Gudang Perkakas UIN KHAS Jember Hangus Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jember, Harianmedia – Kebakaran melanda sebuah gudang perkakas di lingkungan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember pada Selasa (2/9/2025) malam. Insiden ini diduga kuat dipicu korsleting listrik yang terjadi pada panel di dalam ruangan.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB dan mengejutkan sejumlah civitas akademika yang masih beraktivitas di kawasan kampus. Gudang berukuran sekitar 3×4 meter itu diketahui menyimpan berbagai peralatan perkakas dan perlengkapan penunjang aktivitas kampus.

Beruntung, api tidak merembet ke ruangan lain di sekitar lokasi, termasuk ruang genset yang berdekatan dengan gudang. Petugas keamanan kampus segera menghubungi tim pemadam kebakaran, sementara karyawan kampus berusaha melakukan upaya awal pemadaman menggunakan alat seadanya.

Tak lama berselang, tim Damkar Jember tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api dalam waktu relatif singkat. Sekitar satu jam kemudian, api benar-benar padam dan area gudang dinyatakan aman.

Kerugian Ditaksir Rp15 Juta

Dari hasil pemeriksaan sementara, sejumlah barang di dalam gudang ludes terbakar. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian ini.

“Kerugian hanya berupa peralatan yang tersimpan di gudang. Untungnya, api cepat dipadamkan sehingga tidak sampai meluas ke bangunan lain,” ujar salah satu petugas yang berada di lokasi usai kejadian.

Dugaan Korsleting Listrik

Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Panel di dalam gudang disebut-sebut menjadi sumber api yang kemudian menjalar ke beberapa peralatan kayu dan perlengkapan lain di dalam ruangan.

Pihak kampus bekerja sama dengan tim pemadam kebakaran dan PLN untuk memastikan keamanan instalasi listrik di sekitar lokasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Aktivitas Kampus Tetap Berjalan

Meski sempat menimbulkan kepanikan, aktivitas perkuliahan dan kegiatan kampus tidak terganggu. Sejumlah mahasiswa yang berada di kampus pada malam itu dievakuasi sementara, namun diperbolehkan kembali setelah situasi dinyatakan aman.

“Kami memastikan tidak ada gangguan terhadap kegiatan akademik. Besok perkuliahan tetap berjalan seperti biasa,” kata seorang pejabat kampus saat dimintai keterangan.

Antisipasi Kejadian Serupa

Insiden ini menjadi perhatian serius bagi pihak universitas. UIN KHAS Jember berencana melakukan evaluasi terhadap sistem kelistrikan dan peralatan keselamatan di lingkungan kampus. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kebakaran serupa tidak kembali terjadi.

Pihak kampus juga akan menambah alat pemadam api ringan (APAR) di sejumlah titik strategis, termasuk di gudang penyimpanan dan area yang rawan korsleting listrik.

Kebakaran gudang perkakas UIN KHAS Jember pada Selasa malam menimbulkan kerugian materi sekitar Rp15 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Diduga penyebabnya adalah korsleting listrik, sementara aktivitas perkuliahan di kampus tetap berlangsung normal.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *