otomatis. Tenda ini dapat terpasang hanya dalam waktu 5 menit dan mampu menampung hingga 20 orang. Bahan yang digunakan tahan terhadap cuaca ekstrem, serta memiliki ventilasi yang mendukung kenyamanan pengungsi.
- Komunikasi Darurat Berbasis Satelit
Ketika jaringan telekomunikasi sering terputus saat bencana, sistem komunikasi berbasis satelit menjadi solusi. Di ADEXCO 2025, perangkat komunikasi ini diperkenalkan dengan ukuran lebih kecil, hemat energi, serta bisa digunakan untuk menjangkau wilayah terpencil.
- Kendaraan Evakuasi Multifungsi
BNPB bersama beberapa mitra internasional memperkenalkan kendaraan evakuasi modern yang mampu menjangkau daerah banjir, tanah longsor, hingga kawasan pascabencana gempa. Kendaraan ini dilengkapi dengan peralatan medis, tangki air bersih, dan generator listrik portable.
Respon Pemerintah dan Masyarakat
Pameran ADEXCO 2025 tidak hanya sekadar menampilkan teknologi, tetapi juga memberikan ruang dialog antara pemerintah, praktisi, akademisi, hingga masyarakat umum. Banyak pengunjung menilai bahwa inovasi-inovasi yang diperkenalkan bisa menjadi jawaban atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi saat bencana terjadi.
Pemerintah Indonesia melalui BNPB menegaskan komitmennya untuk mengadopsi teknologi kebencanaan tersebut, terutama yang dikembangkan oleh anak bangsa. Hal ini sekaligus menjadi peluang besar bagi perusahaan lokal untuk mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan daerah rawan bencana di Indonesia.
Kolaborasi Internasional
Selain teknologi dari Indonesia, ADEXCO 2025 juga diikuti oleh berbagai negara dan lembaga internasional. Mereka memperkenalkan teknologi pemantauan cuaca, sistem mitigasi gempa, hingga aplikasi simulasi evakuasi berbasis virtual reality. Kolaborasi lintas negara ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan global dalam menghadapi bencana, mengingat tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Tantangan Implementasi
Meski teknologi yang dipamerkan tampak menjanjikan, ada tantangan besar dalam implementasinya. Di antaranya adalah keterbatasan anggaran, keterampilan pengguna di lapangan, hingga distribusi teknologi ke daerah terpencil. BNPB menegaskan bahwa keberhasilan inovasi ini sangat ditentukan oleh sinergi semua pihak, bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat dan swasta.
Harapan ke Depan
ADEXCO 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi sistem kebencanaan di Indonesia. Dengan dukungan teknologi modern, proses evakuasi di masa depan tidak hanya akan lebih cepat, tetapi juga lebih efektif dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Selain itu, pameran ini juga membuktikan bahwa karya anak bangsa tidak kalah dengan inovasi internasional. Beberapa produk buatan lokal bahkan mendapatkan apresiasi tinggi dari peserta mancanegara, sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih luas di kancah global.
Pameran ADEXCO 2025 di JIExpo Kemayoran bukan hanya sekadar ajang pamer teknologi, tetapi juga bukti nyata komitmen Indonesia dalam meningkatkan kesiapan menghadapi bencana. Inovasi seperti drone evakuasi, ransel penyelamat multifungsi, hingga komunikasi berbasis satelit merupakan langkah maju dalam sistem tanggap darurat.
Harapannya, semua teknologi ini bisa segera diimplementasikan secara luas, sehingga saat bencana datang, masyarakat tidak hanya bergantung pada upaya manual, melainkan bisa terbantu oleh sistem modern yang lebih efisien. Dengan begitu, Indonesia semakin tangguh, siap menghadapi segala bentuk ancaman bencana, dan mampu melindungi warganya dengan lebih baik.

